Kadishut Kalteng Agustan Saining: Pawai Takbiran Idul Adha Momentum Memperkuat Semangat Huma Betang dan Persaudaraan Umat

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA — Gema takbir, tahmid, dan tahlil menggema di jantung Kota Cantik Palangka Raya saat Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Pawai Takbiran Idul Adha 1447 Hijriah di Bundaran Besar Palangka Raya, Selasa (26/5/2026) malam. Ribuan masyarakat tumpah ruah mengikuti kegiatan religius yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan tersebut.

Pawai takbiran yang menjadi tradisi tahunan umat Islam ini tidak hanya menjadi bagian dari syiar menyambut Hari Raya Idul Adha, tetapi juga menjadi simbol persatuan, toleransi, dan keharmonisan masyarakat Kalimantan Tengah di tengah keberagaman budaya dan agama.

Berbagai kendaraan hias bernuansa Islami turut memeriahkan pawai yang melintasi pusat Kota Palangka Raya. Lantunan takbir yang berkumandang menciptakan suasana religius yang menyentuh, sekaligus memperlihatkan semangat masyarakat dalam menyambut hari besar keagamaan dengan penuh rasa syukur.

Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah, Dr. Agustan Saining, S.Hut., M.Si., menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan Pawai Takbiran Idul Adha 1447 H sebagai bagian dari pelestarian nilai religius dan budaya kebersamaan masyarakat Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Kapolresta Palangka Raya Paparkan Situasi Kamtibmas Saat Kunjungan Kerja Wakapolda Kalteng

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki makna yang jauh lebih dalam dibanding sekadar tradisi seremonial tahunan. Pawai takbiran menjadi ruang memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.

“Pawai takbiran bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, persaudaraan, dan rasa syukur masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan, mempererat ukhuwah, serta memperkuat semangat Huma Betang di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah,” ujar Agustan Saining.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Hari Raya Idul Adha sangat relevan dengan kehidupan sosial masyarakat saat ini, terutama dalam menumbuhkan semangat pengorbanan, kepedulian, dan solidaritas antar sesama.

Agustan juga menilai, kegiatan keagamaan yang melibatkan partisipasi masyarakat secara luas mampu menjadi perekat sosial yang penting dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan daerah. Dalam konteks Kalimantan Tengah yang dikenal dengan keberagaman suku, budaya, dan agama, semangat toleransi menjadi modal utama dalam membangun daerah yang damai dan maju.

“Nilai Huma Betang yang selama ini menjadi filosofi hidup masyarakat Kalimantan Tengah harus terus dijaga dan diwariskan. Momentum Idul Adha menjadi pengingat bahwa kebersamaan, saling menghormati, dan gotong royong merupakan kekuatan besar dalam membangun daerah,” katanya.

Baca Juga :  Polsek Pahandut Polresta Palangkaraya,Amankan Perayaan HUT ke-24 RS Bhayangkara

Pelaksanaan pawai takbiran tersebut juga mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memadati kawasan Bundaran Besar sejak sore hari. Warga dari berbagai kalangan hadir menyaksikan kemeriahan pawai yang berlangsung tertib dan aman.

Selain menampilkan kendaraan hias, sejumlah peserta juga menghadirkan atraksi seni Islami dan ornamen kreatif bernuansa Idul Adha yang menambah semarak suasana malam takbiran di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah tersebut.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap pelaksanaan Pawai Takbiran Idul Adha 1447 H dapat menjadi momentum memperkuat syiar Islam sekaligus memperkokoh semangat persatuan masyarakat dalam menjaga kerukunan dan kedamaian di Bumi Tambun Bungai.

Dengan semangat kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk menjadikan Idul Adha sebagai momentum meningkatkan kepedulian sosial, memperkuat rasa persaudaraan, serta menumbuhkan nilai keikhlasan dan pengabdian dalam kehidupan bermasyarakat. (*/rls/sgn/red)

Berita Terkait

Gudang PT Intiboga Mandiri di Palangka Raya Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Campuran Tepung dan Minyak
HKT Perkuat Kekompakan Relawan, Sugie: Konsistensi Jadi Kunci Gerakan Sosial
WALHI Kalteng Desak Kunjungan Wapres Gibran Tak Sekadar Seremoni, Minta Kebijakan Nyata Atasi Karhutla
Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Kalteng Besok, Pantau Penanganan Karhutla
Massa Desak ATR/BPN Kalteng Audit Izin Sawit, BPN: Akan Kami Sampaikan ke Kementerian
Ketua HKT Dwi Sugiarto Dorong Forum Kebangsaan Kalteng Perkuat Persatuan
Sugie: Bangun Usaha Tak Cukup dengan Modal, Soliditas Tim Jadi Kunci
Karhutla Kalteng Mengganas, 325 Perusahaan Diminta Perkuat Pengendalian

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 10:31 WIB

Gudang PT Intiboga Mandiri di Palangka Raya Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Campuran Tepung dan Minyak

Kamis, 10 September 2026 - 22:05 WIB

HKT Perkuat Kekompakan Relawan, Sugie: Konsistensi Jadi Kunci Gerakan Sosial

Kamis, 10 September 2026 - 20:59 WIB

WALHI Kalteng Desak Kunjungan Wapres Gibran Tak Sekadar Seremoni, Minta Kebijakan Nyata Atasi Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 21:01 WIB

Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Kalteng Besok, Pantau Penanganan Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 19:51 WIB

Massa Desak ATR/BPN Kalteng Audit Izin Sawit, BPN: Akan Kami Sampaikan ke Kementerian

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page