Motor Digadai Mau Ditebus Tapi Tak Kunjung Diberikan, IRT di Palangka Raya Curhat ke Cak Sam, Makelar Gadai Dibina Dan Dimediasi

- Jurnalis

Jumat, 10 Oktober 2025 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palangka Raya – Bunga (27) seorang ibu rumah tangga (IRT) di Palangka Raya curhat ke Cak Sam Polda Kalteng karena suaminya menggadaikan sepeda motor ke Mawar nama samaran, seorang tukang gadai perorangan, tapi waktu mau ditebus dipersulit dan banyak alasannya, Kamis (9/10/2025).

 

“Jadi begini ceritanya, suami saya gadai motor ke tampat orang. Setelah setengah bulan saya mau tebus, tapi orang tersebut tidak kunjung memberikan motor kami. Terhitung dari tgl 1 kami sudah mau menebusnya. Tapi orang tersebut sampai hari ini tidak ada itikat baik untuk mengembalikan motor kami. Tolong di bantu ya cak. Karna orangnya ni emang kdd itikat baiknya cak. Sampai sekarang orangnya masih menghilang,” curhat Bunga ke Cak Sam.

Baca Juga :  Tanggap Lakalantas, Piket Polsek Sabangau Amankan TKP di Kalampangan

 

Cak Sam kemudian menghubungi Mawar, yang memang sudah beberapa kali bermasalah terkait masalah gadai sepeda motor. Mawar ini sebenarnya hanya makelar gadai saja.

 

Cak Sam memberikan pembinaan agar sepeda motor Bunga segera dikembalikan karena sudah mau ditebus sesuai dengan kesepakatan awal. Cak Sam juga menyampaikan agar Rumah Gadai harus memiliki izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk beroperasi secara legal dan memberikan perlindungan konsumen.

Baca Juga :  Wanita di Kapuas Ditangkap Polisi, Simpan Hampir 20 Gram Sabu di Rumah

 

“Selamat siang cak. Ini saya yang tadi malam lapor sama bapak.Alhamdulillah motor saya sudah di kembalikan. Setelah di telpon polda baru dia mau ngasih motor saya cak. Terimakasih ya cak atas kerja samanya. Semoga bapak sehat selalu,” kata Bunga kepada Cak Sam setelah sepeda motor sudah dikembalikan.

Berita Terkait

Penyelesaian Polemik Zheze Galuh Ditempuh Lewat Jalur Adat, Damang Pahandut Siapkan Prosesi Perdamaian
KPHP Barito Hilir Belum Beri Klarifikasi soal Surat Pemanfaatan Kayu PT BPM, Transparansi Dipertanyakan
Dishut Kalteng Perkuat Basis Data Konservasi Orangutan, Agustan Saining: Kebijakan Harus Berlandaskan Data Valid
Di Hari Jadi ke-69, Davidson Lambung Optimistis Palangka Raya Semakin Maju
Perkuat Ketahanan Keluarga, Rumah Pintar Askari dan Dinas P3APPKB Kapuas Gelar Parenting Lintas Sektoral
“Dulu Gemerlap, Kini Gelap — Nasib Lampu Hias Jembatan Kahayan yang Dirindukan Warga Palangka Raya”
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Agustan Saining Ajak Jadikan Semangat Hijrah sebagai Penguat Integritas dan Pengabdian
Agustiar Sabran Lepas Kontingen Pesparawi Kalteng ke Ajang Nasional, Tekankan Disiplin dan Semangat Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:53 WIB

Penyelesaian Polemik Zheze Galuh Ditempuh Lewat Jalur Adat, Damang Pahandut Siapkan Prosesi Perdamaian

Senin, 22 Juni 2026 - 16:04 WIB

KPHP Barito Hilir Belum Beri Klarifikasi soal Surat Pemanfaatan Kayu PT BPM, Transparansi Dipertanyakan

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:05 WIB

Dishut Kalteng Perkuat Basis Data Konservasi Orangutan, Agustan Saining: Kebijakan Harus Berlandaskan Data Valid

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:01 WIB

Di Hari Jadi ke-69, Davidson Lambung Optimistis Palangka Raya Semakin Maju

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:56 WIB

Perkuat Ketahanan Keluarga, Rumah Pintar Askari dan Dinas P3APPKB Kapuas Gelar Parenting Lintas Sektoral

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page