LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat mendorong Relawan Habar Kalimantan Tengah (HKT) terus bergerak membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya.
Tanpa mengharap imbalan, para relawan turun langsung ke lapangan membantu memadamkan api dan membasahi lahan yang terbakar. Mereka bergerak bersama petugas serta relawan lainnya, terutama ketika titik kebakaran berada di sekitar permukiman dan kawasan lahan gambut.
Semangat tersebut semakin kuat setelah Relawan HKT menerima bantuan satu unit mesin pompa air beserta peralatan pendukung dari Rangga Lesmana, pemilik KIM PROPERTY. Bantuan itu langsung dimanfaatkan untuk mendukung penanganan karhutla di sejumlah titik.
Sebelumnya, Relawan HKT belum memiliki peralatan pemadam yang dapat digunakan secara mandiri. Karena itu, bantuan mesin pompa air tersebut menjadi tambahan sarana penting bagi relawan agar dapat bergerak lebih cepat ketika menemukan titik api.
Ketua Relawan HKT Dwi Sugiarto mengapresiasi kepedulian donatur yang telah memberikan bantuan tersebut.
“Alhamdulillah. Saya sebagai Ketua Tim Relawan Habar Kalimantan Tengah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Rangga Lesmana, pemilik KIM PROPERTY, atas kepedulian dan kemurahan hati menghibahkan satu unit mesin pompa air untuk penanganan karhutla di Kalimantan Tengah,” ujar Dwi, Sabtu (26/9/2026).
Pria yang akrab disapa Sugie itu mengatakan, menjadi relawan merupakan bentuk kepedulian dan kemanusiaan. Para anggota HKT, kata dia, berupaya membantu semampunya tanpa pamrih untuk mencegah api meluas serta melindungi masyarakat dan lingkungan.
“Bersama kita berdoa dan berikhtiar. Semoga api segera padam dan langit Kalimantan Tengah kembali cerah,” katanya.
Sementara itu, Koordinator Lapangan Relawan HKT Yudi Irawan mengatakan, mesin pompa air tersebut langsung dibawa ke lokasi setelah diterima. Peralatan itu digunakan untuk membantu membasahi lahan gambut yang terdampak kebakaran.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kebaikan donatur. Bantuan ini merupakan peralatan yang sangat kami butuhkan. Begitu alat tiba, tim langsung kami gerakkan ke titik api di Palangka Raya untuk membantu membasahi lahan gambut yang terbakar,” ujar Yudi.
Bagi Relawan HKT, bantuan tersebut bukan sekadar tambahan peralatan, tetapi juga menjadi penyemangat untuk terus bergerak dalam aksi kemanusiaan.
Di tengah ancaman karhutla dan kabut asap yang masih terjadi, para relawan memilih turun langsung ke lapangan, berjibaku dengan api dan asap untuk membantu menjaga lingkungan serta keselamatan masyarakat.(*/rls/red)







