LINTASKALIMANTAN.CO | Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara Daerah Pemilihan (Dapil) I Kecamatan Teweh Tengah dari Partai Demokrat, Patih Herman AB, menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan momentum penting bagi anggota legislatif untuk mendengar secara langsung berbagai kebutuhan dan harapan masyarakat di daerah pemilihannya.
Hal tersebut disampaikan Patih Herman AB Jumat 26 Juni 2026 saat menanggapi berbagai usulan yang disampaikan warga dalam kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun 2026 di Kelurahan Lanjas. Menurutnya, seluruh aspirasi yang diterima akan menjadi bahan perjuangan DPRD dalam penyusunan program pembangunan daerah.
“Reses merupakan momentum penting bagi kami sebagai anggota DPRD untuk turun langsung ke tengah masyarakat, mendengar apa yang menjadi kebutuhan dan permasalahan yang mereka hadapi. Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami catat, pelajari, dan kami perjuangkan agar dapat menjadi bagian dari program pembangunan daerah sesuai dengan skala prioritas serta kemampuan anggaran pemerintah daerah,” ujar Patih Herman AB.
Ia menjelaskan bahwa aspirasi masyarakat merupakan dasar penting dalam menentukan arah pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga. Karena itu, setiap usulan yang disampaikan akan dikawal melalui mekanisme pembahasan di DPRD bersama pemerintah daerah.
Menurut Patih Herman AB, pembangunan infrastruktur dasar masih menjadi kebutuhan utama masyarakat, khususnya di kawasan permukiman. Infrastruktur yang memadai tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga berdampak terhadap kelancaran aktivitas ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.
“Infrastruktur seperti jalan lingkungan, drainase, maupun penanganan sungai memang merupakan kebutuhan dasar yang harus terus mendapatkan perhatian. Apabila sarana tersebut dibangun dengan baik, tentu akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus mengurangi berbagai persoalan lingkungan seperti banjir maupun genangan air,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat yang diwakili para Ketua RT dari lima wilayah di Kelurahan Lanjas menyampaikan sejumlah usulan pembangunan yang dinilai menjadi kebutuhan paling mendesak.
Aspirasi yang paling banyak disampaikan berkaitan dengan peningkatan infrastruktur dasar, di antaranya peningkatan jalan pada gang-gang permukiman, pembangunan dan normalisasi drainase atau parit yang terhubung dengan jalan umum, serta penanganan aliran sungai guna mengurangi potensi genangan dan mendukung kelancaran sistem drainase di kawasan permukiman.
Patih Herman AB menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan berbagai usulan secara terbuka dan konstruktif. Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan wakil rakyat menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran.
“Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang telah menyampaikan berbagai aspirasi dengan baik. Semakin banyak masukan yang kami terima, semakin jelas pula gambaran kebutuhan riil di lapangan. Kami akan berupaya mengawal usulan-usulan tersebut agar dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan reses tidak hanya menjadi agenda formal DPRD, tetapi benar-benar menjadi sarana komunikasi dua arah antara masyarakat dan wakil rakyat dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan suara masyarakat tidak berhenti pada forum reses saja, tetapi menjadi bahan pertimbangan dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Dengan kerja sama yang baik antara masyarakat, DPRD, dan pemerintah daerah, kami optimistis pembangunan di Kabupaten Barito Utara akan semakin merata dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Patih Herman AB. (*/rls/djian/red)







