“Trofeo Kotabaru Hebat Pecah! SKPD Juara, Warga Padati Lapangan Alwista Sejak Pagi”

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN ||  Masyarakat maupun SKPD sangat menunggu lagu yang diciptakan oleh pa Hj. Rhoma Irama yang berjudul Kata Pujangga dan lebih mistis kembali membuat orang berjoget mulai dari anak kecil sampai orang tua

 

 

Kegiatan Fun Match Mini Soccer Trofeo Kotabaru Hebat yang digelar di Lapangan Alwista Minisoccer, Sabtu (6/6/2026) pagi, berlangsung heboh dan masyarakat berbondong-bondong datang agar bisa menikmati pertandingan.

 

Kegiatan ini diikuti oleh para kepala SKPD beserta staf dari berbagai instansi, dengan jumlah peserta minimal 20 orang per instansi. Selain pertandingan minisoccer, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize untuk menambah semarak acara, yang bikin daya tarik minat masyarakat untuk hadir.

 

Kepala Cabang Bank Kalsel Kotabaru dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Bank Kalsel, Pemerintah Daerah, dan DPRD Kotabaru.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah, DPRD, dan Masyarakat.

Baca Juga :  Bawa 101 Gram Sabu, Dua Pria Ditangkap Ditresnarkoba Polda Kalteng di Katingan

 

“Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan dalam mendukung pembangunan Kotabaru yang lebih baik dan lebih hebat, serta mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” kata Wabup.

 

Ia juga mengingatkan para peserta untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Suasana penuh keakraban pun terasa sepanjang kegiatan, bahkan diselingi candaan mengenai kesiapan tim medis melihat semangat tinggi para peserta di lapangan.

 

Pembukaan ditandai dengan tendangan perdana oleh Wakil Bupati Kotabaru, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dari pihak penyelenggara.

 

Dalam jalannya pertandingan, tiga tim turut berpartisipasi, yakni tim SKPD, DPRD, dan Bank Kalsel. Pertandingan pertama mempertemukan SKPD melawan DPRD, dengan kemenangan diraih oleh SKPD dengan skor tipis 4 – 3. Selanjutnya, DPRD menghadapi Bank Kalsel dan harus mengakui keunggulan Bank Kalsel dengan skor 0–4. Pada laga terakhir, SKPD berhadapan dengan Bank Kalsel yang berakhir imbang (draw).

Baca Juga :  Gubernur Kalteng Tinjau Harga dan Stok Pangan Jelang Natal dan Tahun Baru di Palangka Raya

 

Berdasarkan hasil pertandingan tersebut, tim SKPD berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul DPRD di posisi kedua, dan Bank Kalsel di posisi ketiga.

 

Untuk penghargaan individu, Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis bersama anggota DPRD Abu Suwandi dinobatkan sebagai best player. Sementara itu, gelar top skor diraih oleh Suntoro dari DPRD. Adapun predikat klub favorit diberikan kepada tim Bank Kalsel.

 

Dengan tingginya partisipasi masyarakat serta dukungan berbagai pihak, kegiatan Fun Match Mini Soccer Trofeo Kotabaru Hebat diharapkan dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan yang tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga menjadi hiburan sehat bagi masyarakat Kotabaru.(*/rls/duk)

