Debit Sungai Lamandau Naik, Dua Wilayah di Kolam Mulai Tergenang

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam) menyebabkan debit Sungai Lamandau meningkat, mengakibatkan genangan di Kelurahan Hilir dan Desa Rungun. Kondisi ini terjadi sejak Kamis, 18 September 2025.

Babinsa Koramil 1014-03/Kolam, Serda Bahtar, turun langsung melakukan pemantauan ke sejumlah titik rawan banjir. Di Kelurahan Hilir, air dari Sungai Lamandau dan Sungai Asam sudah menggenangi halaman rumah warga. Tercatat 10 rumah di RT 01, RT 03.A, RT 04.A, dan RT 05 terdampak. Ketinggian air mencapai 20 hingga 50 sentimeter, termasuk di jalan lingkungan.

Baca Juga :  Pengutamaan Bahasa Negara, Jurnalis Kalteng Didorong Jadi Teladan di Ruang Publik

“Warga masih bertahan di rumah masing-masing. Kami imbau tetap waspada, karena hujan masih turun dan air sungai belum surut,” kata Serda Bahtar di lokasi.

Kondisi lebih parah terjadi di Desa Rungun. Jalan penghubung ke Desa Lalang terendam hingga 100 sentimeter. Jalur tidak bisa dilalui kendaraan, dan warga kini menggunakan perahu bermesin untuk melintas.

Baca Juga :  Kapolres Gumas Menghadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Jaya Samaya Monong Jadi Inspektur Upacara

Babinsa bersama perangkat desa telah melakukan koordinasi untuk menyiapkan tempat pengungsian dan dapur umum jika air terus naik. Warga juga diminta waspada terhadap kabel dan tiang listrik yang terendam.

Hingga berita ini diturunkan, debit Sungai Lamandau belum menunjukkan penurunan. Potensi banjir susulan masih tinggi karena curah hujan di wilayah hulu belum mereda. (*)

Berita Terkait

Gubernur Kalteng : Karhutla di Kobar Meluas, Akan Mengerahkan Helikopter Bombing Water
Kapolsek Lahei Perkuat Pencegahan Karhutla, Warga Lahei dan Lahei Barat Diimbau Tak Membakar Lahan
RDP DPRD Kobar Bahas Sengketa Lahan Juriat Raden Ira Bakti Dengan PT GSDI dan GSYM
MTQH Kobar Dorong Generasi Muda Cintai Al-Qur’an
Gubernur Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla, Strategi Diperluas dari Darat hingga Udara
Pemilik Lahan Tolak Hasil Rapat Camat Lahei, Desak Bupati Ambil Alih Proses Tali Asih PT NPR
Harga BBM Eceran di Barito Utara Meroket, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Kelangkaan Pertalite
Nomor Putusan Tak Dicantumkan, Notulen Pemberian Tali Asih PT NPR Dipertanyakan: Pemilik Lahan Tak Hadir, Potensi Konflik Sosial Mengemuka

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Gubernur Kalteng : Karhutla di Kobar Meluas, Akan Mengerahkan Helikopter Bombing Water

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Kapolsek Lahei Perkuat Pencegahan Karhutla, Warga Lahei dan Lahei Barat Diimbau Tak Membakar Lahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:16 WIB

RDP DPRD Kobar Bahas Sengketa Lahan Juriat Raden Ira Bakti Dengan PT GSDI dan GSYM

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:22 WIB

MTQH Kobar Dorong Generasi Muda Cintai Al-Qur’an

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Gubernur Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla, Strategi Diperluas dari Darat hingga Udara

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page