LPG 3 Kg Langka di Kawasan Mandawai Palangka Raya, Pedagang dan Warga Keluhkan Sulitnya Pasokan

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya — Kelangkaan gas LPG 3 kilogram kembali dikeluhkan warga di kawasan Jalan Mandawai, Kota Palangka Raya. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada pelaku usaha kecil, tetapi juga masyarakat yang mengandalkan gas bersubsidi untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Seorang pedagang pentol keliling di kawasan Jalan Mandawai mengaku kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram meski telah berkeliling mencari hingga ke wilayah Jalan Rajawali. Namun, sejumlah pengecer yang didatanginya dilaporkan kehabisan stok. Selasa 23-6-2026.

Akibat tidak memperoleh gas untuk memasak, pedagang tersebut terpaksa menghentikan aktivitas berjualannya untuk sementara waktu. Kondisi itu berdampak langsung terhadap pendapatan harian yang selama ini menjadi sumber utama kebutuhan keluarganya.

Baca Juga :  Kapolda Kalteng Dampingi Gubernur Kalteng Kunjungi SMAN 1 Sampit, Berikan Motivasi dan Dukungan kepada Siswa

“Hari ini saya tidak bisa berjualan karena tidak mendapatkan gas. Padahal hasil berjualan menjadi sumber utama untuk kebutuhan anak dan istri,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan sejumlah ibu rumah tangga di kawasan tersebut. Mereka mengaku kesulitan memperoleh LPG 3 kilogram yang menjadi kebutuhan utama untuk memasak. Beberapa warga bahkan menyebut harga gas bersubsidi di tingkat pengecer mengalami kenaikan hingga mencapai Rp45 ribu per tabung, jauh di atas harga yang biasa mereka beli.

Baca Juga :  "Pemkab Kotabaru ikut berkomitmen Gelar Public Communication Summit 2026, Perkuat Sinergi Pengelolaan Isu di Era Digital"

Warga berharap pasokan LPG 3 kilogram segera kembali normal agar aktivitas usaha kecil dan kebutuhan rumah tangga tidak terganggu. Mereka juga meminta pihak terkait untuk melakukan pengawasan terhadap distribusi gas bersubsidi serta menindak praktik penjualan dengan harga yang dinilai memberatkan masyarakat.

Selain itu, masyarakat mendorong pemerintah dan instansi terkait untuk memastikan distribusi LPG 3 kilogram berjalan lancar dan tepat sasaran, sehingga kebutuhan warga yang berhak menerima subsidi dapat terpenuhi di tengah meningkatnya keluhan mengenai kelangkaan pasokan di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya. (*/rls/sgn/red)

Berita Terkait

Legalitas Penggunaan Pelabuhan Jelapat untuk CPO Dipertanyakan, PT BKI dan Dishub Barsel Kompak Bungkam
Musim Kemarau Picu Karhutla dan Kebakaran Permukiman di Palangka Raya, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
BREAKING NEWS Kebakaran Hebat Hanguskan Kawasan Pasar Besar Jalan Seram,Jalan Jawa Palangka Raya
Bias Layar Ajak Masyarakat Palangka Raya Amalkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Gubernur Kalteng Tinjau Karhutla, Ikut Padamkan Titik Api
Gubernur Agustiar Minta Tambahan Armada, Penanganan Karhutla Kalteng Diperkuat Pemerintah Pusat
Sambut HUT ke-25 DPC Partai Demokrat Pulang Pisau Gelar Aksi ‘Gerakan Langit Biru’ di Masjid Noor Hidayah
Pengusaha Bengkel Las Kalteng Siap Tempuh Aksi Damai jika Pemadaman Listrik Tak Kunjung Teratasi

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Legalitas Penggunaan Pelabuhan Jelapat untuk CPO Dipertanyakan, PT BKI dan Dishub Barsel Kompak Bungkam

Minggu, 2 Agustus 2026 - 05:19 WIB

Musim Kemarau Picu Karhutla dan Kebakaran Permukiman di Palangka Raya, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:16 WIB

BREAKING NEWS Kebakaran Hebat Hanguskan Kawasan Pasar Besar Jalan Seram,Jalan Jawa Palangka Raya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Bias Layar Ajak Masyarakat Palangka Raya Amalkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:36 WIB

Gubernur Kalteng Tinjau Karhutla, Ikut Padamkan Titik Api

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page