LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA — Kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Tengah ditunjukkan Maxim. Perusahaan layanan transportasi daring tersebut membagikan sebanyak 1.000 masker gratis kepada masyarakat di Palangka Raya, Kumai, dan Pangkalan Banteng.
Aksi sosial ini menjadi bentuk dukungan Maxim bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di tengah menurunnya kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Di Palangka Raya, pembagian masker dilakukan dalam rangkaian kegiatan Maxim Zumba yang digelar pada 30 Agustus 2026 di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya. Sedikitnya 150 peserta mengikuti kegiatan olahraga tersebut sekaligus menerima masker secara gratis dari tim Maxim.
Tak hanya di Palangka Raya, pembagian masker juga menyasar kalangan pelajar. Maxim menyerahkan masker kepada siswa-siswi SMP Islam Al-Miftah 1 Kumai, SMP Negeri 1 Kumai, dan SMP Negeri Satu Atap 4 Kumai. Sementara di Pangkalan Banteng, masker turut dibagikan langsung kepada anak-anak dan masyarakat sekitar.
Head of Subdivision Maxim Palangka Raya, Ahmad Sofian Apriady, mengatakan pembagian masker merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap kondisi yang tengah dihadapi masyarakat Kalimantan Tengah.
“Situasi kabut asap yang terjadi di Palangka Raya tentu menjadi perhatian kita bersama. Melalui pembagian 1.000 masker ini, kami ingin menunjukkan bahwa Maxim hadir bersama masyarakat dan turut berkontribusi dalam menghadapi kondisi tersebut,” ujarnya.
Menurut Ahmad, kehadiran Maxim di tengah masyarakat tidak hanya sebatas menyediakan layanan transportasi. Perusahaan juga berupaya memberikan kontribusi sosial melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung.
Ia berharap kepedulian terhadap masyarakat dapat terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial dan komunitas, khususnya di wilayah operasional Maxim.
Sementara itu, salah satu peserta Maxim Zumba sekaligus penerima masker, Rahmawati, mengapresiasi aksi sosial tersebut. Menurutnya, masker gratis sangat membantu masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar rumah dalam kondisi kabut asap.
“Bagi-bagi masker ini sangat membantu karena kondisi kabut asap dan kita tetap harus beraktivitas di luar rumah. Apalagi masker dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang hadir, jadi bisa langsung dipakai,” ungkapnya.
Selain mengajak masyarakat menerapkan pola hidup aktif melalui olahraga bersama, kegiatan Maxim Zumba juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat.
Melalui berbagai kegiatan sosial dan komunitas, Maxim menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di wilayah operasionalnya, termasuk dalam menghadapi kondisi kabut asap yang terjadi di Kalimantan Tengah.(*/rls/Red)







