Kompolnas Beberkan Kronologi Berdarah: Tiga Polisi Diduga Dianiaya Sebelum Dibuang ke Sungai

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) bersama Polda Kalimantan Tengah mengungkap perkembangan terbaru terkait tewasnya tiga anggota Polri saat operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan.

Dalam konferensi pers di Mapolda Kalteng, Palangka Raya, Selasa (7/7/2026), Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan dan Komisioner Kompolnas Mochammad Choirul Anam memaparkan kronologi kejadian berdasarkan hasil penyelidikan awal, pemeriksaan saksi, serta temuan tim forensik.

Kapolda menjelaskan, operasi bermula saat tim kepolisian melakukan penggerebekan di rumah yang diduga menjadi lokasi aktivitas jaringan narkotika. Saat itu, petugas mendapat perlawanan dari terduga pelaku beserta keluarga dan kelompok yang berada di sekitar lokasi.

Situasi semakin memanas ketika sejumlah orang berteriak menyebut petugas sebagai “perampok” sambil membawa senjata tajam. Teriakan tersebut memancing warga berdatangan ke lokasi sehingga aparat memutuskan mundur untuk menghindari risiko terhadap masyarakat.

Baca Juga :  Basmi Peredaran Jenit, Satresnarkoba Polresta Amankan Pria Inisial KC Dan Barang Bukti 1.600 Butir Di Jalan Lele

“Pertimbangannya agar tidak ada warga yang menjadi korban, sehingga anggota memutuskan mundur melalui jalur sungai,” kata Iwan.

Menurut Kompolnas, setelah melompat ke sungai, para personel sempat berenang sekitar 400 meter dan berkumpul di sebuah pulau kecil. Namun, mereka kembali dikejar oleh kelompok pelaku yang datang melalui jalur darat maupun sungai menggunakan perahu kelotok.

Dalam pengejaran itu, salah satu pelaku diduga melepaskan tembakan menggunakan senjata api laras panjang yang mengenai seorang anggota. Kondisi yang semakin terdesak membuat personel kembali menyelamatkan diri dengan berenang mengikuti arus sungai.

Hasil pemeriksaan awal juga mengungkap dugaan adanya penganiayaan terhadap para korban sebelum meninggal dunia. Berdasarkan autopsi, tim forensik menemukan luka akibat benturan benda tumpul, retak tulang, keretakan tengkorak, serta resapan darah di bawah kulit yang menunjukkan korban diduga masih hidup saat mengalami kekerasan.

Baca Juga :  Tujuh Bulan Tinggal Bersama, Hubungan Tanpa Status Berakhir Dengan Tragedi

Kompolnas menyatakan dugaan penganiayaan tersebut tidak hanya terjadi di satu lokasi. Tim telah mengidentifikasi sedikitnya lima titik tempat kejadian perkara (TKP) yang diduga berkaitan dengan rangkaian kekerasan terhadap para korban.

Selain itu, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi yang menyebut salah satu terduga pelaku sempat mengaku telah menghabisi anggota Polri. Keterangan tersebut masih didalami sebagai bagian dari proses penyidikan.

Kompolnas juga menyebut kelompok yang diduga terlibat merupakan jaringan yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika dan sebagian anggotanya memiliki riwayat kasus pidana.

Saat ini, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Tengah masih melakukan penyidikan lanjutan, mengumpulkan alat bukti, serta memburu pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap tiga anggota Polri tersebut. Aparat menegaskan seluruh fakta yang disampaikan masih merupakan bagian dari proses penyidikan yang terus berjalan.

Berita Terkait

Polres Kapuas Ungkap Delapan Kasus Narkoba, Sita 266,47 Gram Sabu
Tindak Lanjuti Laporan Warga, Satresnarkoba Polres Katingan Amankan Perempuan dengan Sabu 7,05 Gram
Kapolres Gunung Mas Tegaskan Penegakan Hukum Kasus Karhutla, Dua Perkara Ditangani
Satresnarkoba Polres Gunung Mas Ungkap Kasus Dugaan Peredaran Ekstasi, Amankan 10,5 Butir
Gerebek Kampung Puntun, Polda Kalteng Amankan Enam Orang dan 56 Paket Sabu
Datang ke SPKT untuk Melapor, Pria di Katingan Diduga Terlibat Peredaran Sabu
Satresnarkoba Polres Kapuas Amankan Pria, Enam Paket Sabu Seberat 28,26 Gram Disita
Satresnarkoba Polres Gunung Mas Amankan Pria, Sita 18,46 Gram Sabu dan Uang Rp7 Juta

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Polres Kapuas Ungkap Delapan Kasus Narkoba, Sita 266,47 Gram Sabu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Tindak Lanjuti Laporan Warga, Satresnarkoba Polres Katingan Amankan Perempuan dengan Sabu 7,05 Gram

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Kapolres Gunung Mas Tegaskan Penegakan Hukum Kasus Karhutla, Dua Perkara Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Satresnarkoba Polres Gunung Mas Ungkap Kasus Dugaan Peredaran Ekstasi, Amankan 10,5 Butir

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Gerebek Kampung Puntun, Polda Kalteng Amankan Enam Orang dan 56 Paket Sabu

Berita Terbaru