Gubernur Kalteng Tegaskan HIPMI Mitra Strategis Pembangunan Ekonomi Daerah

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalimantan Tengah memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan.

Penegasan tersebut disampaikan gubernur saat membuka kegiatan Forum Bisnis Daerah (FORBISDA) BPD HIPMI Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Senin (11/5/2026).

Dalam sambutannya, Agustiar Sabran menilai penguatan sektor usaha, khususnya yang digerakkan generasi muda, menjadi salah satu fondasi penting dalam mempercepat transformasi ekonomi Kalimantan Tengah di tengah tantangan global yang semakin dinamis.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang merata. Dibutuhkan sinergi kuat bersama dunia usaha, termasuk organisasi pengusaha muda seperti HIPMI, agar berbagai program pembangunan dapat berjalan efektif dan memberi dampak langsung kepada masyarakat.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memandang penguatan dunia usaha, khususnya pelaku usaha muda, merupakan salah satu kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Agustiar Sabran.

Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya FORBISDA yang dinilai menjadi forum strategis untuk memperkuat kapasitas organisasi, membangun jejaring bisnis, serta memperluas kolaborasi antara pengusaha muda dan pemerintah daerah.

Gubernur menekankan bahwa situasi ekonomi global saat ini menuntut pelaku usaha untuk mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan teknologi, transformasi digital, hingga meningkatnya kompetisi pasar. Karena itu, HIPMI Kalteng didorong untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat inovasi usaha.

Baca Juga :  RSUD Doris Sylvanus Klarifikasi Kasus Pemasangan IUD dan Operasi Pasien, Tegaskan Tindakan Sesuai Prosedur

Menurutnya, pengusaha muda Kalimantan Tengah harus mampu memanfaatkan potensi besar daerah, mulai dari sektor perkebunan, pertambangan, kehutanan, pertanian, hingga ekonomi kreatif dan UMKM berbasis digital.

Agustiar juga menyoroti pentingnya hilirisasi sumber daya alam agar nilai tambah ekonomi tidak hanya dinikmati di luar daerah. Ia berharap HIPMI dapat mengambil peran dalam membangun industri pengolahan dan menciptakan ekosistem usaha yang mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan HIPMI perlu diperkuat melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi, peningkatan investasi, pengembangan UMKM, hilirisasi sumber daya daerah, hingga penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, gubernur mengajak seluruh kader HIPMI untuk membangun semangat kewirausahaan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan komitmen terhadap pembangunan daerah.

Ia menilai keberhasilan seorang pengusaha tidak semata diukur dari capaian ekonomi, tetapi juga dari kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.

“Jadilah pengusaha muda yang tidak hanya mengejar keuntungan semata, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat,” pesannya.

Baca Juga :  Polsek Sabangau Lakukan Quick Respon Atasi Laporan Warga Terkait Orang Mengamuk di Jalan Matal

Agustiar Sabran juga berharap FORBISDA mampu melahirkan berbagai gagasan konstruktif dan rekomendasi strategis yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi daerah ke depan.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Kalimantan Tengah, Bintang Agustiar Sabran, menyampaikan bahwa FORBISDA menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pengusaha muda dan pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan kompetitif.

Menurutnya, pengusaha muda memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja, pengembangan usaha produktif, serta peningkatan daya saing daerah.

“Kita harus mampu bersinergi bersama pemerintah daerah untuk menciptakan lapangan kerja, mendorong investasi, dan meningkatkan daya saing ekonomi lokal menuju Kalimantan Tengah yang semakin maju dan berkah,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya dukungan terhadap pertumbuhan wirausaha muda melalui kemudahan perizinan, akses pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan usaha agar mampu berkembang secara berkelanjutan.

Kegiatan FORBISDA BPD HIPMI Kalimantan Tengah Tahun 2026 tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kalimantan Tengah, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, Wakil Bendahara BPP HIPMI Ade Jona Prasetiyo, kepala perangkat daerah dan instansi vertikal lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, akademisi, mitra usaha, serta para peserta forum bisnis daerah.(*/rls/sgn/red)

 

 

 

