Palangka Raya – Peringatan Haul Ke-5 Guru KH. Muhammad Muhsin bin KH. Jamaluddin di Pendopo Majelis Ta’lim & Dzikir Ar-Raudhah Palangka Raya pada Jumat (28/11/2025) berlangsung khidmat dan penuh haru. Ribuan jamaah dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Selatan hadir untuk mengikuti rangkaian dzikir, doa, dan tausyiah yang dimulai pukul 17.00 WIB menjelang Salat Magrib.
Acara haul yang digelar setiap tahun ini menjadi momentum bagi para murid, simpatisan, dan masyarakat luas untuk mengenang keteladanan almarhum Guru KH. Muhammad Muhsin, salah satu ulama kharismatik yang dikenal luas melalui dakwahnya yang menyejukkan dan ajaran-ajaran akhlaknya.
Baca Juga : Berikut versi judul dan isi berita yang sudah disusun dengan gaya media nasional profesional, tetap berdasarkan isi yang kamu berikan: IRT di Palangka Raya Akhirnya Dapat Kembali Motor yang Digadai, Setelah Curhat ke Cak Sam Polda Kalteng Palangka Raya – Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Palangka Raya bernama Bunga (27) akhirnya bisa bernapas lega setelah sepeda motornya yang sempat digadai dan sulit ditebus, berhasil dikembalikan. Kasus ini mencuat setelah ia mengadu kepada Cak Sam dari Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (9/10/2025). Bunga menceritakan bahwa sepeda motor miliknya digadaikan oleh sang suami kepada Mawar (nama samaran), seorang makelar gadai perorangan. Namun saat ia hendak menebus kendaraan tersebut sesuai kesepakatan, Mawar justru mempersulit dan memberikan berbagai alasan. “Suami saya gadaikan motor ke orang. Setelah setengah bulan, saya mau tebus tapi orang itu tidak mau menyerahkan motor kami. Dari tanggal 1 kami sudah mau menebusnya, tapi sampai sekarang belum dikembalikan. Orangnya pun menghilang. Mohon bantuannya, Cak, karena orang ini tidak punya itikad baik,” ujar Bunga dalam laporannya kepada Cak Sam. Menanggapi hal tersebut, Cak Sam segera menghubungi Mawar. Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa Mawar hanyalah perantara atau makelar gadai yang sebelumnya juga pernah bermasalah dalam transaksi serupa. Melalui pendekatan persuasif, Cak Sam memberikan pembinaan kepada Mawar dan menekankan pentingnya mengembalikan sepeda motor milik Bunga sesuai perjanjian. Ia juga mengingatkan bahwa setiap usaha gadai wajib memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar kegiatan usahanya sah secara hukum dan menjamin perlindungan bagi konsumen. Tak lama setelah dihubungi, Mawar akhirnya menyerahkan kembali sepeda motor tersebut kepada Bunga. “Selamat siang, Cak. Saya yang tadi malam lapor. Alhamdulillah motor saya sudah dikembalikan. Setelah dihubungi pihak Polda, baru dia mau menyerahkan. Terima kasih banyak, semoga Cak Sam sehat selalu,” ungkap Bunga dengan rasa syukur. Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi gadai, terutama dengan pihak perorangan yang tidak memiliki izin resmi. Apakah kamu ingin saya buatkan versi liputan gaya media daring (misalnya Kompas, Tribun, atau Detik) dengan format subjudul, kutipan, dan narasi yang lebih hidup seperti untuk publikasi online?
Ketua Majelis Ta’lim & Dzikir Ar-Raudhah menyampaikan bahwa haul ini tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi antarsesama jamaah, tetapi juga menghidupkan kembali tradisi keilmuan dan nilai-nilai yang diwariskan oleh almarhum guru. “Beliau adalah sosok yang rendah hati, tegas dalam prinsip, dan lembut dalam mengajarkan ilmu agama. Haul ini menjadi pengingat agar kita melanjutkan perjuangan beliau,” ujarnya.
Jamaah mulai berdatangan sejak sore hari, termasuk rombongan dari wilayah Hulu Sungai Selatan, Kandangan, dan berbagai kecamatan di sekitar Palangka Raya. Suasana pendopo dipenuhi lantunan shalawat, zikir, serta doa bersama yang dipimpin oleh para habaib dan ulama yang hadir.
Rangkaian acara ditutup dengan tausyiah singkat dan pembacaan doa akhir majelis. Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jamaah yang hadir dengan tertib dan menjaga kekhusyukan acara. Haul ini diharapkan terus menjadi ajang memperkokoh ukhuwah Islamiyah di Kalimantan.(*/rls/tim/red)