Hari Jadi ke-69 Kalteng Disiapkan Meriah di Tengah Efisiensi, Pemprov Dorong Inovasi dan Dampak Nyata

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 melalui rapat koordinasi yang digelar di Aula Eka Hapakat, Lantai III Kantor Gubernur, Kamis (9/4/2026).

Rapat dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, yang menegaskan bahwa peringatan tahun ini harus tetap berlangsung meriah meskipun dihadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran.

Dalam arahannya, Linae menyampaikan bahwa Gubernur Kalimantan Tengah menaruh perhatian besar terhadap kualitas pelaksanaan peringatan hari jadi daerah tersebut. Ia menekankan bahwa keberhasilan kegiatan tidak hanya bergantung pada satu atau dua organisasi perangkat daerah (OPD), melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor secara menyeluruh.

“Walaupun saat ini kita berada dalam kondisi efisiensi anggaran, Bapak Gubernur menegaskan bahwa pelaksanaan Hari Jadi ke-69 harus tetap meriah. Ini hanya dapat terwujud jika seluruh perangkat daerah bekerja bersama dan tidak berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya.

Menurut Linae, rangkaian kegiatan yang disusun tidak boleh sekadar menjadi rutinitas tahunan. Pemerintah daerah didorong untuk menghadirkan inovasi baru yang mampu memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat, sekaligus memperkuat keterlibatan berbagai elemen, mulai dari TNI/Polri, sektor swasta, komunitas, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan direncanakan dimulai sejak April 2026, dengan sejumlah agenda strategis yang telah menjadi ikon daerah. Di antaranya Festival Budaya Isen Mulang, Kalteng Expo, karnaval budaya, hingga lomba olahraga tradisional yang akan dikemas lebih menarik dan partisipatif.

Lebih jauh, Linae menekankan pentingnya kesiapan konsep sejak tahap awal, termasuk penentuan tema dan logo peringatan. Ia mengingatkan agar kedua elemen tersebut tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga memiliki makna filosofis yang kuat serta mencerminkan identitas dan karakter Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Patroli Dialogis R.4 Unit Samapta Polsek Pahandut Jaga Kamtibmas di Kota Palangka Raya

Seluruh perangkat daerah diminta untuk menyampaikan rencana kegiatan masing-masing paling lambat 23 April 2026, guna memastikan koordinasi berjalan efektif dan pelaksanaan dapat dipersiapkan secara optimal.

Selain itu, evaluasi terhadap pelaksanaan tahun sebelumnya juga menjadi perhatian serius dalam rapat tersebut. Linae berharap berbagai kekurangan yang terjadi sebelumnya tidak terulang kembali, dan efisiensi anggaran justru dapat mendorong kreativitas serta optimalisasi sumber daya yang tersedia.

“Efisiensi bukan berarti menurunkan kualitas. Justru ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan menghadirkan kegiatan yang lebih tepat sasaran serta berdampak nyata,” tegasnya.

Sementara itu, Staf Khusus Gubernur Kalimantan Tengah, Herson B Aden, menyoroti pentingnya menghadirkan konsep kegiatan yang memiliki ciri khas dan nilai pembeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ia menilai, peringatan Hari Jadi tidak harus diisi dengan banyak kegiatan, tetapi harus fokus pada program-program yang ikonik, berkesan, dan memberikan dampak langsung terhadap masyarakat, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat citra daerah.

“Kegiatan tahun ini harus punya karakter yang kuat. Tidak perlu terlalu banyak, tetapi yang dilaksanakan harus benar-benar terasa manfaatnya, baik dari sisi ekonomi maupun branding daerah,” ujarnya.

Herson juga mendorong panitia pelaksana untuk mengedepankan ide-ide kreatif meskipun berada dalam keterbatasan anggaran. Ia menekankan bahwa setiap kegiatan harus memiliki nilai tambah yang jelas dan terukur bagi masyarakat.

Dalam aspek publikasi, ia menilai branding menjadi kunci penting dalam memperluas gaung peringatan hingga ke tingkat nasional. Oleh karena itu, percepatan penetapan tema dan logo menjadi prioritas agar dapat segera disosialisasikan secara luas, termasuk ke seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.

Dalam rapat tersebut juga disampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan mengacu pada Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 100.3.3.1/80/2026 tentang Panitia Pelaksana Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Pos Pelayanan Ops Ketupat Telabang 2026 Bandara Tjilik Riwut Terima Kunjungan Karoops Polda Kalteng

Sejumlah agenda utama menjadi fokus dalam peringatan tahun ini. Festival Budaya Isen Mulang ditargetkan dapat masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN), sehingga mampu menarik perhatian wisatawan nasional maupun internasional. Sementara itu, Kalteng Expo diarahkan menjadi bagian dari program nasional dengan melibatkan partisipasi provinsi lain.

Karnaval budaya juga direncanakan berlangsung lebih meriah dengan partisipasi luas dari berbagai elemen masyarakat, sedangkan lomba olahraga tradisional akan dimaksimalkan sebagai upaya pelestarian kearifan lokal.

Di samping agenda utama, berbagai kegiatan pendukung juga akan digelar, seperti bakti sosial, anjangsana, ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Sanaman Lampang, serta temu usaha yang mempertemukan pelaku usaha dengan investor guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Untuk mendukung publikasi, desain logo peringatan ditugaskan kepada Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik), sementara penyiapan tema menjadi tanggung jawab Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah. Peluncuran logo dan tema ditargetkan pada 30 April 2026 dan mulai digunakan secara resmi pada 1 Mei 2026.

Melalui sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah optimistis peringatan Hari Jadi ke-69 tahun ini tidak hanya berlangsung sukses dan meriah, tetapi juga mampu memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat.

Momentum ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan sebagai langkah strategis dalam memperkuat identitas daerah, mempromosikan potensi unggulan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata Kalimantan Tengah di tingkat nasional.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang menyatakan kesiapan untuk berkontribusi dalam menyukseskan peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026.(*/rls/dgn/red)

Berita Terkait

Antrean BBM Tak Kunjung Usai, SUMBO Desak Pemerintah dan Pertamina Evaluasi Distribusi
Kapolda Kalteng Dukung Film Kolosal “DAYAK”, Siap Kawal Produksi Hingga Angkat Budaya Bumi Tambun Bungai ke Pentas Nasional
Ngemiloh Resmi Hadir di Muara Teweh, Tawarkan Sensasi “Bebas Racik Sesukamu”
Terus Dikebut, Progres Jembatan Garuda di Habaring Hurung Capai 55 Persen
Bhabinkamtibmas Pahandut Laksanakan Pengamanan dan Monitoring Penyaluran Bantuan Pangan Bulog
Patroli Dini Hari, Polresta Palangka Raya Intensifkan Pencegahan Balap Liar dan Kejahatan Jalanan
Divkum Polri Gelar Penyuluhan di Polda Kalteng, Tekankan Penegakan Hukum Humanis dan Berkeadilan

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:06 WIB

Antrean BBM Tak Kunjung Usai, SUMBO Desak Pemerintah dan Pertamina Evaluasi Distribusi

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:12 WIB

Kapolda Kalteng Dukung Film Kolosal “DAYAK”, Siap Kawal Produksi Hingga Angkat Budaya Bumi Tambun Bungai ke Pentas Nasional

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:39 WIB

Ngemiloh Resmi Hadir di Muara Teweh, Tawarkan Sensasi “Bebas Racik Sesukamu”

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:04 WIB

Terus Dikebut, Progres Jembatan Garuda di Habaring Hurung Capai 55 Persen

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:44 WIB

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page