Warga Haragandang Keluhkan Kekosongan Tenaga Kesehatan, Anggota DPRD Minta Pemda Barito Utara Segera Bertindak

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Patih Herman AB, Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara dari Partai Demokrat. (fhoto:ist/*/red-lintaskalimantan.co)

Patih Herman AB, Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara dari Partai Demokrat. (fhoto:ist/*/red-lintaskalimantan.co)

LINTASKALIMANTAN.CO | Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, berharap Pemerintah Kabupaten Barito Utara memberikan perhatian serius terhadap keluhan masyarakat Desa Haragandang, Kecamatan Lahei, terkait tidak adanya tenaga kesehatan seperti mantri maupun bidan di desa tersebut selama kurang lebih empat tahun terakhir.

Menurut Herman, kondisi tersebut sangat memprihatinkan karena pelayanan kesehatan dasar merupakan kebutuhan utama masyarakat yang harus dipenuhi pemerintah, terlebih bagi warga yang tinggal di wilayah pedesaan dan cukup jauh dari pusat layanan kesehatan.

Ia mengatakan, keluhan masyarakat Desa Haragandang sudah beberapa kali disampaikan dan hingga kini masih menjadi persoalan yang dirasakan langsung warga. Ketiadaan tenaga kesehatan di desa membuat masyarakat kesulitan mendapatkan pelayanan medis dasar, terutama untuk penanganan ibu hamil, balita, lansia, maupun warga yang mengalami sakit mendadak.

“Ini harus menjadi atensi dan perhatian serius pemerintah daerah. Masyarakat Desa Haragandang juga memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Jangan sampai warga terus mengalami kesulitan hanya karena tidak ada mantri ataupun bidan yang bertugas di desa,” ujar Herman, Rabu (13/05/26).

Baca Juga :  HUT ke-59 Polhut, Kalteng Tegaskan Peran Strategis Penjaga Hutan dan Keselamatan Publik

Ia menilai keberadaan tenaga kesehatan di desa sangat penting karena menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Selain memberikan pelayanan pengobatan dasar, bidan maupun mantri juga memiliki peran penting dalam penanganan persalinan, pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, serta penanganan awal keadaan darurat sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.

Anggota DPRD ini mengaku prihatin atas kondisi yang dialami masyarakat Haragandang. Menurutnya, selama empat tahun tanpa tenaga kesehatan tetap tentu sangat berdampak terhadap pelayanan kesehatan warga desa.

“Kasihan masyarakat kalau harus selalu pergi jauh hanya untuk berobat atau memeriksakan kondisi kesehatan. Apalagi jika ada warga sakit pada malam hari atau ibu yang akan melahirkan tentu sangat berisiko,” katanya.

Ia meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara segera melakukan evaluasi dan mengambil langkah cepat untuk menempatkan kembali tenaga kesehatan di Desa Haragandang. Menurutnya, pemerintah daerah harus memastikan pelayanan kesehatan di seluruh desa berjalan merata tanpa terkecuali.

Baca Juga :  Kapolsek Lahei Kawal Penyelesaian Sengketa Lahan Warga dan PT Pada Idi, Utamakan Musyawarah Demi Kamtibmas Kondusif

Selain itu, Patih Herman juga berharap persoalan kekurangan tenaga kesehatan tidak hanya menjadi perhatian sementara, tetapi benar-benar dicarikan solusi permanen agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal dalam jangka panjang.

“Pemerintah daerah melalui dinas terkait harus segera mencarikan solusi. Jangan sampai masyarakat terus menunggu tanpa kepastian. Minimal ada tenaga kesehatan yang standby dan aktif memberikan pelayanan di desa,” tegasnya.

Masyarakat Desa Haragandang sendiri berharap Pemerintah segera menempatkan bidan maupun mantri agar pelayanan kesehatan kembali tersedia di desa mereka. Warga mengaku selama ini mengalami kesulitan ketika membutuhkan pertolongan medis karena harus menuju daerah lain yang jaraknya cukup jauh dan membutuhkan waktu tempuh yang tidak singkat.

Dengan adanya perhatian dari DPRD Barito Utara, masyarakat berharap aspirasi mereka dapat segera ditindaklanjuti pemerintah daerah demi meningkatkan pelayanan kesehatan dan keselamatan warga di Desa Haragandang. (*/rls/anung/tim-red)

Berita Terkait

Nomor Putusan Tak Dicantumkan, Notulen Pemberian Tali Asih PT NPR Dipertanyakan: Pemilik Lahan Tak Hadir, Potensi Konflik Sosial Mengemuka
Janji PLN Dinilai Tak Terbukti, Aksi Kelima GPG Kembali Guncang Kantor PLN UP3 Palangka Raya
252 Calon Jemaah Ikuti Latihan Manasik Umrah PT Alkamila
H. Man Pemilik Molding di Pangkalan Banteng Klarifikasi Dugaan Pengetapan Solar Bersubsidi di SPBU
Damang Lahei Dampingi Cek Lapangan Sengketa Lahan, Ajak Masyarakat Barito Utara Kedepankan Dialog Damai
Kapolsek Lahei Kawal Penyelesaian Sengketa Lahan Warga dan PT Pada Idi, Utamakan Musyawarah Demi Kamtibmas Kondusif
Moulding Disorot di Pangkalan Banteng, Diduga Pengetap Solar Bersubsidi
Demi Terangnya Gunung Purei, 11 Pemerintah Desa Bersatu Gotong Royong Bersihkan Jalur Tiang Induk PLN Tanpa Ganti Rugi

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:57 WIB

Nomor Putusan Tak Dicantumkan, Notulen Pemberian Tali Asih PT NPR Dipertanyakan: Pemilik Lahan Tak Hadir, Potensi Konflik Sosial Mengemuka

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Janji PLN Dinilai Tak Terbukti, Aksi Kelima GPG Kembali Guncang Kantor PLN UP3 Palangka Raya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:19 WIB

252 Calon Jemaah Ikuti Latihan Manasik Umrah PT Alkamila

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:57 WIB

H. Man Pemilik Molding di Pangkalan Banteng Klarifikasi Dugaan Pengetapan Solar Bersubsidi di SPBU

Rabu, 5 Agustus 2026 - 01:32 WIB

Damang Lahei Dampingi Cek Lapangan Sengketa Lahan, Ajak Masyarakat Barito Utara Kedepankan Dialog Damai

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page