Berita Terkait

Perkuat Sinergi dengan Media, Gubernur Agustiar Sabran Tekankan Pembenahan Layanan Kesehatan hingga Penanganan Tambang Ilegal
Musim Durian Tiba, Raja Durian Borneo Palangka Raya Tawarkan Harga Terjangkau dan Kualitas Terjamin
Stan Raja Durian Borneo jalan Adonis Samad Palangkaraya Harga Terjangkau rasa memuaskan
Musim Durian Tiba, Pasokan Melimpah Bikin Harga di Palangka Raya Lebih Terjangkau Narasi: Palangka Raya — Memasuki musim durian, pasokan buah dari wilayah Pontianak dan Kasongan membanjiri pasar di Kota Palangka Raya. Melimpahnya pasokan membuat harga durian menjadi lebih terjangkau dan menarik minat masyarakat untuk berburu buah beraroma khas tersebut. Sayuti, penjaga stan durian di Jalan Adonis Samad, tepat di seberang Casanova Gym Center, mengatakan harga durian saat ini cukup bervariasi. Untuk durian ukuran sedang, pembeli dapat membawa pulang empat buah dengan harga Rp100 ribu. Sementara durian berukuran besar dijual hingga Rp150 ribu untuk empat buah. “Durian yang datang saat ini sebagian besar berasal dari Pontianak dan Kasongan. Karena pasokannya banyak, harga juga lebih bersahabat dibanding biasanya,” ujar Sayuti. Salah seorang pembeli, Rinto, mengaku bersama keluarganya kerap membeli durian di stan tersebut. Menurutnya, selain kualitas buah yang baik, harga yang ditawarkan juga lebih murah dibandingkan penjual lain. “Kami sekeluarga sering beli di sini karena harganya lebih murah daripada di tempat lain,” kata Rinto. Melimpahnya pasokan durian pada musim panen ini menjadi berkah bagi para pencinta durian di Palangka Raya, yang kini dapat menikmati buah favorit mereka dengan harga yang lebih terjangkau.
Ketua IPJI dan PWI Kalteng Perkuat Kapasitas Jurnalistik melalui Media Gathering PAMA Group 2026
HUT ke-14 LSR-LPMT Digelar Sederhana, Fokus pada Aksi Sosial dan Kemanusiaan
Benteng Hijau Penjaga Pesisir: Mengapa Mangrove Penting bagi Masa Depan Indonesia? 
Heboh! Belasan Makam di Barito Timur Ditemukan Berlubang Misterius, Polisi Selidiki Dugaan Pembongkaran

Berita Terbaru

LINTAS HUKUM

Judul: Satresnarkoba Polresta Palangka Raya Ungkap 36 Kasus Narkotika Selama Semester I 2026, Sita Hampir 1 Kilogram Sabu Narasi: Palangka Raya – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Palangka Raya mencatat pengungkapan 36 kasus tindak pidana narkotika sepanjang Januari hingga Juni 2026. Dari seluruh perkara yang diungkap, polisi menetapkan 46 orang sebagai tersangka yang seluruhnya diduga berperan sebagai pengedar. Data tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Aula Mapolresta Palangka Raya yang dipimpin Kepala Satresnarkoba Polresta Palangka Raya, Iptu Yunita, mewakili Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi. Dalam keterangannya, Iptu Yunita menjelaskan bahwa dari total 46 tersangka, terdiri atas 41 laki-laki, empat perempuan, dan satu anak di bawah umur. Seluruh tersangka dijerat dalam perkara tindak pidana narkotika, sementara untuk tindak pidana di bidang kesehatan maupun tindak pidana pencucian uang (TPPU) tidak ditemukan selama periode tersebut. Selain mengamankan para tersangka, Satresnarkoba juga menyita berbagai barang bukti, di antaranya sabu seberat 941,72 gram, ekstasi atau inex seberat 355,97 gram, serta obat keras sebanyak 605,86 gram. Sementara barang bukti berupa heroin, ganja, dan psikotropika nihil. Dari hasil penanganan perkara tersebut, kepolisian juga mengamankan barang bukti uang tunai yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika. Sebanyak Rp21.320.000 telah memasuki tahap penyerahan barang bukti dan tersangka (Tahap II/HAP II), sedangkan Rp3.650.000 masih dalam proses, sehingga total uang tunai yang disita mencapai Rp24.970.000. Polresta Palangka Raya menegaskan akan terus mengintensifkan upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika melalui penindakan terhadap jaringan pengedar sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 11:07 WIB

Perkuat Sinergi dengan Media, Gubernur Agustiar Sabran Tekankan Pembenahan Layanan Kesehatan hingga Penanganan Tambang Ilegal

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:40 WIB

Musim Durian Tiba, Raja Durian Borneo Palangka Raya Tawarkan Harga Terjangkau dan Kualitas Terjamin

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:10 WIB

Stan Raja Durian Borneo jalan Adonis Samad Palangkaraya Harga Terjangkau rasa memuaskan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:08 WIB

