Palangka Raya – Operasi Zebra Telabang 2025 resmi berakhir pada 30 November lalu dengan mencatat lebih dari 13 ribu pelanggar lalu lintas di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Data tersebut disampaikan Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji, mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, pada Rabu (3/12/2025).
Menurut Erlan, sepanjang periode operasi yang berlangsung dari 16–30 November 2025, total 13.006 pengendara dilakukan penindakan oleh petugas, baik melalui sanksi tilang berbasis teknologi maupun teguran simpatik di lapangan.
“Penindakan dilakukan melalui dua metode, yaitu tilang ETLE serta teguran simpatik pada razia hunting system. Pelanggarannya beragam, mulai dari tidak memakai helm SNI hingga pengendara yang melawan arus,” jelasnya.
ETLE Naik Drastis, Tilang Manual Turun Tajam
Kombes Erlan memaparkan bahwa penindakan menggunakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mengalami peningkatan signifikan.
ETLE statis meningkat dari 17 kasus (2024) menjadi 137 kasus (2025).
ETLE mobile ikut naik dari 176 kasus menjadi 226 kasus.
Sebaliknya, tilang manual anjlok tajam, dari 2.346 kasus (2024) menjadi hanya 53 kasus (2025).
Namun, teguran simpatik melonjak dua kali lipat, dari 5.905 menjadi 12.590 pelanggar.
Pelanggaran Menurun Berdasarkan Jenis Kendaraan
Meski total penindakan bertambah, tren pelanggaran berdasarkan jenis kendaraan menunjukkan penurunan signifikan:
Pelanggar roda dua turun 85%, dari 1.669 menjadi 245 kasus.
Pelanggar roda empat turun 80%, dari 848 menjadi 171 kasus.
Kasus Kecelakaan Sedikit Meningkat
Sepanjang operasi, tercatat 49 kejadian kecelakaan dengan 15 korban meninggal dunia, sedikit lebih tinggi dibanding tahun 2024 yang mencatat 47 kejadian dan 12 korban meninggal.
Erlan menyebut, seluruh rangkaian Operasi Zebra Telabang merupakan bagian dari strategi cipta kondisi menjelang Operasi Lilin dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
“Dengan berakhirnya Operasi Zebra Telabang, kami berharap kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas semakin meningkat sehingga Kamseltibcarlantas dapat terwujud,” pungkasnya.

