Kesbangpol Barito Utara Perkuat Pencegahan Konflik Sosial, Rayadi Tekankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rayadi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Utara. (fhoto/Istimewa-Red)

Rayadi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Utara. (fhoto/Istimewa-Red)

LINTASKALIMANTAN.CO | Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Utara, Rayadi, menegaskan pentingnya upaya pencegahan konflik sosial sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas dan ketentraman masyarakat. Hal tersebut disampaikan sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial (PKS), yang menegaskan bahwa pencegahan konflik merupakan tanggung jawab bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Rayadi menjelaskan baru-baru imi bahwa pencegahan konflik sosial tidak harus menunggu munculnya potensi kerawanan yang mengarah pada isu SARA. Menurutnya, setiap bentuk potensi gangguan yang dapat merusak ketertiban dan ketentraman umum sudah seharusnya menjadi perhatian sejak dini.

“Upaya pencegahan konflik sosial harus dimulai dari hal-hal kecil yang berpotensi mengganggu stabilitas. Tidak harus menunggu konflik besar atau isu sensitif berkembang, tetapi bagaimana kita mampu mendeteksi dan mengelola potensi kerawanan sejak awal,” ujarnya.

Ia juga menyoroti dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, terutama dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi. Arus informasi yang begitu cepat, termasuk penyebaran hoaks dan disinformasi, dinilai dapat menjadi pemicu konflik apabila tidak segera diantisipasi.

Baca Juga :  Ketua DPRD Barito Utara Dukung Langkah PDAM Jaga Kualitas Air Bersih untuk Masyarakat

“Di era digital saat ini, informasi dapat dengan mudah menyebar hingga ke pelosok. Jika terjadi miskomunikasi atau penyebaran berita yang tidak benar dan tidak segera ditangani, hal tersebut bisa berkembang menjadi konflik yang lebih besar, bahkan bermuatan SARA,” terang Rayadi kepada media siber Lintaskalimantan.co, saat dikonfirmasi.

Dalam hal ini, Kesbangpol Barito Utara memiliki peran penting sebagai koordinator dalam upaya pencegahan konflik sosial di daerah. Rayadi menekankan bahwa koordinasi, komunikasi, serta sinergi antar lembaga dan elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan kondisi yang kondusif.

“Kami memastikan bahwa seluruh pihak dapat bekerja sama, saling mendukung, dan bergerak bersama dalam langkah deteksi dini serta pencegahan dini terhadap setiap potensi kerawanan,” tegasnya.

Kesbangpol Barito Utara sendiri didukung oleh berbagai perangkat yang membidangi kewaspadaan Nasional serta ketahanan di berbagai sektor, seperti ekonomi, sosial, budaya, agama, organisasi kemasyarakatan, hingga ideologi dan wawasan kebangsaan. Selain itu, peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) juga menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pencegahan konflik hingga ke tingkat Kecamatan, Kelurahan, dan Desa.

Baca Juga :  Warga Haragandang Keluhkan Tidak Ada Tenaga Medis, Dua Ibu Melahirkan dan Tiga Warga Sakit Dikabarkan Meninggal

Rayadi berharap, melalui tata kelola pencegahan konflik sosial yang terintegrasi, tidak hanya tercipta kesiapan dalam menghadapi potensi konflik, tetapi juga tumbuh kesadaran kolektif masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila serta memperkuat kehidupan demokratis yang berwawasan kebangsaan.

“Kami ingin masyarakat memiliki ketahanan yang kuat, baik di bidang ekonomi, sosial, budaya, maupun agama, serta memiliki kewaspadaan terhadap berbagai ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan,” tambahnya.

Sebagai penutup, Rayadi menegaskan komitmen Kesbangpol untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh pihak dalam menciptakan Barito Utara yang aman, kondusif, dan harmonis.

“Kami siap menjadi mitra bagi semua pihak. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat mewujudkan masyarakat yang hidup rukun, damai, dan sejahtera,” pungkasnya. (*/rls/anung-red).

Berita Terkait

Gubernur Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla, Strategi Diperluas dari Darat hingga Udara
Pemilik Lahan Tolak Hasil Rapat Camat Lahei, Desak Bupati Ambil Alih Proses Tali Asih PT NPR
Harga BBM Eceran di Barito Utara Meroket, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Kelangkaan Pertalite
Nomor Putusan Tak Dicantumkan, Notulen Pemberian Tali Asih PT NPR Dipertanyakan: Pemilik Lahan Tak Hadir, Potensi Konflik Sosial Mengemuka
Janji PLN Dinilai Tak Terbukti, Aksi Kelima GPG Kembali Guncang Kantor PLN UP3 Palangka Raya
252 Calon Jemaah Ikuti Latihan Manasik Umrah PT Alkamila
H. Man Pemilik Molding di Pangkalan Banteng Klarifikasi Dugaan Pengetapan Solar Bersubsidi di SPBU
Damang Lahei Dampingi Cek Lapangan Sengketa Lahan, Ajak Masyarakat Barito Utara Kedepankan Dialog Damai

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Gubernur Kalteng Perkuat Penanganan Karhutla, Strategi Diperluas dari Darat hingga Udara

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Pemilik Lahan Tolak Hasil Rapat Camat Lahei, Desak Bupati Ambil Alih Proses Tali Asih PT NPR

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:37 WIB

Harga BBM Eceran di Barito Utara Meroket, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Kelangkaan Pertalite

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:57 WIB

Nomor Putusan Tak Dicantumkan, Notulen Pemberian Tali Asih PT NPR Dipertanyakan: Pemilik Lahan Tak Hadir, Potensi Konflik Sosial Mengemuka

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Janji PLN Dinilai Tak Terbukti, Aksi Kelima GPG Kembali Guncang Kantor PLN UP3 Palangka Raya

Berita Terbaru

LINTAS NASIONAL

Presiden Prabowo Pimpin Langsung Penanganan Karhutla di Kalimantan

Sabtu, 22 Agu 2026 - 15:12 WIB

You cannot copy content of this page