LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA — Suasana semarak dan penuh antusiasme mewarnai penutupan Kalteng Expo Tahun 2026 yang digelar di GOR Serbaguna Indoor Palangka Raya, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan tahunan yang menjadi ajang promosi pembangunan daerah, budaya, investasi, serta pemberdayaan UMKM tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri berbagai unsur pemerintah, pelaku usaha, komunitas, hingga masyarakat umum dari berbagai wilayah di Kalimantan Tengah.
Momentum penutupan Kalteng Expo 2026 tidak hanya menjadi akhir dari rangkaian kegiatan pameran, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi terhadap seluruh peserta dan instansi yang telah berpartisipasi aktif menampilkan inovasi, pelayanan publik, serta potensi unggulan daerah kepada masyarakat luas.
Dalam kesempatan tersebut, panitia turut mengumumkan para pemenang stand terbaik yang dinilai berhasil menghadirkan kreativitas, kualitas informasi, inovasi pelayanan, serta daya tarik edukatif selama pelaksanaan expo. Penghargaan tersebut menjadi simbol dedikasi dan kerja keras seluruh peserta dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan Kalteng Expo 2026.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Agustan Saining, turut hadir dalam kegiatan penutupan dan menyempatkan diri mengunjungi Stand Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah yang selama expo berlangsung ramai dikunjungi masyarakat.
Stand Dinas Kehutanan menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung karena menghadirkan berbagai informasi edukatif mengenai pengelolaan hutan berkelanjutan, konservasi lingkungan, hasil hutan bukan kayu, hingga program pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan. Tidak hanya itu, pengunjung juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan sebagai bagian dari upaya menghadapi perubahan iklim dan menjaga keseimbangan ekosistem.
Dalam keterangannya, Dr. Agustan Saining menegaskan bahwa Kalteng Expo memiliki makna strategis sebagai sarana membangun kolaborasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pembangunan berkelanjutan, khususnya di sektor kehutanan dan lingkungan hidup.
“Melalui Kalteng Expo, kita ingin menunjukkan bahwa sektor kehutanan tidak hanya tentang menjaga hutan, tetapi juga tentang membangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkenalkan potensi daerah secara luas,” ujar Agustan Saining.
Menurutnya, pembangunan sektor kehutanan di Kalimantan Tengah harus berjalan selaras antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Oleh sebab itu, edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kelestarian hutan tropis Kalimantan yang memiliki nilai strategis bagi dunia.
Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang datang mengunjungi Stand Dinas Kehutanan selama pelaksanaan expo berlangsung. Tingginya minat pengunjung dinilai menjadi indikator meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap isu lingkungan dan pelestarian sumber daya alam.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, panitia, peserta expo, dan seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan ini. Antusiasme masyarakat menjadi energi positif bagi kami untuk terus meningkatkan edukasi dan pelayanan di bidang kehutanan,” tambahnya.
Kalteng Expo 2026 sendiri menjadi salah satu agenda strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memperkenalkan berbagai capaian pembangunan daerah sekaligus membuka ruang promosi bagi UMKM, investasi, pariwisata, serta potensi sumber daya alam daerah.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan Kalteng Expo Tahun 2026, diharapkan semangat kolaborasi, inovasi, dan sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin maju, berdaya saing, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.(*/rls/sgn/red)






