Kasat Reskrim Kotim Ungkap Motif Penganiayaan Berujung Maut, Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kabur

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 01:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | SAMPIT – Satreskrim Polres Kotawaringin Timur (Kotim) mengungkap motif di balik kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam yang menewaskan seorang pria di Kecamatan Baamang. Pelaku berinisial RY (31) kini telah diamankan dan menjalani proses hukum.

 

Kasat Reskrim Polres Kotim AKP Sugiharso, S.H., mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 21 Juli 2026, sekitar pukul 08.30 WIB di Jalan Baamang I RT 06 RW 02, Kelurahan Baamang Tengah.

 

Menurut hasil penyelidikan, RY saat itu tengah menunggu untuk membeli narkotika jenis sabu. Tidak lama kemudian, korban berinisial RZ datang dalam keadaan emosi untuk menagih utang. Pertemuan keduanya berujung cekcok hingga terjadi aksi kekerasan.

Baca Juga :  Operasi Satresnarkoba Polresta Palangka Raya Berbuah Hasil, Polisi Amankan Terduga Pengedar dengan 39,73 Gram Diduga Sabu

 

“Korban kemudian mencekik leher pelaku. Pelaku lalu mengambil sebilah pisau dari dalam tas dan menusukkan ke arah korban sebanyak tiga kali,” ujar AKP Sugiharso saat konferensi pers di Mapolres Kotim, Selasa (28/7/2026), mewakili Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H.

 

Akibat penusukan tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian dada dan lengan kiri. Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri.

 

Empat hari setelah kejadian, tepatnya pada 25 Juli 2026, pelaku mengetahui korban meninggal dunia akibat luka yang diderita. Mengetahui hal itu, RY diduga berupaya melarikan diri.

 

Baca Juga :  Polres Kapuas Ungkap Dua Kasus Dugaan Pembakaran Lahan, Curanmor dan Pencurian

Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan. Tim Unit Resmob Satreskrim Polres Kotim bersama Satintelkam Polres Kotim dan Unit Reskrim Polsek Baamang berhasil menangkap pelaku pada 26 Juli 2026 di pinggir jalan wilayah Desa Telaga. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa pisau yang diduga digunakan dalam tindak pidana tersebut.

 

Saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara dan mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk proses hukum lebih lanjut.

 

Atas perbuatannya, RY dijerat Pasal 468 ayat (2) atau Pasal 466 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun. (*/rls/hms/red)

Berita Terkait

Polres Kapuas Ungkap Delapan Kasus Narkoba, Sita 266,47 Gram Sabu
Tindak Lanjuti Laporan Warga, Satresnarkoba Polres Katingan Amankan Perempuan dengan Sabu 7,05 Gram
Kapolres Gunung Mas Tegaskan Penegakan Hukum Kasus Karhutla, Dua Perkara Ditangani
Satresnarkoba Polres Gunung Mas Ungkap Kasus Dugaan Peredaran Ekstasi, Amankan 10,5 Butir
Gerebek Kampung Puntun, Polda Kalteng Amankan Enam Orang dan 56 Paket Sabu
Datang ke SPKT untuk Melapor, Pria di Katingan Diduga Terlibat Peredaran Sabu
Satresnarkoba Polres Kapuas Amankan Pria, Enam Paket Sabu Seberat 28,26 Gram Disita
Satresnarkoba Polres Gunung Mas Amankan Pria, Sita 18,46 Gram Sabu dan Uang Rp7 Juta

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Polres Kapuas Ungkap Delapan Kasus Narkoba, Sita 266,47 Gram Sabu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Tindak Lanjuti Laporan Warga, Satresnarkoba Polres Katingan Amankan Perempuan dengan Sabu 7,05 Gram

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Kapolres Gunung Mas Tegaskan Penegakan Hukum Kasus Karhutla, Dua Perkara Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Satresnarkoba Polres Gunung Mas Ungkap Kasus Dugaan Peredaran Ekstasi, Amankan 10,5 Butir

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Gerebek Kampung Puntun, Polda Kalteng Amankan Enam Orang dan 56 Paket Sabu

Berita Terbaru