Bupati Kobar Ungkap Sulitnya Akses Menuju Titik Api Karhutla

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan jalan menuju Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), menghadapi kendala medan yang cukup berat.

Bupati Kobar Hj. Nurhidayah yang turun langsung ke lapangan bersama tim gabungan mengungkapkan, salah satu kendala utama dalam proses pemadaman adalah akses menuju lokasi titik api yang cukup sulit dijangkau.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Tagana, TNI-Polri serta camat setempat untuk memantau kondisi karhutla di kawasan tersebut.

Hj. Nurhidayah mengatakan, dirinya selaku Komandan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Karhutla turun langsung untuk memastikan kondisi titik api sekaligus melihat kendala yang dihadapi personel saat melakukan pemadaman.

“Saya selaku Komandan Satgas Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan turun langsung untuk mengendalikan karhutla di kawasan jalan menuju Kecamatan Kotawaringin Lama. Dalam satu hingga dua hari terakhir, kondisi titik api terlihat sangat mengkhawatirkan,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Polres Kobar Gelar Klinik Terapung di Kelurahan Baru, Bantu Lansia di Pinggir Sungai

Menurutnya, lokasi titik api berada cukup jauh dari jalan utama, yakni sekitar tiga kilometer. Kondisi tersebut membuat personel harus menggunakan kendaraan tertentu untuk mencapai lokasi kebakaran. Dan juga akses menuju titik api tidak dapat dilalui kendaraan besar. Tim harus menggunakan sepeda motor atau kendaraan kecil dengan penggerak empat roda agar dapat mendekati lokasi kebakaran.

“Untuk mencapai titik api, lokasi hanya dapat dilalui menggunakan sepeda motor atau mobil kecil double gardan. Kondisi ini menjadi kendala dalam proses pemadaman karhutla,” katanya.

Selain akses yang sulit, keterbatasan sumber air juga menjadi persoalan bagi tim gabungan. Kondisi kemarau membuat ketersediaan air di sekitar lokasi semakin terbatas, sementara titik api berada cukup jauh dari sumber air terdekat.

Baca Juga :  Kebakaran Gerai Rocket Chicken di Kereng Pangi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Melihat kondisi tersebut, Bupati kembali meminta masyarakat Kobar ikut berperan dalam mencegah meluasnya karhutla. Warga diminta tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah selama kondisi kemarau.

“Saya meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat agar mematuhi imbauan yang telah kami sampaikan, baik melalui media elektronik maupun media sosial. Jangan membakar lahan ataupun sampah, sekecil apa pun,” tegasnya.

Hj. Nurhidayah juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan kepada seluruh personel Satgas yang tengah berjibaku melakukan pemadaman di lapangan.

“Mari kita dukung Satgas yang terus berupaya melakukan pemadaman karhutla dan tidak saling menyalahkan. Kita doakan semoga seluruh personel Satgas diberikan kesehatan dan kekuatan dalam penanganan karhutla, sehingga langit biru dapat kembali,” pungkasnya. (R)

Berita Terkait

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November
HUT ke-67 Kobar, Gubernur Kalteng Tingkatkan Kolaborasi dan Perkuat Kepedulian untuk Masyarakat
BPJS Kesehatan Perkuat Koordinasi dengan RSSI Pangkalan Bun
Hari Jantung Sedunia, RSSI Perkuat Kesadaran Deteksi Dini
Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas
PT BGA Salurkan Sembako, Masker dan BBM untuk Penanganan Karhutla
Monitoring Sarana dan Prasarana Pendidikan di Lahei Barat, Iman Topik: Pastikan Kebutuhan Sekolah Terdata
Kades Pangkalan Satu Diduga Tidak Konsisten Dengan Pernyataan Dalam Sengketa Lahan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:34 WIB

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:04 WIB

HUT ke-67 Kobar, Gubernur Kalteng Tingkatkan Kolaborasi dan Perkuat Kepedulian untuk Masyarakat

Rabu, 30 September 2026 - 20:56 WIB

BPJS Kesehatan Perkuat Koordinasi dengan RSSI Pangkalan Bun

Senin, 28 September 2026 - 20:05 WIB

Hari Jantung Sedunia, RSSI Perkuat Kesadaran Deteksi Dini

Minggu, 20 September 2026 - 21:49 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla di Kapuas

Berita Terbaru

LINTAS DAERAH

Terdampak Karhutla, Porprov Kalteng Bergeser ke Awal November

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:34 WIB

LINTAS TNI

Pra TMMD, Kodim 1016/Plk Mulai Rehab Rumah Tidak Layak Huni

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:37 WIB

You cannot copy content of this page