LINTAS KALIMANTAN | PALANGKARAYA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Lembaga Swadaya Rakyat (LSR) – Laskar Pembela Masyarakat Tertindas (LPMT) tahun ini berlangsung sederhana dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Perayaan yang digelar pada Kamis (25/6/2026) hanya dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota internal organisasi.Kamis 25-6-2026.
Ketua Umum LSR-LPMT, Gatis, mengatakan bahwa kesederhanaan peringatan HUT kali ini merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi berbagai kesulitan. Menurutnya, organisasi memilih memusatkan perhatian dan sumber daya pada kegiatan sosial serta kemanusiaan yang dinilai lebih bermanfaat bagi masyarakat.
“Tahun ini kami lebih fokus pada kegiatan sosial kemanusiaan. Kondisi perekonomian masyarakat saat ini cukup berat, sementara harga kebutuhan pokok terus mengalami kenaikan. Karena itu, kami memilih memperingati HUT secara sederhana dan mengutamakan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Gatis.
Ia menjelaskan, selama ini LSR-LPMT aktif memberikan pendampingan kepada warga kurang mampu, khususnya mereka yang mengalami masalah kesehatan. Organisasi tersebut tidak hanya membantu secara administratif, tetapi juga mendampingi hingga masyarakat memperoleh akses pengobatan yang layak di rumah sakit.
Selain bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan, LSR-LPMT juga terus menjalin sinergi dengan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurut Gatis, partisipasi organisasi kemasyarakatan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif merupakan bentuk tanggung jawab bersama.
“Kami selalu siap membantu kepolisian dalam menjaga kamtibmas agar situasi tetap aman dan kondusif. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Memasuki usia ke-14 tahun, LSR-LPMT menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil melalui berbagai kegiatan sosial, kemanusiaan, serta dukungan terhadap terciptanya keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Perayaan sederhana tersebut menjadi momentum refleksi bagi seluruh pengurus dan anggota untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, sejalan dengan visi organisasi dalam membela dan membantu warga yang membutuhkan.(*/rls/sgn/red)






