Kapolda Kalteng Dukung Film Kolosal “DAYAK”, Siap Kawal Produksi Hingga Angkat Budaya Bumi Tambun Bungai ke Pentas Nasional

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Rencana produksi film kolosal bertajuk “Dayak” mendapat dukungan penuh dari Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah. Dukungan tersebut disampaikan langsung Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, saat menerima audiensi tim rumah produksi di Lobi Mapolda Kalteng, Rabu (6/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda menegaskan bahwa karya perfilman yang mengangkat budaya lokal memiliki peran strategis dalam memperkenalkan identitas daerah sekaligus memperkuat persatuan bangsa di tengah keberagaman Indonesia.

Menurut Irjen Iwan, film “Dayak” bukan sekadar proyek hiburan, tetapi juga medium edukasi budaya yang dinilai mampu memperkenalkan sejarah, nilai-nilai adat, hingga filosofi kehidupan masyarakat Dayak kepada generasi muda dan publik nasional.

“Polri, khususnya Polda Kalteng, siap mendukung dari sisi keamanan, kelancaran proses syuting, hingga penyediaan narasumber bila diperlukan,” tegas Kapolda.

Ia menilai penguatan budaya lokal melalui industri kreatif perlu terus didorong agar warisan adat dan identitas masyarakat Kalimantan Tengah tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, Kapolresta Palangka Raya: Periode 1 Januari Ada 59 Personel 

“Kami berharap film ini bisa membawa nama baik Kalimantan Tengah dan memperkuat identitas budaya Dayak di kancah nasional,” lanjutnya.

Dukungan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Polda Kalteng dalam mendukung ruang-ruang kreatif yang bernilai edukatif dan memperkuat kebhinekaan. Kapolda menekankan bahwa keberagaman budaya Indonesia merupakan kekuatan bangsa yang harus dirawat bersama, termasuk melalui karya sinema.

Sementara itu, perwakilan tim rumah produksi menjelaskan bahwa film “Dayak” akan dikemas sebagai film kolosal yang mengangkat kisah perjuangan, nilai kehormatan, serta filosofi hidup masyarakat Dayak yang selama ini diwariskan secara turun-temurun.

Film tersebut juga disebut akan menampilkan kekayaan budaya Kalimantan Tengah, mulai dari adat istiadat, seni tradisional, ritual budaya, hingga kehidupan masyarakat pedalaman yang masih memegang teguh nilai leluhur.

Tim produksi menargetkan proses pra-produksi dimulai pada pertengahan tahun 2026. Sejumlah aktor lokal Kalimantan Tengah disebut akan dilibatkan dalam proyek tersebut, termasuk konsultan budaya dari tokoh adat guna memastikan cerita yang diangkat tetap menghormati nilai-nilai tradisi.

Baca Juga :  Satlantas Polresta Palangka Raya Kawal dan Amankan Tingang Menteng Fun Run di UPR

“Kami ingin menghadirkan film yang bukan hanya megah secara visual, tetapi juga kuat secara pesan budaya dan sejarah,” ujar salah satu perwakilan tim produksi.

Selain itu, rumah produksi juga membuka peluang kolaborasi dengan komunitas seni dan generasi muda lokal agar keterlibatan masyarakat Kalimantan Tengah dalam proyek tersebut semakin besar.

Rencana produksi film “Dayak” pun mulai mendapat perhatian publik karena dinilai menjadi momentum penting bagi promosi budaya Kalimantan Tengah melalui industri perfilman nasional. Apalagi, selama ini kisah dan budaya Dayak masih relatif minim diangkat dalam film layar lebar berskala besar.

Di sisi lain, Polda Kalteng mengingatkan agar proses produksi tetap mengedepankan akurasi sejarah dan penghormatan terhadap adat istiadat yang berlaku di tengah masyarakat Dayak.

“Kami mengimbau seluruh pihak yang terlibat agar tetap menjaga nilai-nilai budaya, mengedepankan etika, serta menghormati adat dan sejarah masyarakat Dayak,” tutup Kapolda. (*/rls/hms/red)

Berita Terkait

Pimpin IWO Kalteng Lima Tahun ke Depan, Endra Setiawan Siapkan Program Strategis
Penyelesaian Polemik Zheze Galuh Ditempuh Lewat Jalur Adat, Damang Pahandut Siapkan Prosesi Perdamaian
KPHP Barito Hilir Belum Beri Klarifikasi soal Surat Pemanfaatan Kayu PT BPM, Transparansi Dipertanyakan
Dishut Kalteng Perkuat Basis Data Konservasi Orangutan, Agustan Saining: Kebijakan Harus Berlandaskan Data Valid
Di Hari Jadi ke-69, Davidson Lambung Optimistis Palangka Raya Semakin Maju
Perkuat Ketahanan Keluarga, Rumah Pintar Askari dan Dinas P3APPKB Kapuas Gelar Parenting Lintas Sektoral
“Dulu Gemerlap, Kini Gelap — Nasib Lampu Hias Jembatan Kahayan yang Dirindukan Warga Palangka Raya”
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Agustan Saining Ajak Jadikan Semangat Hijrah sebagai Penguat Integritas dan Pengabdian

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:54 WIB

Pimpin IWO Kalteng Lima Tahun ke Depan, Endra Setiawan Siapkan Program Strategis

Senin, 22 Juni 2026 - 19:53 WIB

Penyelesaian Polemik Zheze Galuh Ditempuh Lewat Jalur Adat, Damang Pahandut Siapkan Prosesi Perdamaian

Senin, 22 Juni 2026 - 16:04 WIB

KPHP Barito Hilir Belum Beri Klarifikasi soal Surat Pemanfaatan Kayu PT BPM, Transparansi Dipertanyakan

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:05 WIB

Dishut Kalteng Perkuat Basis Data Konservasi Orangutan, Agustan Saining: Kebijakan Harus Berlandaskan Data Valid

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:01 WIB

Di Hari Jadi ke-69, Davidson Lambung Optimistis Palangka Raya Semakin Maju

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page