LINTAS KALIMANTAN | Kahayan Hulu Utara — Dalam upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) tetap kondusif, Polsek Kahayan Hulu Utara kembali melaksanakan kegiatan “Minggu Kasih”, yang menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan berbagai masukan, pertanyaan, hingga keluhan terkait kondisi kamtibmas di lingkungan tempat tinggal mereka.
Kapolsek Kahayan Hulu Utara, IPTU Fajar Sidik, menegaskan bahwa kegiatan Minggu Kasih merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Melalui personel yang ditugaskan, pihaknya ingin memastikan setiap suara warga dapat didengar dan ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.
“Tujuan utama kegiatan Minggu Kasih ini adalah untuk mendengarkan langsung keluh kesah masyarakat, menerima masukan, serta menampung pertanyaan warga terkait situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” tegas IPTU Fajar Sidik.
Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara langsung antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan harmonis. Dengan adanya forum seperti ini, masyarakat tidak hanya menjadi objek pelayanan, tetapi juga mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Dalam kegiatan tersebut, warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari potensi gangguan keamanan lingkungan, permasalahan sosial di masyarakat, hingga harapan terhadap peningkatan pelayanan kepolisian di wilayah hukum Kecamatan Kahayan Hulu Utara.
Kapolsek menambahkan, masukan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi penting bagi jajaran Polsek untuk menentukan langkah-langkah preventif dan responsif dalam menjaga kamtibmas.
“Kami ingin masyarakat merasa dekat dengan polisi. Setiap informasi sekecil apa pun sangat berarti bagi kami untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan di lingkungan warga,” ujarnya.
IPTU Fajar Sidik juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga sinergi dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan adanya potensi tindak kriminalitas, gangguan ketertiban, maupun persoalan lain yang dapat mengganggu kenyamanan warga.
Program Minggu Kasih sendiri merupakan salah satu upaya Polri dalam membangun pendekatan humanis dan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Melalui dialog yang terbuka dan penuh kekeluargaan, diharapkan tercipta solusi bersama atas berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari warga yang merasa aspirasi mereka didengar secara langsung oleh pihak kepolisian. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai sarana komunikasi dan koordinasi demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif.








