Diduga Rem Blong, Pikap Masuk Drainase di Jalan Ir. Soekarno Palangka Raya

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya – Sebuah mobil pikap terperosok ke dalam saluran drainase di Jalan Ir. Soekarno, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (4/2/2026) pagi. Insiden tersebut diduga dipicu gangguan pada sistem pengereman kendaraan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Pengemudi sekaligus pemilik kendaraan, Andra (32), menuturkan peristiwa bermula saat dirinya hendak mengantar anaknya ke sekolah. Ia awalnya melintasi jalur Tilung, namun karena arus lalu lintas terpantau padat, ia memilih jalur alternatif melalui Jalan Ir. Soekarno.

“Awalnya mau lewat Tilung, tapi karena padat jadi ambil Jalan Soekarno supaya lebih lengang,” ujar Andra di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Jalin Kedekatan dengan Warga, Babinsa Adakan Komsos di Wilayah Binaan

Namun setibanya di ruas jalan tersebut, kendaraan yang dikemudikannya tiba-tiba mengalami gangguan pengereman. Andra mengaku lampu indikator sistem pengereman ABS menyala dan rem tidak berfungsi normal.

“Remnya blong, lampu ABS menyala. Saya sempat banting setir dan benturkan mobil ke pembatas jalan supaya bisa mengurangi laju,” katanya.

Dalam kondisi darurat, terdapat sepeda motor di depan kendaraannya. Untuk menghindari tabrakan yang berpotensi menimbulkan korban, Andra memutuskan membanting setir ke arah kanan.

Baca Juga :  Di Graha Bhayangkara, Kapolresta Palangka Raya Hadiri Rapim Polri Tingkat Polda Kalteng

“Kalau diteruskan bisa kena motor. Jadi saya banting ke kanan, niatnya ke pohon supaya berhenti, tapi malah masuk ke drainase,” tuturnya.

Warga sekitar yang melihat kejadian langsung memberikan pertolongan. Proses evakuasi kendaraan dilakukan dengan bantuan petugas pemadam kebakaran (Damkar) bersama masyarakat setempat.

Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian pengguna jalan, namun tidak menimbulkan kemacetan panjang. Pihak berwenang mengimbau para pengendara agar rutin memeriksa kondisi kendaraan, khususnya sistem pengereman, guna mencegah kejadian serupa. (*/rls/tim/red)

Berita Terkait

KPHP Barito Hilir Belum Beri Klarifikasi soal Surat Pemanfaatan Kayu PT BPM, Transparansi Dipertanyakan
Dishut Kalteng Perkuat Basis Data Konservasi Orangutan, Agustan Saining: Kebijakan Harus Berlandaskan Data Valid
Di Hari Jadi ke-69, Davidson Lambung Optimistis Palangka Raya Semakin Maju
Perkuat Ketahanan Keluarga, Rumah Pintar Askari dan Dinas P3APPKB Kapuas Gelar Parenting Lintas Sektoral
“Dulu Gemerlap, Kini Gelap — Nasib Lampu Hias Jembatan Kahayan yang Dirindukan Warga Palangka Raya”
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Agustan Saining Ajak Jadikan Semangat Hijrah sebagai Penguat Integritas dan Pengabdian
Agustiar Sabran Lepas Kontingen Pesparawi Kalteng ke Ajang Nasional, Tekankan Disiplin dan Semangat Kebersamaan
LSR-LPMT Kalteng Apresiasi Pengabdian Brigjen Pol Andreas Wayan Wicaksono di Momen Ulang Tahun

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 16:04 WIB

KPHP Barito Hilir Belum Beri Klarifikasi soal Surat Pemanfaatan Kayu PT BPM, Transparansi Dipertanyakan

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:05 WIB

Dishut Kalteng Perkuat Basis Data Konservasi Orangutan, Agustan Saining: Kebijakan Harus Berlandaskan Data Valid

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:01 WIB

Di Hari Jadi ke-69, Davidson Lambung Optimistis Palangka Raya Semakin Maju

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:56 WIB

Perkuat Ketahanan Keluarga, Rumah Pintar Askari dan Dinas P3APPKB Kapuas Gelar Parenting Lintas Sektoral

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:15 WIB

“Dulu Gemerlap, Kini Gelap — Nasib Lampu Hias Jembatan Kahayan yang Dirindukan Warga Palangka Raya”

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page