LINTAS KALIMANTAN | PALANGKARAYA – Fairid Naparin menegaskan kondisi distribusi dan pelayanan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palangka Raya hingga Sabtu siang masih berlangsung aman, tertib, dan terkendali meskipun antrean kendaraan masih terlihat di beberapa titik pengisian BBM.
Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus melakukan pemantauan langsung di lapangan guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar serta tidak menimbulkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas.
Fairid mengatakan, antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU masih dalam kategori normal dan belum sampai mengganggu stabilitas pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta warga tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
“Kami terus memantau kondisi di lapangan bersama Forkopimda dan instansi terkait. Secara umum situasi masih aman, distribusi BBM berjalan dan pelayanan di SPBU tetap normal,” ujar Fairid.
Menurutnya, pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan pihak Pertamina guna memastikan pasokan BBM di wilayah Kota Palangka Raya tetap tersedia dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panic buying. Belilah BBM sesuai kebutuhan karena pemerintah bersama pihak terkait terus memastikan stok tetap tersedia dan distribusi berjalan lancar,” tegasnya.
Berdasarkan pantauan di sejumlah SPBU pada Sabtu siang, antrean kendaraan roda empat masih terlihat di beberapa lokasi, terutama untuk pengisian BBM jenis Pertamax. Namun aktivitas pengisian tetap berlangsung tertib dengan pengawasan petugas di lapangan.
Di SPBU Jalan Imam Bonjol, antrean kendaraan untuk Pertalite terpantau relatif normal dan tidak mengalami kepadatan berarti. Sementara antrean kendaraan roda empat untuk pengisian Pertamax terlihat cukup panjang, namun arus kendaraan tetap bergerak lancar.
Kondisi serupa terlihat di SPBU Jalan RTA Milono. Antrean kendaraan roda empat masih tampak memanjang di area pengisian, sedangkan antrean kendaraan roda dua hanya berada di sekitar depan pagar SPBU dan tidak sampai mengganggu arus lalu lintas.
Sementara itu, di SPBU Jalan Mahir Mahar, aktivitas pelayanan BBM juga masih berjalan normal meskipun antrean kendaraan roda empat terlihat meningkat pada jam-jam tertentu. Situasi di lokasi tetap terkendali dengan pengawasan dari petugas gabungan.
Adapun di kawasan SPBU Bundaran Burung Jalan Soekarno, antrean kendaraan juga masih terlihat namun tidak menyebabkan kemacetan signifikan. Petugas SPBU tetap melayani masyarakat secara maksimal dengan pengaturan antrean yang tertib.
Fairid menegaskan Pemko Palangka Raya akan terus melakukan pengawasan intensif bersama aparat keamanan dan instansi terkait agar situasi tetap kondusif di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat di SPBU.
“Kehadiran pemerintah di lapangan untuk memastikan masyarakat merasa aman dan pelayanan tetap berjalan optimal. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang tetap tertib saat mengantre,” katanya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Hadi Suwandoyo, menambahkan pihaknya terus melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan SPBU guna mencegah antrean meluas ke badan jalan.
“Kami terus berkoordinasi untuk memastikan antrean kendaraan tidak sampai mengganggu lalu lintas umum. Sampai saat ini kondisi masih terkendali,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Satpol PP Kota Palangka Raya, Berlianto. Ia menyebut petugas gabungan tetap bersiaga melakukan pemantauan guna mengantisipasi potensi gangguan ketertiban masyarakat.
“Kami terus melakukan pengawasan bersama unsur terkait agar situasi tetap aman dan masyarakat tetap tertib saat melakukan pengisian BBM,” katanya.
Salah seorang warga yang mengantre di kawasan Jalan RTA Milono mengaku kondisi antrean saat ini masih tergolong normal dan pelayanan di SPBU tetap berjalan baik.
“Kalau menurut saya masih biasa saja. Memang antreannya ada, tapi tetap teratur dan masih bisa terlayani,” ujar seorang pengendara roda empat.
Pemerintah Kota Palangka Raya kembali mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh isu-isu yang dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat. Pemko memastikan distribusi BBM di wilayah Kota Palangka Raya terus dipantau secara intensif agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan pelayanan publik berjalan optimal. (*/rls/sgn/red)







