Sinergi Kalteng–Kalsel Diperkuat, Pangdam XXII/Tambun Bungai Dorong Pengembangan Ekonomi Perbatasan dan Pembentukan Batalyon di Setiap Kabupaten

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA – Panglima Komando Daerah Militer XXII/Tambun Bungai (Pangdam XXII/TB) Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan sebagai dua wilayah yang berada dalam lingkup teritorial Kodam XXII/TB.

Penegasan tersebut disampaikan usai kegiatan Penanaman Pohon dan Menembak Eksekutif bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari kedua provinsi yang digelar di Markas Kodam XXII/TB, Palangka Raya, Kamis (16/4/2026).

Dalam keterangannya kepada awak media, Pangdam menekankan bahwa kebersamaan antara unsur TNI, pemerintah daerah, dan Forkopimda merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas kawasan sekaligus mempercepat pembangunan lintas wilayah.

“Sebagai Kodam yang membawahi dua provinsi, tentu kebersamaan dan kolaborasi menjadi hal yang sangat penting. Kegiatan seperti ini harus terus kita jalankan agar sinergi dalam membangun daerah dapat semakin kuat,” ujar Mayjen TNI Zainul Arifin.

Menurut dia, sinergi antara Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan tidak hanya menyangkut aspek keamanan dan pertahanan, tetapi juga menyentuh agenda pembangunan yang lebih luas, termasuk penguatan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan perbatasan antarwilayah.

Baca Juga :  Kodim 1014/Pbn Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan Al Aufa

Ia menilai kawasan perbatasan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu mendorong kesejahteraan masyarakat setempat.

“Pengembangan ekonomi di wilayah perbatasan menjadi salah satu poin penting yang harus kita dorong bersama. Ini membutuhkan kerja sama lintas sektor, baik TNI, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, maupun unsur Forkopimda,” katanya.

Selain membahas pembangunan daerah, Pangdam juga memaparkan rencana strategis penguatan organisasi dan pertahanan wilayah di bawah Kodam XXII/TB. Langkah tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional TNI Angkatan Darat dalam memperkuat postur pertahanan hingga ke tingkat daerah.

Mayjen Zainul mengungkapkan, pihaknya saat ini terus melakukan komunikasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan guna merealisasikan target pembentukan satuan tempur di setiap wilayah.

Ia menyebutkan, pemerintah pusat menargetkan pada periode 2027 hingga 2029 seluruh rencana penguatan tersebut sudah dapat direalisasikan secara bertahap.

“Diharapkan pada tahun 2027 atau paling lambat 2029 semuanya sudah settle. Target kita adalah setiap kabupaten memiliki satu Batalyon TP. Untuk mewujudkan hal ini, tentu kami membutuhkan dukungan penuh dan kerja sama dari pemerintah daerah,” tegasnya.

Baca Juga :  Bertahun-Tahun Jalan di Dalam Kota Muara Teweh Ini Luput Dari Penanganan Serius Pemprov Kalteng

Menurut Pangdam, keberadaan batalyon di setiap kabupaten tidak hanya berfungsi untuk memperkuat aspek pertahanan dan keamanan wilayah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung penanganan berbagai persoalan sosial dan kebencanaan yang kerap terjadi di daerah.

Dengan cakupan wilayah yang luas serta karakter geografis Kalimantan yang memiliki tantangan tersendiri, penguatan satuan di tingkat kabupaten dinilai menjadi kebutuhan strategis dalam mendukung respons cepat terhadap berbagai situasi.

Kegiatan penanaman pohon dan menembak eksekutif yang berlangsung dalam suasana akrab tersebut juga menjadi simbol kuatnya hubungan antarlembaga di dua provinsi bertetangga.

Momentum itu diharapkan semakin mempererat silaturahmi antara TNI dan unsur Forkopimda sekaligus menyamakan persepsi dalam menjaga stabilitas keamanan, mempercepat pembangunan daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sinergi yang dibangun antara Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan di bawah koordinasi Kodam XXII/Tambun Bungai dinilai menjadi langkah strategis untuk memastikan pembangunan dan pertahanan berjalan beriringan demi kepentingan masyarakat luas.(*rls/sgn/red)

 

Berita Terkait

Terseret Arus Sungai Katingan, Korban Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Tiga Hari Pencarian
Kapolsek Kahayan Hulu Utara Tegaskan “Minggu Kasih” Jadi Wadah Serap Aspirasi dan Keluhan Warga Terkait Kamtibmas
Polres Murung Raya Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Perkuat Layanan Transparan dan Percepat Transformasi Digital
TEGAS! Tolak Sidang Adat di PT BAT, Orasi Warga Sampaikan Tuntutan dan Soroti Pelanggaran Adat Hingga Kerugian
PERTAHANKAN HAK! Ratusan Warga Bintang Ninggi II Tolak Damang MAKI Lakukan Sidang Adat di Wilayah Desa
Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Delapan Korban Helikopter PK-CFX di Perbukitan Sekadau
Kadishut Kalteng Agustan Saining Alami Kecelakaan, Kondisi Dilaporkan Mulai Membaik
Kapolsek Sepang IPDA Purwanto Agendakan Kunjungan Perdana ke Wilayah Hukum, Serap Aspirasi Warga dan Perkuat Sinergi Lintas Sektor
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 09:55 WIB

Terseret Arus Sungai Katingan, Korban Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Tiga Hari Pencarian

Minggu, 19 April 2026 - 09:37 WIB

Kapolsek Kahayan Hulu Utara Tegaskan “Minggu Kasih” Jadi Wadah Serap Aspirasi dan Keluhan Warga Terkait Kamtibmas

Minggu, 19 April 2026 - 06:13 WIB

Polres Murung Raya Gelar Forum Konsultasi Publik 2026, Perkuat Layanan Transparan dan Percepat Transformasi Digital

Sabtu, 18 April 2026 - 14:13 WIB

TEGAS! Tolak Sidang Adat di PT BAT, Orasi Warga Sampaikan Tuntutan dan Soroti Pelanggaran Adat Hingga Kerugian

Sabtu, 18 April 2026 - 10:04 WIB

PERTAHANKAN HAK! Ratusan Warga Bintang Ninggi II Tolak Damang MAKI Lakukan Sidang Adat di Wilayah Desa

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page