Polsek Timpah Tanam Jagung Serentak di Desa Tumbang Randang, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN || KAPUAS – Kepolisian Sektor (Polsek) Timpah, Polres Kapuas, melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Kegiatan tersebut berlangsung di lahan milik warga di Desa Tumbang Randang, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Sabtu (7/3/2026) sore.

Penanaman jagung dilakukan secara simbolis di lahan siap tanam seluas kurang lebih satu hektare milik warga setempat, Mudalifridno. Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, serta masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian di wilayah pedesaan.

Kapolsek Timpah, IPTU Joko Susilo, S.Sos., memimpin langsung kegiatan tersebut bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) serta perangkat desa. Hadir pula perwakilan Koramil Timpah, Sertu Sugeng Hartoyo, Kepala Desa Tumbang Randang Tikno, penyuluh pertanian lapangan (PPL) Arisona, perangkat desa, serta sejumlah personel Polsek Timpah.

Sebelum pelaksanaan penanaman jagung, para peserta kegiatan terlebih dahulu mengikuti siaran langsung melalui kanal YouTube yang menampilkan kegiatan nasional bersama Kapolri dan Menteri Kehutanan. Tayangan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan penanaman jagung serentak yang dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga :  Polsek Timpah Gencarkan Sosialisasi Stop HPUS, Cegah Kejahatan Siber di Masyarakat

Melalui siaran tersebut, para peserta menyimak arahan dan semangat yang disampaikan dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif dan keterlibatan berbagai unsur masyarakat.

Usai mengikuti live streaming, rombongan kemudian bergerak menuju lokasi lahan di Desa Tumbang Randang untuk melaksanakan penanaman jagung secara simbolis. Penanaman dilakukan bersama oleh unsur kepolisian, TNI, pemerintah desa, penyuluh pertanian, serta masyarakat setempat.

Kapolsek Timpah IPTU Joko Susilo mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Kapuas.

Menurutnya, keterlibatan kepolisian tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat memberikan motivasi kepada masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada secara produktif, sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian warga sekaligus mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Satlantas Polresta Palangka Raya Tingkatkan Kesadaran Lalu Lintas Lewat 'Menyapa' Komunitas Damkar

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah desa, serta masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian di tingkat lokal.

Pemilik lahan, Mudalifridno, menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi dukungan dari Polsek Timpah dan seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap kegiatan penanaman jagung ini dapat memberikan hasil yang baik serta menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk turut memanfaatkan lahan yang tersedia.

Kegiatan penanaman jagung serentak tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 17.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau berjalan tertib, aman, dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, Polsek Timpah berharap kolaborasi antara aparat dan masyarakat dapat terus terjalin guna mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat pedesaan. (*/rls/hms/red).

Berita Terkait

Gubernur Agustiar Sabran Dorong Kemandirian Gunung Mas pada Peringatan Hari Jadi ke-24
Fraksi PDIP DPRD Barito Utara Minta OPD Sosialisasi Bahaya Konsumsi Obat Tanpa Pengawasan Tenaga Medis
Sekum DAD Barito Utara Klarifikasi Polemik Pemberitaan, Tegaskan Hinting Pali dan Portal Adat Tetap Dihormati sebagai Kearifan Lokal
Jalan Rusak KM 49 Muara Teweh–Puruk Cahu Picu Kemacetan Puluhan Kilometer, Pengguna Jalan Keluhkan Lambatnya Penanganan BPJN
FKM Soroti Proyek Jalan Desa Pulau Kaladan Rp1 Miliar, Minta Klarifikasi Dinas PUPR Kapuas
Anggota DPRD Patih Herman AB: Kapolres Cup 2026 Adalah Bukti Nyata Dukungan Polri Terhadap Atlet PBVSI Barito Utara
Satresnarkoba Polres Barito Utara Tangkap AS Pengedar Sabu di Kecamatan Teweh Baru
Reklamasi Lahan Eks Tambang PT REM di Barito Timur Jadi Sorotan, Publik Dorong Transparansi dan Percepatan Pemulihan

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 20:31 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Dorong Kemandirian Gunung Mas pada Peringatan Hari Jadi ke-24

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:51 WIB

Fraksi PDIP DPRD Barito Utara Minta OPD Sosialisasi Bahaya Konsumsi Obat Tanpa Pengawasan Tenaga Medis

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:28 WIB

Sekum DAD Barito Utara Klarifikasi Polemik Pemberitaan, Tegaskan Hinting Pali dan Portal Adat Tetap Dihormati sebagai Kearifan Lokal

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:03 WIB

Jalan Rusak KM 49 Muara Teweh–Puruk Cahu Picu Kemacetan Puluhan Kilometer, Pengguna Jalan Keluhkan Lambatnya Penanganan BPJN

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:16 WIB

FKM Soroti Proyek Jalan Desa Pulau Kaladan Rp1 Miliar, Minta Klarifikasi Dinas PUPR Kapuas

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page