Dinkes Pulang Pisau Adakan Pertemuan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Dengan Metode HPV DNA Dan Pelaporan Pada Aplikasi NAR

- Jurnalis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WhatsApp Image 2025-10-04 at 14.50.57

LINTAS KALIMANTAN | Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau, dr Pande Putu Gina membuka kegiatan Pertemuan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dengan Metode HPV DNA dan Pelaporan pada Aplikasi NAR, Jumat (03/10/2025) di Aula {ertemuan Puskesmas Pulang Pisau. Kegiatan diikuti oleh Dokter, Bidan Koordinator dan Pengelola Program PTM dari 12 puskesmas yang ada di Kabupaten Pulang Pisau dengan menghadirkan narasumber, dr. Fionna Felicia, Sp.OG  dari RSUD Pulang Pisau

Kadinkes Pulang Pisau dalam sambutannya menekankan pentingnya Upaya deteksi dini untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker leher Rahim dimana Kanker leher rahim merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di Indonesia.

Baca Juga :  Polres Pulang Pisau Ungkap Kasus Tragis: Nenek Dibunuh Cucu, 79 Gram Sabu Diamankan di Empat Kecamatan

“Deteksi dini sangat penting dalam menemukan kasus Kanker Leher Rahim sehingga penakanan menjadi lebih optimal untuk dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker leher Rahim” kata dr Pande

dr Pande Putu Gina juga mengingatkan pentingnya system pencatatan dan pelaporan hasil pemeriksaan deteksi dini kanker Leher Rahim yang cepat dan lengkap melalui aplikasi National Reporting (NAR).

Baca Juga :  Kapolresta Palangka Raya bersama Perwira Hadiri Vicon Kesiapan Apel Kasatwil Polri Tahun 2025

“Pencatatan dan pelaporan yang cepat tepat dan lengkap sangat penting untuk dapat memberikan gambaran pencapaian program serta untuk pengambilan kebijakan lebih lanjut” tambah dr Pande.

Indonesia sendiri menempati peringkat ke-3 tertinggi di dunia untuk kasus kanker serviks dan  setiap tahunnya, sekitar 36.000 perempuan Indonesia didiagnosis penyakit ini, dan sekitar 21.000 di antaranya meninggal dunia yang artinya, hampir 3 dari 5 wanita yang terkena kanker serviks kehilangan nyawanya. (*/rls/spr/red)

Berita Terkait

Ketua HKT Dwi Sugiarto Tekankan Soliditas Relawan, Pertemuan Internal Jadi Momentum Perkuat Kebersamaan dan Koordinasi
Kapolsek Sepang Ipda Purwanto Tegaskan Komitmen “Minggu Kasih”, Wadah Aspirasi Warga untuk Menjaga Kamtibmas di Gunung Mas
Polsek Pahandut Hadiri Sosialisasi Peningkatan Drainase Utama Pengendalian Banjir 2026, Perkuat Sinergi Penanganan Banjir di Palangkaraya
Yusup Anggota DPRD Kapuas Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Kadis DPMD Jhon Pita Kadang
Polsek Pahandut Dampingi Praktik Lapangan Siswa Dikbangspes SPN Tjilik Riwut, Asah Kemampuan Patroli Sabhara di Tengah Masyarakat
Polsek Pahandut Perkuat Sinergi Keamanan, Bhabinkamtibmas Sambangi Pos Security PT Dwi Warna Karya di Pahandut Seberang
Peringati Hari Kesadaran Nasional, Polda Kalteng Gelar Upacara Bendera
7000 Personel Gabungan Dikerahkan, Polda Kalteng Perkuat Kolaborasi Cegah Karhutla
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 21:52 WIB

Ketua HKT Dwi Sugiarto Tekankan Soliditas Relawan, Pertemuan Internal Jadi Momentum Perkuat Kebersamaan dan Koordinasi

Minggu, 19 April 2026 - 14:19 WIB

Kapolsek Sepang Ipda Purwanto Tegaskan Komitmen “Minggu Kasih”, Wadah Aspirasi Warga untuk Menjaga Kamtibmas di Gunung Mas

Minggu, 19 April 2026 - 06:22 WIB

Polsek Pahandut Hadiri Sosialisasi Peningkatan Drainase Utama Pengendalian Banjir 2026, Perkuat Sinergi Penanganan Banjir di Palangkaraya

Sabtu, 18 April 2026 - 21:25 WIB

Yusup Anggota DPRD Kapuas Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Kadis DPMD Jhon Pita Kadang

Sabtu, 18 April 2026 - 15:39 WIB

Polsek Pahandut Dampingi Praktik Lapangan Siswa Dikbangspes SPN Tjilik Riwut, Asah Kemampuan Patroli Sabhara di Tengah Masyarakat

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page