Sumber MMC Kalteng

Berita Terkait

Musim Durian Tiba, Raja Durian Borneo Palangka Raya Tawarkan Harga Terjangkau dan Kualitas Terjamin
Stan Raja Durian Borneo jalan Adonis Samad Palangkaraya Harga Terjangkau rasa memuaskan
Musim Durian Tiba, Pasokan Melimpah Bikin Harga di Palangka Raya Lebih Terjangkau Narasi: Palangka Raya — Memasuki musim durian, pasokan buah dari wilayah Pontianak dan Kasongan membanjiri pasar di Kota Palangka Raya. Melimpahnya pasokan membuat harga durian menjadi lebih terjangkau dan menarik minat masyarakat untuk berburu buah beraroma khas tersebut. Sayuti, penjaga stan durian di Jalan Adonis Samad, tepat di seberang Casanova Gym Center, mengatakan harga durian saat ini cukup bervariasi. Untuk durian ukuran sedang, pembeli dapat membawa pulang empat buah dengan harga Rp100 ribu. Sementara durian berukuran besar dijual hingga Rp150 ribu untuk empat buah. “Durian yang datang saat ini sebagian besar berasal dari Pontianak dan Kasongan. Karena pasokannya banyak, harga juga lebih bersahabat dibanding biasanya,” ujar Sayuti. Salah seorang pembeli, Rinto, mengaku bersama keluarganya kerap membeli durian di stan tersebut. Menurutnya, selain kualitas buah yang baik, harga yang ditawarkan juga lebih murah dibandingkan penjual lain. “Kami sekeluarga sering beli di sini karena harganya lebih murah daripada di tempat lain,” kata Rinto. Melimpahnya pasokan durian pada musim panen ini menjadi berkah bagi para pencinta durian di Palangka Raya, yang kini dapat menikmati buah favorit mereka dengan harga yang lebih terjangkau.
Ketua IPJI dan PWI Kalteng Perkuat Kapasitas Jurnalistik melalui Media Gathering PAMA Group 2026
HUT ke-14 LSR-LPMT Digelar Sederhana, Fokus pada Aksi Sosial dan Kemanusiaan
Benteng Hijau Penjaga Pesisir: Mengapa Mangrove Penting bagi Masa Depan Indonesia? 
Heboh! Belasan Makam di Barito Timur Ditemukan Berlubang Misterius, Polisi Selidiki Dugaan Pembongkaran
Puluhan Awak Media Hadiri Makan Siang dan Silaturahmi di Rumah Makan Shanghai Palangka Raya

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:40 WIB

Musim Durian Tiba, Raja Durian Borneo Palangka Raya Tawarkan Harga Terjangkau dan Kualitas Terjamin

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:10 WIB

Stan Raja Durian Borneo jalan Adonis Samad Palangkaraya Harga Terjangkau rasa memuaskan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:08 WIB

Musim Durian Tiba, Pasokan Melimpah Bikin Harga di Palangka Raya Lebih Terjangkau Narasi: Palangka Raya — Memasuki musim durian, pasokan buah dari wilayah Pontianak dan Kasongan membanjiri pasar di Kota Palangka Raya. Melimpahnya pasokan membuat harga durian menjadi lebih terjangkau dan menarik minat masyarakat untuk berburu buah beraroma khas tersebut. Sayuti, penjaga stan durian di Jalan Adonis Samad, tepat di seberang Casanova Gym Center, mengatakan harga durian saat ini cukup bervariasi. Untuk durian ukuran sedang, pembeli dapat membawa pulang empat buah dengan harga Rp100 ribu. Sementara durian berukuran besar dijual hingga Rp150 ribu untuk empat buah. “Durian yang datang saat ini sebagian besar berasal dari Pontianak dan Kasongan. Karena pasokannya banyak, harga juga lebih bersahabat dibanding biasanya,” ujar Sayuti. Salah seorang pembeli, Rinto, mengaku bersama keluarganya kerap membeli durian di stan tersebut. Menurutnya, selain kualitas buah yang baik, harga yang ditawarkan juga lebih murah dibandingkan penjual lain. “Kami sekeluarga sering beli di sini karena harganya lebih murah daripada di tempat lain,” kata Rinto. Melimpahnya pasokan durian pada musim panen ini menjadi berkah bagi para pencinta durian di Palangka Raya, yang kini dapat menikmati buah favorit mereka dengan harga yang lebih terjangkau.

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:23 WIB

Ketua IPJI dan PWI Kalteng Perkuat Kapasitas Jurnalistik melalui Media Gathering PAMA Group 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:43 WIB

HUT ke-14 LSR-LPMT Digelar Sederhana, Fokus pada Aksi Sosial dan Kemanusiaan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page