LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA — Komando Distrik Militer (Kodim) 1016/Palangka Raya terus mempercepat pembangunan Jembatan Garuda yang berada di Kelurahan Habaring Hurung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya. Memasuki tahapan perakitan besi lantai dan pemasangan pagar jembatan, proses pembangunan kini menunjukkan progres signifikan berkat keterlibatan aktif personel TNI bersama masyarakat setempat.
Pada Minggu (10/5/2026), suasana gotong royong tampak begitu kuat di lokasi pembangunan. Personel TNI dari Koramil 1016-02/Bukit Batu bersama warga bahu-membahu menyelesaikan pengerjaan konstruksi secara bertahap guna memastikan kualitas dan kekuatan jembatan yang dibangun.
Komandan Kodim 1016/Palangka Raya, Kolonel Inf Kurniawan Agung Sancoyo, S.E., M.Han melalui Babinsa Koramil 1016-02/Bukit Batu, Peltu Klinius menegaskan bahwa percepatan pembangunan dilakukan sebagai bentuk komitmen TNI dalam membantu meningkatkan infrastruktur masyarakat, khususnya di wilayah yang selama ini membutuhkan akses transportasi yang lebih memadai.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda bukan sekadar proyek fisik semata, melainkan juga simbol kebersamaan dan kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di daerah.
“Pembangunan terus kami kebut dan saat ini sudah memasuki tahap perakitan besi lantai serta pemasangan pagar jembatan. Seluruh proses dilakukan bersama masyarakat dengan semangat gotong royong yang sangat luar biasa,” ujar Peltu Klinius mewakili Dandim 1016/Palangka Raya.
Ia menjelaskan, keterlibatan masyarakat dalam pengerjaan menjadi faktor penting yang mempercepat progres pembangunan. Selain membantu tenaga di lapangan, warga juga menunjukkan antusiasme tinggi karena jembatan tersebut nantinya akan menjadi akses vital bagi aktivitas sehari-hari masyarakat.
Kolonel Inf Kurniawan Agung Sancoyo juga menilai sinergi antara TNI dan warga merupakan kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Semangat kebersamaan itu, kata dia, menjadi cerminan kuat budaya gotong royong yang terus dijaga di tengah kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah.
“Melalui kebersamaan dan kerja sama yang solid, pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat. Ini yang terus kami dorong di lapangan,” katanya.
Lebih lanjut dijelaskan, pembangunan Jembatan Garuda memiliki nilai strategis karena akan membuka akses transportasi yang lebih aman dan efisien bagi masyarakat Kelurahan Habaring Hurung dan sekitarnya. Selama ini, warga kerap menghadapi kendala mobilitas terutama saat kondisi cuaca kurang mendukung.
Keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian, aktivitas ekonomi warga, hingga mempermudah akses pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Selain fokus pada percepatan pengerjaan, personel di lapangan juga tetap mengedepankan kualitas konstruksi agar jembatan memiliki daya tahan yang kuat dan aman digunakan dalam jangka panjang.
Dandim 1016/Palangka Raya berharap pembangunan Jembatan Garuda dapat segera rampung sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Ia juga mengapresiasi dukungan dan partisipasi warga yang terus terlibat aktif dalam setiap tahapan pembangunan.
“Kami berharap jembatan ini nantinya benar-benar menjadi sarana yang membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperlancar aktivitas ekonomi, dan memperkuat konektivitas antarwilayah,” ujarnya.
Pembangunan yang dilakukan secara kolaboratif antara TNI dan masyarakat tersebut kembali menegaskan peran aktif TNI tidak hanya dalam menjaga pertahanan dan keamanan, tetapi juga hadir membantu percepatan pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.(*/rls/pen/red)







