Tiga Hari Hilang di Sungai, Warga Babai Ditemukan Tewas

- Jurnalis

Kamis, 19 Februari 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN || Buntok – Upaya pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan tenggelam di wilayah Desa Babai, Kecamatan Karau Kuala, Kabupaten Barito Selatan, akhirnya membuahkan hasil. Korban bernama Misjani (37) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (19/2/2026) dini hari setelah tiga hari pencarian intensif oleh tim gabungan.

Peristiwa bermula pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Berdasarkan keterangan keluarga, korban saat itu keluar rumah menuju kebun rotan yang berada di seberang sungai Desa Babai menggunakan perahu.

Namun, selang beberapa waktu, warga menemukan perahu milik korban dalam kondisi kosong dan hanyut sekitar 100 meter dari rumah apung tempat tinggalnya. Temuan tersebut langsung memicu kekhawatiran keluarga dan warga sekitar.

Baca Juga :  Quick Respons, Polsek Rakumpit Datangi TKP Laka Lantas di Jalan Tumbang Talaken

Warga bersama keluarga korban sempat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi. Karena korban tak kunjung ditemukan, kejadian itu kemudian dilaporkan ke BPBD Kabupaten Barito Selatan untuk dilakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Kepala BPBD Barsel, Agus In Yulius, mengatakan pencarian melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas Palangka Raya, unsur TNI, Polri, serta dibantu masyarakat dan keluarga korban. Penyisiran dilakukan menyusuri aliran sungai dari lokasi kejadian awal.

Baca Juga :  Jumat Curhat Polsek Sepang, Kapolsek Ipda Purwanto Perkuat Sinergi Kamtibmas Bersama Masyarakat

“Setelah tiga hari pencarian, korban akhirnya ditemukan pada Kamis sekitar pukul 04.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan berjarak kurang lebih dua kilometer dari LKP,” ujar Agus.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi oleh tim SAR gabungan ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya warga yang beraktivitas menggunakan perahu di sungai, agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan faktor keselamatan, terutama saat kondisi arus sungai tidak menentu.(*/rls/tim/red).

Berita Terkait

Harga BBM Eceran di Barito Utara Meroket, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Kelangkaan Pertalite
Nomor Putusan Tak Dicantumkan, Notulen Pemberian Tali Asih PT NPR Dipertanyakan: Pemilik Lahan Tak Hadir, Potensi Konflik Sosial Mengemuka
Janji PLN Dinilai Tak Terbukti, Aksi Kelima GPG Kembali Guncang Kantor PLN UP3 Palangka Raya
252 Calon Jemaah Ikuti Latihan Manasik Umrah PT Alkamila
H. Man Pemilik Molding di Pangkalan Banteng Klarifikasi Dugaan Pengetapan Solar Bersubsidi di SPBU
Damang Lahei Dampingi Cek Lapangan Sengketa Lahan, Ajak Masyarakat Barito Utara Kedepankan Dialog Damai
Kapolsek Lahei Kawal Penyelesaian Sengketa Lahan Warga dan PT Pada Idi, Utamakan Musyawarah Demi Kamtibmas Kondusif
Moulding Disorot di Pangkalan Banteng, Diduga Pengetap Solar Bersubsidi

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 03:37 WIB

Harga BBM Eceran di Barito Utara Meroket, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Kelangkaan Pertalite

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:57 WIB

Nomor Putusan Tak Dicantumkan, Notulen Pemberian Tali Asih PT NPR Dipertanyakan: Pemilik Lahan Tak Hadir, Potensi Konflik Sosial Mengemuka

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:21 WIB

Janji PLN Dinilai Tak Terbukti, Aksi Kelima GPG Kembali Guncang Kantor PLN UP3 Palangka Raya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:19 WIB

252 Calon Jemaah Ikuti Latihan Manasik Umrah PT Alkamila

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:57 WIB

H. Man Pemilik Molding di Pangkalan Banteng Klarifikasi Dugaan Pengetapan Solar Bersubsidi di SPBU

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page