Dorong Ekonomi Lokal, SPPG Petuk Liti Pulang Pisau Beri Dampak Positif bagi Masyarakat

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Petuk Liti di Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, terbukti tidak hanya berfokus pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian lokal.

Sejak dijalankannya program Makan Bergizi Gratis (MBG), aktivitas ekonomi di sekitar wilayah Petuk Liti menunjukkan perkembangan positif. Warga setempat dilibatkan sebagai relawan maupun tenaga kerja, mulai dari proses pengolahan hingga distribusi makanan kepada para penerima manfaat.

 

Selain itu, kehadiran SPPG juga membuka peluang bagi pedagang pasar dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kebutuhan bahan pangan seperti sayur, beras, telur, dan bahan pokok lainnya dipasok dari pasar lokal, sehingga meningkatkan pendapatan para pedagang.

Baca Juga :  Polsek Pahandut dan Kelompok Tani Bolo Dewe (Uluh Itah),Tanam Jagung di Petuk Katimpun, Dukung Swasembada Pangan Nasional

 

Salah satu pelaku UMKM setempat mengungkapkan bahwa permintaan bahan pangan meningkat sejak adanya program tersebut. “Kami sangat terbantu, dagangan jadi lebih laku dan pendapatan ikut naik,” ujarnya, Kamis (1/5/2026).

 

Program MBG di SPPG Petuk Liti menjadi contoh nyata sinergi antara peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal. Tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima makanan bergizi, tetapi juga menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga :  PN Nanga Bulik Tolak Praperadilan Tersangka Kekerasan Seksual Anak

 

Pemerintah daerah pun diharapkan terus mendukung keberlanjutan program ini agar dampak positifnya semakin luas. Dengan melibatkan masyarakat lokal sebagai bagian dari pelaksanaan program, SPPG Petuk Liti dinilai berhasil menjadi motor penggerak ekonomi berbasis komunitas di wilayah Kabupaten Pulang Pisau.

 

Ke depan, masyarakat berharap program ini dapat terus dikembangkan sehingga mampu menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan warga, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (*/rls/spr/red)

Berita Terkait

Gudang PT Intiboga Mandiri di Palangka Raya Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Campuran Tepung dan Minyak
HKT Perkuat Kekompakan Relawan, Sugie: Konsistensi Jadi Kunci Gerakan Sosial
WALHI Kalteng Desak Kunjungan Wapres Gibran Tak Sekadar Seremoni, Minta Kebijakan Nyata Atasi Karhutla
Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Kalteng Besok, Pantau Penanganan Karhutla
Massa Desak ATR/BPN Kalteng Audit Izin Sawit, BPN: Akan Kami Sampaikan ke Kementerian
Ketua HKT Dwi Sugiarto Dorong Forum Kebangsaan Kalteng Perkuat Persatuan
Sugie: Bangun Usaha Tak Cukup dengan Modal, Soliditas Tim Jadi Kunci
Karhutla Kalteng Mengganas, 325 Perusahaan Diminta Perkuat Pengendalian

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 10:31 WIB

Gudang PT Intiboga Mandiri di Palangka Raya Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Campuran Tepung dan Minyak

Kamis, 10 September 2026 - 22:05 WIB

HKT Perkuat Kekompakan Relawan, Sugie: Konsistensi Jadi Kunci Gerakan Sosial

Kamis, 10 September 2026 - 20:59 WIB

WALHI Kalteng Desak Kunjungan Wapres Gibran Tak Sekadar Seremoni, Minta Kebijakan Nyata Atasi Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 21:01 WIB

Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Kalteng Besok, Pantau Penanganan Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 19:51 WIB

Massa Desak ATR/BPN Kalteng Audit Izin Sawit, BPN: Akan Kami Sampaikan ke Kementerian

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page