Kadishut Kalteng Agustan Saining Sampaikan Pesan Haru Usai Kecelakaan Saat Bertugas, Tegaskan Komitmen Jaga Kelestarian Hutan

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Di tengah padatnya tanggung jawab dan dinamika tugas lapangan yang penuh risiko, musibah dapat datang tanpa diduga. Hal itulah yang dialami Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah (Kadishut Kalteng), Agustan Saining, yang sempat mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal saat menjalankan tugas kedinasan beberapa waktu lalu.

Peristiwa tersebut sempat menjadi perhatian banyak pihak, mengingat Agustan dikenal aktif turun langsung ke lapangan dalam mengawal berbagai program strategis sektor kehutanan di Kalimantan Tengah. Namun kini, setelah melalui masa perawatan dan pemulihan, kondisinya berangsur membaik.

Dalam pernyataan yang disampaikan usai masa pemulihan, Agustan menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian, dukungan moral, serta doa selama dirinya menjalani masa sulit tersebut.

Ucapan terima kasih secara khusus ia sampaikan kepada Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, Pj Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), rekan-rekan di lingkungan Kementerian Kehutanan, keluarga besar Dinas Kehutanan, sahabat, keluarga, hingga insan pers di Kalimantan Tengah.

Menurutnya, dukungan yang mengalir dari berbagai kalangan menjadi kekuatan besar yang membantu dirinya melewati masa pemulihan, baik secara fisik maupun mental.

Baca Juga :  Kapolda Kalteng Bersama Gubernur Tinjau Antisipasi karhutla Di Pulang Pisau Lewat Udara

“Dukungan dan doa yang diberikan menjadi energi besar bagi kami untuk melewati masa sulit ini,” ungkap Agustan.

Ia menilai, perhatian yang diberikan oleh para kolega, pimpinan daerah, dan masyarakat mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan serta solidaritas di lingkungan pemerintahan dan masyarakat Kalimantan Tengah.

Agustan menuturkan, insiden yang dialaminya menjadi pengingat bahwa tugas di lapangan, khususnya dalam sektor kehutanan, selalu memiliki tantangan dan risiko tersendiri. Aktivitas pengawasan kawasan hutan, pemantauan sumber daya alam, hingga peninjauan wilayah kerja di daerah terpencil sering kali menuntut mobilitas tinggi dengan kondisi medan yang tidak mudah.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak akan mengurangi semangatnya dalam menjalankan amanah yang diemban.

Sebaliknya, pengalaman itu justru memperkuat tekadnya untuk kembali fokus bekerja dan melanjutkan pengabdian bagi masyarakat serta lingkungan Kalimantan Tengah.

“Musibah ini menjadi pelajaran berharga bagi kami bahwa dalam setiap tugas selalu ada risiko. Namun dukungan dari banyak pihak menjadi kekuatan yang luar biasa untuk bangkit,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolres Seruyan Tegaskan Dugaan Permintaan Uang oleh Oknum Anggota untuk Kepentingan Pribadi, Propam Lakukan Penelusuran

Seiring dengan kondisi kesehatan yang terus membaik, Agustan memastikan dirinya siap kembali menjalankan tugas-tugas strategis, terutama dalam upaya menjaga kelestarian hutan, mencegah kerusakan lingkungan, serta memperkuat tata kelola sumber daya alam yang berkelanjutan di wilayah Kalimantan Tengah.

Komitmen tersebut dinilai penting mengingat Kalimantan Tengah memiliki kawasan hutan yang luas dan berperan strategis, baik secara ekologis maupun ekonomis, bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Selain menyampaikan rasa terima kasih, Agustan juga turut memanjatkan doa bagi seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian kepadanya.

Ia berharap segala kebaikan, perhatian, dan doa yang telah diberikan dapat dibalas berlipat ganda oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

Peristiwa yang dialaminya, menurut Agustan, bukan sekadar musibah pribadi, tetapi juga menjadi cerminan kuatnya kebersamaan di tengah ujian.

Di balik musibah, selalu ada ruang untuk bangkit, memperkuat semangat pengabdian, dan melanjutkan tugas demi kepentingan masyarakat luas.

Kisah ini sekaligus menunjukkan bahwa di tengah tanggung jawab besar seorang pejabat publik, nilai kemanusiaan, solidaritas, dan dukungan dari berbagai pihak tetap menjadi fondasi utama dalam menghadapi setiap ujian kehidupan. (*/rls/sgn/red)

 

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla, Strategi Diperluas dari Darat hingga Udara
Pemilik Lahan Tolak Hasil Rapat Camat Lahei, Desak Bupati Ambil Alih Proses Tali Asih PT NPR
Harga BBM Eceran di Barito Utara Meroket, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Kelangkaan Pertalite
Nomor Putusan Tak Dicantumkan, Notulen Pemberian Tali Asih PT NPR Dipertanyakan: Pemilik Lahan Tak Hadir, Potensi Konflik Sosial Mengemuka
Janji PLN Dinilai Tak Terbukti, Aksi Kelima GPG Kembali Guncang Kantor PLN UP3 Palangka Raya
252 Calon Jemaah Ikuti Latihan Manasik Umrah PT Alkamila
H. Man Pemilik Molding di Pangkalan Banteng Klarifikasi Dugaan Pengetapan Solar Bersubsidi di SPBU
Damang Lahei Dampingi Cek Lapangan Sengketa Lahan, Ajak Masyarakat Barito Utara Kedepankan Dialog Damai

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Gubernur Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla, Strategi Diperluas dari Darat hingga Udara

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Pemilik Lahan Tolak Hasil Rapat Camat Lahei, Desak Bupati Ambil Alih Proses Tali Asih PT NPR

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:37 WIB

Harga BBM Eceran di Barito Utara Meroket, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Kelangkaan Pertalite

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:57 WIB

Nomor Putusan Tak Dicantumkan, Notulen Pemberian Tali Asih PT NPR Dipertanyakan: Pemilik Lahan Tak Hadir, Potensi Konflik Sosial Mengemuka

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Janji PLN Dinilai Tak Terbukti, Aksi Kelima GPG Kembali Guncang Kantor PLN UP3 Palangka Raya

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page