Masih Dalam Pencarian! Dua Korban Tenggelam di Pelabuhan CPO PT MPGM, Kapolres Barito Utara Buka Suara

- Jurnalis

Minggu, 5 April 2026 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTASKALIMANTAN.CO | Insiden tenggelamnya dua orang di Daerah Aliran Sungai Barito, tepatnya di pelabuhan CPO milik PT Multi Persada Gatra Megah (MPG) Kelurahan Lanjas, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, kini menjadi perhatian. Peristiwa ini dikabarkan melibatkan anak buah kapal (ABK) kapal tongkang, serta seorang anggota polisi yang bertugas sebagai pengamanan pengawalan (PAM) di kapal tongkang tersebut.

Dikonfirmasi redaksi media siber Lintaskalimantan.co, Minggu sore (05/04/26) di lokasi dengan Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto, S.H., S.I.K. benarkan adanya kecelakaan di air tepat lokasi jety Pelabuhan CPO PT MPG dan kini sedang dilakukan pencarian terhadap para korban maupun dilakukan penyelidikan mengenai peristiwa yang terjadi di kapal tongkang yang membawa minyak CPO.

Tanggapan Kapolres

Terkait kejadian ini, Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto, S.H., S.I.K memberikan tanggapan bahwa:

* Anggota yang melakukan pengawalan pengamanan (PAM) dikapal tersebut adalah bagian dari menjalankan tugas Polri.

* Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman kronologi kejadian, termasuk memastikan apakah insiden murni kecelakaan kerja atau ada faktor lain.

Baca Juga :  Satresnarkoba Polres Barito Utara Tangkap AS Pengedar Sabu di Kecamatan Teweh Baru

* Koordinasi dengan pihak perusahaan dan saksi di lapangan, termasuk kru kapal (ABK), terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti tenggelamnya para korban.

Kronologi Masih Didalami

Kapolres juga menyampaikan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kronologi kejadian, termasuk:

* Bagaimana awal mula korban bisa tenggelam.

* Posisi dan aktivitas korban saat kejadian

* Peran kru kapal (ABK) saat insiden terjadi.

Pemeriksaan terhadap saksi-saksi di lokasi, termasuk pihak perusahaan dan kru kapal, masih terus dilakukan.

Nasib ABK Kapal

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa salah satu korban diduga merupakan bagian dari ABK yang beraktivitas di tongkang yang mengangkut minyak CPO sawit.

Hal inilah yang membuat peran ABK kapal turut di mintai keterangannya dalam proses penyelidikan.

Polisi menegaskan belum dapat menyimpulkan apakah kejadian ini murni kecelakaan kerja atau ada unsur kelalaian.

Fokus Penyelidikan

Sejumlah aspek yang kini menjadi fokus aparat antara lain:

* Standar keselamatan kerja di pelabuhan CPO PT MPGM

Baca Juga :  Bertahun-Tahun Jalan di Dalam Kota Muara Teweh Ini Luput Dari Penanganan Serius Pemprov Kalteng

* Prosedur operasional (SOP) kapal tongkang di Sungai Barito.

* Koordinasi antara pihak keamanan (PAM) dan kru kapal

Pencarian dan Penanganan

Upaya pencarian terhadap korban sempat dilakukan oleh pihak perusahaan pasca insiden Sabtu malam sekira pukul 21.30 – 03.00 Namun tidak membuahkan hasil.

Sehingga Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Personil TNI-Polri, Damkarmat, Satpol PP dan Instasi stakeholder terkait serta masyarakat setempat terus menyisir area Das Barito.

Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet dan alat pengait dari duri rotan dan jaring serta peralatan tradisional yang biasa digunakan masyarakat dalam melakukan pencarian korban yang tengelam dengan menyusuri aliran sungai Barito.

“Warga diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama mengingat kondisi arus air dan cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu,” ucap singgih mengakhiri keterangan yang selalu stand by di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, kedua korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus dilanjutkan. (*/rls/anung-peli/red)

Berita Terkait

Sengketa Tanah di Pangkalan Satu Diharapkan Tetap Jaga Kondusifitas Kobar
Kerapatan Mantir Adat Imbau Para Pihak Dapat Menahan Diri Dalam Sengketa Lahan di Desa Pangkalan Satu
Pemdes Pangkalan Satu Segera Mengambil Keputusan Pencabutan Surat Tanah Milik Aris
Bupati Kobar Tekankan Deteksi Dini Penanganan Karhutla
Kerapatan Mantir Adat Saksikan Pemasangan Patok Batas Tanah Pihak Arpenos di Desa Pangkalan Satu
Korintiga Hutani Distribusikan Bantuan, Dukung Penanggulangan Karhutla di Kobar
Di Mana Bumi Dipijak, di Situ Langit Dijunjung”: Pihak Mangkir Diingatkan Hormati Sidang Adat
Bupati Kobar Ungkap Sulitnya Akses Menuju Titik Api Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:19 WIB

Sengketa Tanah di Pangkalan Satu Diharapkan Tetap Jaga Kondusifitas Kobar

Selasa, 15 September 2026 - 10:54 WIB

Kerapatan Mantir Adat Imbau Para Pihak Dapat Menahan Diri Dalam Sengketa Lahan di Desa Pangkalan Satu

Senin, 14 September 2026 - 15:50 WIB

Pemdes Pangkalan Satu Segera Mengambil Keputusan Pencabutan Surat Tanah Milik Aris

Sabtu, 12 September 2026 - 18:56 WIB

Bupati Kobar Tekankan Deteksi Dini Penanganan Karhutla

Sabtu, 12 September 2026 - 13:38 WIB

Kerapatan Mantir Adat Saksikan Pemasangan Patok Batas Tanah Pihak Arpenos di Desa Pangkalan Satu

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page