Peringati Pertempuran 14 Januari 1946, Dengan Beberapa Rangkaian Acara di Kobar

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar rangkaian kegiatan peringatan Peristiwa Pertempuran 14 Januari 1946. Kegiatan tersebut diawali dengan napak tilas dan ditutup dengan upacara tabur bunga serta tahlilan yang dilaksanakan di Pelabuhan Panglima Utar, Kecamatan Kumai, Rabu (14/1/2026).

Prosesi tabur bunga dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan sekaligus doa bagi para pahlawan yang gugur dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, khususnya di wilayah Kotawaringin Barat.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kobar Hj. Nurhidayah, S.H., M.H., didampingi Wakil Bupati Suyanto, S.H., M.H. Kegiatan ini diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari jajaran TNI dan Polri, aparatur sipil negara (ASN), tokoh masyarakat, hingga organisasi kepemudaan.

Dalam sambutannya, Bupati Hj. Nurhidayah menegaskan pentingnya mengenang sejarah perjuangan daerah sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah nasional.

Baca Juga :  Babinsa Desa Pudu Hadiri Musyawarah Desa Pudu Bahas Perubahan APBDES 2025

“Peristiwa Pertempuran 14 Januari 1946 merupakan bukti nyata peran dan kontribusi masyarakat Kotawaringin Barat dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Nurhidayah.

Ia berharap melalui peringatan tersebut, nilai-nilai sejarah dan semangat perjuangan para pahlawan dapat terus dijaga serta diwariskan kepada generasi muda.

“Semangat patriotisme para pejuang harus tetap hidup dan menjadi teladan bagi generasi penerus bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Angkatan Muda Penerus Perjuangan (AMPP) Kumai, Chaidir, menyampaikan bahwa peringatan Pertempuran 14 Januari 1946 dilaksanakan melalui sejumlah rangkaian kegiatan.

“Kegiatan diawali dengan pemilihan Ketua AMPP periode 2025–2030, kemudian dilanjutkan dengan napak tilas dari Istana Kuning Pangkalan Bun menuju Lapangan Senggora, Kecamatan Kumai,” jelas Chaidir.

Baca Juga :  Harga Gas Elpiji 3 Kg di Barito Utara Tembus Rp55 Ribu, Warga Keluhkan Minimnya Pengawasan

Ia menambahkan, pada Selasa (13/1/2026) juga digelar karnaval bertema perjuangan yang mendapat antusiasme tinggi dari peserta maupun masyarakat.

“Alhamdulillah, karnaval perjuangan diikuti dengan antusias dan disaksikan langsung oleh masyarakat Kumai,” ujarnya.

Menurut Chaidir, puncak peringatan pada 14 Januari diisi dengan upacara, tabur bunga, serta tahlilan.

“Seluruh rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan, khususnya di Kecamatan Kumai dan umumnya di Kalimantan Tengah,” katanya.

Ia berharap peringatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan para pendahulu.

“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi pengingat dan penyemangat bagi kita semua,” pungkas Chaidir. (Rhd)

Berita Terkait

Sengketa Tanah di Pangkalan Satu Diharapkan Tetap Jaga Kondusifitas Kobar
Kerapatan Mantir Adat Imbau Para Pihak Dapat Menahan Diri Dalam Sengketa Lahan di Desa Pangkalan Satu
Pemdes Pangkalan Satu Segera Mengambil Keputusan Pencabutan Surat Tanah Milik Aris
Bupati Kobar Tekankan Deteksi Dini Penanganan Karhutla
Kerapatan Mantir Adat Saksikan Pemasangan Patok Batas Tanah Pihak Arpenos di Desa Pangkalan Satu
Korintiga Hutani Distribusikan Bantuan, Dukung Penanggulangan Karhutla di Kobar
Di Mana Bumi Dipijak, di Situ Langit Dijunjung”: Pihak Mangkir Diingatkan Hormati Sidang Adat
Bupati Kobar Ungkap Sulitnya Akses Menuju Titik Api Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:19 WIB

Sengketa Tanah di Pangkalan Satu Diharapkan Tetap Jaga Kondusifitas Kobar

Selasa, 15 September 2026 - 10:54 WIB

Kerapatan Mantir Adat Imbau Para Pihak Dapat Menahan Diri Dalam Sengketa Lahan di Desa Pangkalan Satu

Senin, 14 September 2026 - 15:50 WIB

Pemdes Pangkalan Satu Segera Mengambil Keputusan Pencabutan Surat Tanah Milik Aris

Sabtu, 12 September 2026 - 18:56 WIB

Bupati Kobar Tekankan Deteksi Dini Penanganan Karhutla

Sabtu, 12 September 2026 - 13:38 WIB

Kerapatan Mantir Adat Saksikan Pemasangan Patok Batas Tanah Pihak Arpenos di Desa Pangkalan Satu

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page