LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., menghadiri kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 yang digelar di Swiss-Belhotel Palangka Raya, Rabu (15/4).
Kehadiran Pangdam XXII/Tambun Bungai dalam forum strategis tersebut menjadi bentuk nyata dukungan TNI terhadap upaya pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi digital, khususnya pada sektor transaksi keuangan daerah.
Kegiatan HLM TP2DD ini bertujuan untuk mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi pemerintah daerah guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), meningkatkan transparansi tata kelola keuangan, serta memperkuat efektivitas dan efisiensi belanja daerah, khususnya di wilayah Kalimantan Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menghadapi tantangan era digital yang terus berkembang. Menurutnya, digitalisasi sistem transaksi pemerintah bukan hanya menjadi kebutuhan administratif, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk memperkuat akuntabilitas dan pelayanan publik.
“Transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah merupakan bagian penting dari modernisasi tata kelola yang transparan, cepat, dan tepat sasaran. Sinergi seluruh elemen, baik pemerintah, TNI, Polri, perbankan maupun instansi terkait sangat diperlukan agar implementasinya berjalan optimal,” ujarnya.
Pangdam juga menilai bahwa digitalisasi transaksi daerah mampu meminimalkan potensi kebocoran pendapatan, mempercepat proses pelayanan kepada masyarakat, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.
Forum HLM TP2DD tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, pejabat pemerintah provinsi, perwakilan Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, perbankan, serta sejumlah kepala daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
Pertemuan tingkat tinggi ini membahas berbagai strategi percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, mulai dari pembayaran pajak dan retribusi secara digital, integrasi sistem keuangan daerah, hingga inovasi layanan publik berbasis teknologi.
Kehadiran Pangdam XXII/Tambun Bungai dalam kegiatan tersebut dinilai semakin memperkuat komitmen lintas sektor dalam mendukung pembangunan daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dengan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan, TP2DD Provinsi Kalimantan Selatan diharapkan mampu menjadi motor penggerak percepatan digitalisasi yang berdampak langsung pada peningkatan PAD dan pembangunan daerah yang lebih maju. (*/rls/pen/red)








