Diajak Balikan Tak Mau, Mantan Pacar Masih Ganggu dan Ancam Rusak Karir dengan Dukun, Mahasiswi Penyanyi Curhat ke Cak Sam

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya – Seorang mahasiswi berinisial Bunga (20) yang juga berprofesi sebagai penyanyi di Palangka Raya, mengaku kerap diganggu dan diancam oleh mantan pacarnya, Kumbang (21), oknum mahasiswa asal Kabupaten Murung Raya (Mura).

Bunga menceritakan curhatannya kepada Cak Sam Polda Kalteng, Rabu (1/10/2025) siang. Ia mengaku tak ingin kembali menjalin hubungan dengan Kumbang lantaran sifat mantannya yang temperamen dan arogan. Namun, Kumbang tidak terima dan justru sering mengganggu, bahkan mengancam akan merusak wajah serta karir Bunga dengan meminta bantuan dukun.

Baca Juga :  Sambut Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV, Polres Pulang Pisau Berikan Bantuan Alat Pertanian

Selain berstatus mahasiswa, Kumbang diketahui juga bekerja sebagai bartender atau pramutama bar di salah satu tempat hiburan malam di Palangka Raya.

Mendengar curhat Bunga, Cak Sam berupaya menghubungi Kumbang untuk dilakukan pembinaan dan mediasi. Namun, Kumbang bersikap tidak kooperatif dan cenderung melawan.

Tidak menyerah, Cak Sam kemudian menghubungi pihak kampus, termasuk dosen, dekan, serta ketua jurusan Kumbang. Akhirnya, pertemuan digelar di kampus dengan menghadirkan Bunga dan Kumbang.

Baca Juga :  PROF. DR. JUANDA, S.H., M.H.Guru Besar Hukum Tata Negara, Universitas Esa Unggul Jakarta

Dalam forum tersebut, Cak Sam memberikan pembinaan agar Kumbang menghentikan tindakannya yang mengganggu serta tidak lagi melontarkan ancaman. Di hadapan dosen pembimbing, dekan, dan ketua jurusan, Kumbang akhirnya mengakui kesalahannya, meminta maaf kepada Bunga, serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.(*/rls/hms/red).

Berita Terkait

LPG 3 Kg Langka di Kawasan Mandawai Palangka Raya, Pedagang dan Warga Keluhkan Sulitnya Pasokan
Pimpin IWO Kalteng Lima Tahun ke Depan, Endra Setiawan Siapkan Program Strategis
Penyelesaian Polemik Zheze Galuh Ditempuh Lewat Jalur Adat, Damang Pahandut Siapkan Prosesi Perdamaian
KPHP Barito Hilir Belum Beri Klarifikasi soal Surat Pemanfaatan Kayu PT BPM, Transparansi Dipertanyakan
Dishut Kalteng Perkuat Basis Data Konservasi Orangutan, Agustan Saining: Kebijakan Harus Berlandaskan Data Valid
Di Hari Jadi ke-69, Davidson Lambung Optimistis Palangka Raya Semakin Maju
Perkuat Ketahanan Keluarga, Rumah Pintar Askari dan Dinas P3APPKB Kapuas Gelar Parenting Lintas Sektoral
“Dulu Gemerlap, Kini Gelap — Nasib Lampu Hias Jembatan Kahayan yang Dirindukan Warga Palangka Raya”

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:33 WIB

LPG 3 Kg Langka di Kawasan Mandawai Palangka Raya, Pedagang dan Warga Keluhkan Sulitnya Pasokan

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:54 WIB

Pimpin IWO Kalteng Lima Tahun ke Depan, Endra Setiawan Siapkan Program Strategis

Senin, 22 Juni 2026 - 19:53 WIB

Penyelesaian Polemik Zheze Galuh Ditempuh Lewat Jalur Adat, Damang Pahandut Siapkan Prosesi Perdamaian

Senin, 22 Juni 2026 - 16:04 WIB

KPHP Barito Hilir Belum Beri Klarifikasi soal Surat Pemanfaatan Kayu PT BPM, Transparansi Dipertanyakan

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:05 WIB

Dishut Kalteng Perkuat Basis Data Konservasi Orangutan, Agustan Saining: Kebijakan Harus Berlandaskan Data Valid

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page