Akademisi UMPR: Cintai Budaya Sejak Dini, Benteng Jati Diri Generasi Dayak di Tengah Globalisasi

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya — Arus globalisasi yang kian deras dinilai berpotensi menggerus nilai-nilai kearifan lokal jika tidak diimbangi dengan penguatan identitas budaya sejak usia dini. Karena itu, penanaman kecintaan terhadap budaya lokal harus dimulai sedini mungkin agar generasi muda tidak kehilangan jati dirinya sebagai anak bangsa.

Hal tersebut disampaikan dosen Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) sekaligus Sekretaris Asosiasi Bawi Dayak, Budaya dan Wisata (ASBADATA) Kota Palangka Raya, Srie Rosmilawati, M.Ikom. Ia menegaskan, khusus bagi generasi Dayak, budaya merupakan fondasi utama pembentukan karakter dan identitas.

“Budaya bukan sekadar simbol atau kegiatan seremonial. Ia adalah ruh yang membentuk cara berpikir, bersikap, dan berperilaku. Jika tidak diwariskan secara konsisten, budaya lokal akan mudah tergeser oleh pengaruh luar yang belum tentu sejalan dengan nilai luhur bangsa,” ujar Srie, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga :  Buka Latja Siswa SPN Polda Kalteng, Kapolres Barsel Tekankan Karakter Dan Kemampuan Calon Bintara Polri

Menurutnya, pengenalan budaya dapat dilakukan melalui berbagai jalur, mulai dari pendidikan formal di sekolah, peran keluarga, hingga lingkungan sosial. Bahasa daerah, adat istiadat, seni budaya, serta nilai gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Dayak perlu terus dihidupkan dalam keseharian anak-anak.

“Ketika jati diri sudah tertanam kuat sejak dini, generasi muda tidak akan mudah terombang-ambing oleh dampak negatif globalisasi,” katanya.

Sebagai pengurus Bawi Dayak Kota Palangka Raya, Srie juga menyoroti peran strategis perempuan Dayak dalam pelestarian budaya. Ia menilai perempuan memiliki posisi penting sebagai garda terdepan dalam mentransfer nilai-nilai budaya kepada generasi berikutnya, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas.

Baca Juga :  Jelang Operasi Zebra, Polres Kapuas Gelar Latihan Pra Operasi

“Perempuan Dayak memiliki peran besar dalam menjaga dan meneruskan budaya. Jika kita sendiri tidak bangga dengan budaya kita, maka anak-anak akan lebih mudah mengenal budaya luar dan justru asing dengan identitasnya sendiri,” tegasnya.

Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, Srie berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah daerah, akademisi, dan organisasi kemasyarakatan, dapat bersinergi menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah.

“Budaya yang dicintai sejak dini akan tumbuh menjadi jati diri yang kokoh dan tidak mudah tergantikan oleh perubahan zaman,” pungkasnya.(*/rls/tim/red)

Berita Terkait

Gudang PT Intiboga Mandiri di Palangka Raya Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Campuran Tepung dan Minyak
HKT Perkuat Kekompakan Relawan, Sugie: Konsistensi Jadi Kunci Gerakan Sosial
WALHI Kalteng Desak Kunjungan Wapres Gibran Tak Sekadar Seremoni, Minta Kebijakan Nyata Atasi Karhutla
Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Kalteng Besok, Pantau Penanganan Karhutla
Massa Desak ATR/BPN Kalteng Audit Izin Sawit, BPN: Akan Kami Sampaikan ke Kementerian
Ketua HKT Dwi Sugiarto Dorong Forum Kebangsaan Kalteng Perkuat Persatuan
Sugie: Bangun Usaha Tak Cukup dengan Modal, Soliditas Tim Jadi Kunci
Karhutla Kalteng Mengganas, 325 Perusahaan Diminta Perkuat Pengendalian

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 10:31 WIB

Gudang PT Intiboga Mandiri di Palangka Raya Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Campuran Tepung dan Minyak

Kamis, 10 September 2026 - 22:05 WIB

HKT Perkuat Kekompakan Relawan, Sugie: Konsistensi Jadi Kunci Gerakan Sosial

Kamis, 10 September 2026 - 20:59 WIB

WALHI Kalteng Desak Kunjungan Wapres Gibran Tak Sekadar Seremoni, Minta Kebijakan Nyata Atasi Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 21:01 WIB

Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Kalteng Besok, Pantau Penanganan Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 19:51 WIB

Massa Desak ATR/BPN Kalteng Audit Izin Sawit, BPN: Akan Kami Sampaikan ke Kementerian

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page