LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya – Kepala Kelompok Staf Ahli (Kapoksahli) Pangdam XXII/Tambun Bungai Brigjen TNI Budi Utomo, S.I.P., mengikuti Video Conference (Vicon) evaluasi pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dipimpin Wakil Panglima TNI dari Ruang Yuda Makodam XXII/Tambun Bungai, Palangka Raya, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan evaluasi tersebut menjadi forum untuk meninjau perkembangan pelaksanaan program KDKMP di seluruh wilayah, sekaligus menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di jajaran TNI dalam mendukung program strategis pemerintah.
Dalam arahannya, Wakil Panglima TNI menekankan pentingnya percepatan penyelesaian seluruh tahapan pekerjaan yang masih tertunda. Setiap kendala di lapangan diminta segera diidentifikasi dan diselesaikan melalui koordinasi yang efektif agar target pembentukan KDKMP dapat tercapai sesuai rencana tanpa menunggu hingga akhir periode pelaksanaan.
Selain percepatan program, Wakil Panglima TNI juga menyoroti masih perlunya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap konsep Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Menurutnya, KDKMP merupakan model baru yang tidak hanya berfungsi sebagai koperasi, tetapi juga menjadi bagian dari rantai pasok serta instrumen penguatan ekonomi desa.
Untuk mendukung upaya sosialisasi, seluruh jajaran didorong menyusun Buku Pintar KDKMP yang berisi materi sederhana, ringkas, dan mudah dipahami, disertai ilustrasi maupun infografis. Buku tersebut diharapkan mampu menjelaskan konsep, mekanisme kerja, peran BUMD dalam mendukung operasional KDKMP, hingga manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Di samping itu, materi sosialisasi juga diminta memanfaatkan media digital dengan penyajian yang singkat, menarik, dan komunikatif agar lebih mudah diterima oleh masyarakat luas.
Wakil Panglima TNI turut mengingatkan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dan dukungan pendanaan dalam pelaksanaan program. Apabila terdapat kendala anggaran, seluruh satuan diminta segera berkoordinasi dengan instansi terkait guna memperoleh dukungan yang diperlukan.
Menutup arahannya, Wakil Panglima TNI menegaskan bahwa seluruh kebijakan Presiden Republik Indonesia mengenai pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih harus menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas. Seluruh personel TNI diharapkan menjalankan setiap arahan secara konsisten, profesional, serta mengutamakan kepentingan masyarakat dalam mendukung penguatan ekonomi desa.(*/rls/pen/red)







