LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Sekdaprov) Linae Victoria Aden mewakili Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran secara resmi membuka Program Operasi Katarak Gratis Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang digelar di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya, Rabu 3-6-2026.
Pembukaan program tersebut menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam memperluas akses pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang berada di wilayah terpencil dan pelosok daerah.
Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang dibacakannya, Linae Victoria Aden menegaskan bahwa kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara sekaligus fondasi utama dalam pembangunan daerah. Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya menghadirkan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok rentan dan kurang mampu.
“Kesehatan adalah hak dasar setiap warga negara dan pilar pembangunan. Maju mundurnya suatu daerah tergantung pada kualitas kesehatan masyarakatnya,” tegas Linae Victoria Aden saat membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah.
Menurutnya, program operasi katarak gratis bukan sekadar kegiatan pelayanan kesehatan, melainkan investasi sosial yang memberikan dampak besar terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan pulihnya fungsi penglihatan, para pasien diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara mandiri, meningkatkan produktivitas, serta berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial dan ekonomi.
Linae Victoria Aden menjelaskan, katarak masih menjadi salah satu penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan yang dapat dicegah maupun ditangani melalui tindakan medis yang tepat. Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong berbagai upaya promotif, preventif, dan kuratif guna menekan angka kebutaan di daerah.
Melalui program ini, masyarakat yang selama ini terkendala biaya untuk mendapatkan layanan operasi katarak memperoleh kesempatan untuk menjalani tindakan medis secara gratis dan aman dengan dukungan tenaga kesehatan profesional serta fasilitas kesehatan yang memadai.
“Program ini diharapkan mampu mengembalikan harapan masyarakat untuk melihat lebih jelas, hidup lebih mandiri, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Linae Victoria Aden juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan, mulai dari tenaga medis, jajaran rumah sakit, perangkat daerah terkait, hingga seluruh mitra yang mendukung terselenggaranya program kemanusiaan tersebut.
Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan agar manfaat pelayanan kesehatan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Selain meresmikan pelaksanaan Program Operasi Katarak Gratis Tahun 2026, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan dan bingkisan kepada perwakilan keluarga pasien sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral bagi masyarakat yang tengah menjalani proses pengobatan.
Usai acara pembukaan, Pj. Sekdaprov Kalimantan Tengah bersama jajaran terkait melakukan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas pendukung, termasuk ruang operasi yang digunakan dalam pelaksanaan program tersebut. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta pelayanan yang diberikan kepada para pasien berjalan sesuai standar kesehatan dan keselamatan.
Kehadiran Linae Victoria Aden dalam kegiatan tersebut mencerminkan perhatian serius Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Melalui berbagai program pelayanan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga, Pemprov Kalteng terus berupaya menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Program Operasi Katarak Gratis Tahun 2026 diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam menekan angka kebutaan, memperluas akses layanan kesehatan mata, serta mewujudkan masyarakat Kalimantan Tengah yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera. (*/rls/sgn/red)







