Operasi Zebra Telabang 2025 Berakhir, 13 Ribu Pelanggar Terjaring, ETLE Meningkat Tajam,Ini Keterangan Kabidhumas Polda Kalteng 

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya – Operasi Zebra Telabang 2025 resmi berakhir pada 30 November lalu dengan mencatat lebih dari 13 ribu pelanggar lalu lintas di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Data tersebut disampaikan Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji, mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, pada Rabu (3/12/2025).

Menurut Erlan, sepanjang periode operasi yang berlangsung dari 16–30 November 2025, total 13.006 pengendara dilakukan penindakan oleh petugas, baik melalui sanksi tilang berbasis teknologi maupun teguran simpatik di lapangan.

“Penindakan dilakukan melalui dua metode, yaitu tilang ETLE serta teguran simpatik pada razia hunting system. Pelanggarannya beragam, mulai dari tidak memakai helm SNI hingga pengendara yang melawan arus,” jelasnya.

Baca Juga :  Polsek Pahandut Intensifkan KRYD, Sasar Balap Liar hingga Gangguan Kamtibmas di Palangka Raya

ETLE Naik Drastis, Tilang Manual Turun Tajam

Kombes Erlan memaparkan bahwa penindakan menggunakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mengalami peningkatan signifikan.

ETLE statis meningkat dari 17 kasus (2024) menjadi 137 kasus (2025).

ETLE mobile ikut naik dari 176 kasus menjadi 226 kasus.

Sebaliknya, tilang manual anjlok tajam, dari 2.346 kasus (2024) menjadi hanya 53 kasus (2025).

Namun, teguran simpatik melonjak dua kali lipat, dari 5.905 menjadi 12.590 pelanggar.

Pelanggaran Menurun Berdasarkan Jenis Kendaraan

Meski total penindakan bertambah, tren pelanggaran berdasarkan jenis kendaraan menunjukkan penurunan signifikan:

Baca Juga :  Kapolda Kalteng Pimpin Apel Operasi Ketupat Telabang 2026 di Kobar

Pelanggar roda dua turun 85%, dari 1.669 menjadi 245 kasus.

Pelanggar roda empat turun 80%, dari 848 menjadi 171 kasus.

Kasus Kecelakaan Sedikit Meningkat

Sepanjang operasi, tercatat 49 kejadian kecelakaan dengan 15 korban meninggal dunia, sedikit lebih tinggi dibanding tahun 2024 yang mencatat 47 kejadian dan 12 korban meninggal.

Erlan menyebut, seluruh rangkaian Operasi Zebra Telabang merupakan bagian dari strategi cipta kondisi menjelang Operasi Lilin dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

“Dengan berakhirnya Operasi Zebra Telabang, kami berharap kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas semakin meningkat sehingga Kamseltibcarlantas dapat terwujud,” pungkasnya.

Berita Terkait

Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas
Monitoring Sarana dan Prasarana Pendidikan di Lahei Barat, Iman Topik: Pastikan Kebutuhan Sekolah Terdata
Kades Pangkalan Satu Diduga Tidak Konsisten Dengan Pernyataan Dalam Sengketa Lahan
Dispora Kobar Lepas Atlet Tenis Meja ke Kejurnas
PT Pelindo Regional 3 Pelabuhan Kumai Pastikan Arus Kapal Penumpang dan Roro Tetap Terkendali
Sengketa Tanah di Pangkalan Satu Diharapkan Tetap Jaga Kondusifitas Kobar
Kerapatan Mantir Adat Imbau Para Pihak Dapat Menahan Diri Dalam Sengketa Lahan di Desa Pangkalan Satu
Pemdes Pangkalan Satu Segera Mengambil Keputusan Pencabutan Surat Tanah Milik Aris

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 21:49 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas

Sabtu, 19 September 2026 - 20:17 WIB

Monitoring Sarana dan Prasarana Pendidikan di Lahei Barat, Iman Topik: Pastikan Kebutuhan Sekolah Terdata

Sabtu, 19 September 2026 - 13:36 WIB

Kades Pangkalan Satu Diduga Tidak Konsisten Dengan Pernyataan Dalam Sengketa Lahan

Jumat, 18 September 2026 - 10:39 WIB

Dispora Kobar Lepas Atlet Tenis Meja ke Kejurnas

Rabu, 16 September 2026 - 22:23 WIB

PT Pelindo Regional 3 Pelabuhan Kumai Pastikan Arus Kapal Penumpang dan Roro Tetap Terkendali

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page