Diduga Bripda Nopandri, Jenazah Ditemukan Mengapung di Sungai Katingan

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | KATINGAN – Setelah dua hari pencarian intensif, tim SAR gabungan menemukan sesosok jenazah yang diduga merupakan Bripda Nopandri Ramadhana, anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan yang sebelumnya dilaporkan hilang saat operasi penindakan dugaan peredaran narkotika di Desa Tumbang Kalamei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Sabtu (4/7/2026).

Jenazah ditemukan mengapung di aliran Sungai Katingan, tepatnya di wilayah Desa Tumbang Lahang. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke posko sebelum dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani proses identifikasi guna memastikan identitas korban.

Sebelumnya, Bripda Nopandri bersama Aiptu Sumariyanto dilaporkan hilang setelah operasi penindakan yang berlangsung pada Kamis (2/7/2026) dini hari. Keduanya diduga terpisah dari rombongan saat berupaya menyelamatkan diri dengan menyeberangi sungai setelah tim kepolisian mendapat serangan di lokasi operasi.

Baca Juga :  Operasi di Kawasan Puntun dan Garuda I, Satreskoba Polresta Palangkaraya Sukses Gagalkan Peredaran Sabu Lebih dari 111 Gram

Dengan ditemukannya jenazah yang diduga merupakan Bripda Nopandri, fokus operasi SAR kini diarahkan pada pencarian Aiptu Sumariyanto yang hingga Sabtu sore masih belum ditemukan. Proses pencarian melibatkan personel Basarnas Palangkaraya, Direktorat Polairud Polda Kalimantan Tengah, Satuan Brimob, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Tengah, serta Polres Katingan.

Tim gabungan terus menyisir aliran Sungai Katingan beserta sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban. Perahu karet dan perlengkapan SAR air dikerahkan untuk memperluas area pencarian, sementara personel lainnya melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna mendukung kelancaran proses evakuasi dan penyisiran.

Baca Juga :  Kapolda Kalteng Pimpin Konferensi Pers, Paparkan Kronologi Penyerangan Brutal terhadap Tiga Personel Polri Di Katingan

Insiden tersebut terjadi saat aparat melaksanakan operasi penindakan terhadap dugaan peredaran narkotika di Desa Tumbang Kalamei. Dalam peristiwa itu, Aipda Yudhi Perdana Putra gugur saat menjalankan tugas. Seorang warga sipil bernama Teriyo juga dilaporkan meninggal dunia.

Hingga berita ini ditulis, proses identifikasi terhadap jenazah masih berlangsung. Sementara itu, pencarian terhadap Aiptu Sumariyanto terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Kepolisian juga masih menyelidiki rangkaian peristiwa yang terjadi dalam operasi penindakan tersebut.(*) rls/sgn/red)

 

Berita Terkait

Kapolres Gunung Mas Tegaskan Penegakan Hukum Kasus Karhutla, Dua Perkara Ditangani
Satresnarkoba Polres Gunung Mas Ungkap Kasus Dugaan Peredaran Ekstasi, Amankan 10,5 Butir
Gerebek Kampung Puntun, Polda Kalteng Amankan Enam Orang dan 56 Paket Sabu
Datang ke SPKT untuk Melapor, Pria di Katingan Diduga Terlibat Peredaran Sabu
Satresnarkoba Polres Kapuas Amankan Pria, Enam Paket Sabu Seberat 28,26 Gram Disita
Satresnarkoba Polres Gunung Mas Amankan Pria, Sita 18,46 Gram Sabu dan Uang Rp7 Juta
Polresta Palangka Raya Amankan Pria 26 Tahun, 16 Paket Sabu dan Uang Rp5 Juta Disita
Polres Katingan Ungkap Dua Kasus Sabu, Tiga Terduga Pelaku Diamankan dengan Barang Bukti 50,71 Gram Dan 3 Tersangka

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Kapolres Gunung Mas Tegaskan Penegakan Hukum Kasus Karhutla, Dua Perkara Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Satresnarkoba Polres Gunung Mas Ungkap Kasus Dugaan Peredaran Ekstasi, Amankan 10,5 Butir

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Gerebek Kampung Puntun, Polda Kalteng Amankan Enam Orang dan 56 Paket Sabu

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Datang ke SPKT untuk Melapor, Pria di Katingan Diduga Terlibat Peredaran Sabu

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Satresnarkoba Polres Kapuas Amankan Pria, Enam Paket Sabu Seberat 28,26 Gram Disita

Berita Terbaru