Musim Durian Tiba, Pasokan Melimpah Bikin Harga di Palangka Raya Lebih Terjangkau Narasi: Palangka Raya — Memasuki musim durian, pasokan buah dari wilayah Pontianak dan Kasongan membanjiri pasar di Kota Palangka Raya. Melimpahnya pasokan membuat harga durian menjadi lebih terjangkau dan menarik minat masyarakat untuk berburu buah beraroma khas tersebut. Sayuti, penjaga stan durian di Jalan Adonis Samad, tepat di seberang Casanova Gym Center, mengatakan harga durian saat ini cukup bervariasi. Untuk durian ukuran sedang, pembeli dapat membawa pulang empat buah dengan harga Rp100 ribu. Sementara durian berukuran besar dijual hingga Rp150 ribu untuk empat buah. “Durian yang datang saat ini sebagian besar berasal dari Pontianak dan Kasongan. Karena pasokannya banyak, harga juga lebih bersahabat dibanding biasanya,” ujar Sayuti. Salah seorang pembeli, Rinto, mengaku bersama keluarganya kerap membeli durian di stan tersebut. Menurutnya, selain kualitas buah yang baik, harga yang ditawarkan juga lebih murah dibandingkan penjual lain. “Kami sekeluarga sering beli di sini karena harganya lebih murah daripada di tempat lain,” kata Rinto. Melimpahnya pasokan durian pada musim panen ini menjadi berkah bagi para pencinta durian di Palangka Raya, yang kini dapat menikmati buah favorit mereka dengan harga yang lebih terjangkau.

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:23 WIB

Ketua IPJI dan PWI Kalteng Perkuat Kapasitas Jurnalistik melalui Media Gathering PAMA Group 2026

Berita Terbaru

LINTAS KRIMINAL

Polresta Palangka Raya Ungkap Dugaan Curanmor, Tiga Tersangka Diamankan

Senin, 29 Jun 2026 - 14:47 WIB

LINTAS KRIMINAL

Polresta Palangka Raya Ungkap Dugaan Curanmor, Tiga Tersangka Diamankan

Senin, 29 Jun 2026 - 14:39 WIB

LINTAS HUKUM

Judul: Satresnarkoba Polresta Palangka Raya Ungkap 36 Kasus Narkotika Selama Semester I 2026, Sita Hampir 1 Kilogram Sabu Narasi: Palangka Raya – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Palangka Raya mencatat pengungkapan 36 kasus tindak pidana narkotika sepanjang Januari hingga Juni 2026. Dari seluruh perkara yang diungkap, polisi menetapkan 46 orang sebagai tersangka yang seluruhnya diduga berperan sebagai pengedar. Data tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Aula Mapolresta Palangka Raya yang dipimpin Kepala Satresnarkoba Polresta Palangka Raya, Iptu Yunita, mewakili Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi. Dalam keterangannya, Iptu Yunita menjelaskan bahwa dari total 46 tersangka, terdiri atas 41 laki-laki, empat perempuan, dan satu anak di bawah umur. Seluruh tersangka dijerat dalam perkara tindak pidana narkotika, sementara untuk tindak pidana di bidang kesehatan maupun tindak pidana pencucian uang (TPPU) tidak ditemukan selama periode tersebut. Selain mengamankan para tersangka, Satresnarkoba juga menyita berbagai barang bukti, di antaranya sabu seberat 941,72 gram, ekstasi atau inex seberat 355,97 gram, serta obat keras sebanyak 605,86 gram. Sementara barang bukti berupa heroin, ganja, dan psikotropika nihil. Dari hasil penanganan perkara tersebut, kepolisian juga mengamankan barang bukti uang tunai yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika. Sebanyak Rp21.320.000 telah memasuki tahap penyerahan barang bukti dan tersangka (Tahap II/HAP II), sedangkan Rp3.650.000 masih dalam proses, sehingga total uang tunai yang disita mencapai Rp24.970.000. Polresta Palangka Raya menegaskan akan terus mengintensifkan upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika melalui penindakan terhadap jaringan pengedar sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

Senin, 29 Jun 2026 - 13:53 WIB

You cannot copy content of this page