MTQH Kobar Dorong Generasi Muda Cintai Al-Qur’an

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-56 tingkat Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momentum untuk mendorong generasi muda semakin mencintai Al-Qur’an.

Kegiatan yang resmi dibuka Bupati Kobar Nurhidayah tersebut berlangsung pada 22–24 Agustus 2026 dan diikuti sebanyak 189 peserta serta 133 official dari enam kecamatan di wilayah Kobar. Acara pembukaan di Aula Antakusuma Pangkalan Bun, Sabtu (22/8) malam.

Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kobar, Suyanto, mengatakan pelaksanaan MTQH memiliki makna penting dalam meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat syiar agama Islam di tengah masyarakat.

Menurutnya, MTQH bukan semata-mata tentang persaingan untuk memperoleh juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat generasi muda dalam membaca, menghafal, memahami hingga mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an.

“Walaupun sederhana tanpa mengurangi makna dan tujuan MTQH. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran panitia. Ada hambatan karhutla dan efisiensi, tetapi dengan militansi tetap berusaha keras agar MTQH tetap terselenggara,” ungkap Suyanto.

Baca Juga :  Dukung Program Strategis Nasional, Kasrem 102/PJG Tinjau Pembangunan KDMP di Desa Trahean

Ia menjelaskan, pelaksanaan MTQH tahun ini mengusung tema “Membumikan Al-Qur’an, Menguatkan Generasi Qurani Menuju Kobar Makin Jaya.” Tema tersebut dinilai sejalan dengan tujuan kegiatan dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami serta menerapkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

Suyanto menambahkan, MTQH ke-56 juga menjadi bagian dari proses penjaringan peserta terbaik yang nantinya dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Kobar pada MTQH tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026 di Kasongan.

Berbagai cabang perlombaan digelar dalam kegiatan tersebut, mulai dari seni baca Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an satu juz dan tilawah, hafalan hadis 100 hadis dan 500 hadis, fahmil Qur’an, syahril Qur’an, kaligrafi serta sejumlah cabang lainnya.

Peserta berasal dari enam kecamatan. Kecamatan Arut Selatan mengirimkan 34 peserta dan 25 official, Kumai 30 peserta dan 24 official, Kotawaringin Lama 30 peserta dan 24 official, Arut Utara 32 peserta dan 20 official, Pangkalan Lada 30 peserta dan 20 official, serta Pangkalan Banteng sebanyak 33 peserta dan 20 official.

Sementara itu, Bupati Kobar Hj. Nurhidayah menegaskan MTQH harus dipandang lebih dari sekadar kompetisi untuk menentukan peserta terbaik dalam membaca, menghafal dan memahami Al-Qur’an maupun hadis.

Baca Juga :  Kapolsek Kahayan Hulu Utara Gelar “Minggu Kasih”, Serap Aspirasi Warga Kahut

Menurutnya, keberadaan MTQH diharapkan mampu semakin mendekatkan Al-Qur’an dengan kehidupan masyarakat, terutama generasi muda yang menjadi bagian penting dalam membangun masa depan daerah.

Hj. Nurhidayah juga meminta kepada seluruh dewan hakim agar menjalankan tugas secara adil dan objektif dalam memberikan penilaian. Hal tersebut penting karena para peserta terbaik nantinya akan membawa nama Kobar pada ajang MTQH tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

“Meski pada MTQH tahun lalu kita belum mendapatkan juara umum, mudah-mudahan pada tahun ini kita berusaha menjadi yang terbaik,” harapnya.

Pelaksanaan MTQH ke-56 Kobar dipusatkan di sejumlah lokasi, yakni Aula Universitas Antakusuma, Aula Kementerian Agama, Kantor Kementerian Haji, Gedung Pramuka serta Aula Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kobar.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap lahir generasi Qurani yang memiliki kemampuan, prestasi dan karakter positif. Semangat membaca serta memahami Al-Qur’an diharapkan tidak berhenti selama perlombaan, tetapi terus tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Berita Terkait

Sengketa Tanah di Pangkalan Satu Diharapkan Tetap Jaga Kondusivitas Kobar
Kerapatan Mantir Adat Imbau Para Pihak Dapat Menahan Diri Dalam Sengketa Lahan di Desa Pangkalan Satu
Pemdes Pangkalan Satu Segera Mengambil Keputusan Pencabutan Surat Tanah Milik Aris
Bupati Kobar Tekankan Deteksi Dini Penanganan Karhutla
Kerapatan Mantir Adat Saksikan Pemasangan Patok Batas Tanah Pihak Arpenos di Desa Pangkalan Satu
Korintiga Hutani Distribusikan Bantuan, Dukung Penanggulangan Karhutla di Kobar
Di Mana Bumi Dipijak, di Situ Langit Dijunjung”: Pihak Mangkir Diingatkan Hormati Sidang Adat
Bupati Kobar Ungkap Sulitnya Akses Menuju Titik Api Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:19 WIB

Sengketa Tanah di Pangkalan Satu Diharapkan Tetap Jaga Kondusivitas Kobar

Selasa, 15 September 2026 - 10:54 WIB

Kerapatan Mantir Adat Imbau Para Pihak Dapat Menahan Diri Dalam Sengketa Lahan di Desa Pangkalan Satu

Senin, 14 September 2026 - 15:50 WIB

Pemdes Pangkalan Satu Segera Mengambil Keputusan Pencabutan Surat Tanah Milik Aris

Sabtu, 12 September 2026 - 18:56 WIB

Bupati Kobar Tekankan Deteksi Dini Penanganan Karhutla

Sabtu, 12 September 2026 - 13:38 WIB

Kerapatan Mantir Adat Saksikan Pemasangan Patok Batas Tanah Pihak Arpenos di Desa Pangkalan Satu

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page