Pangdam XXII/Tambun Bungai Diwakili Kasdam XXII/Tambun Bungai Hadiri Rakor BNPB Bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya – Kepala Staf Kodam (Kasdam) XXII/Tambun Bungai, Brigjen TNI Sugiyono, M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar di Aula Jayang Tingang Lantai II, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (30/7/2026).

 

Rapat koordinasi dipimpin oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., didampingi jajaran BNPB. Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., serta Forkopimda, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah, jajaran TNI-Polri, kepala BPBD, serta instansi terkait lainnya.

 

Dalam laporannya, Gubernur Kalimantan Tengah menyampaikan apresiasi kepada BNPB atas dukungan yang diberikan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia juga mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri, khususnya Kodam XXII/Tambun Bungai dan Polda Kalimantan Tengah, yang selama ini aktif membantu upaya penanggulangan karhutla di wilayah Kalimantan Tengah.

Baca Juga :  Pembangunan Jembatan Armco Terus Berlanjut 

 

Gubernur menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan status tanggap darurat karhutla sejak 26 Mei hingga 21 Oktober 2026 serta mengerahkan operasi pemadaman terpadu melalui jalur darat, sungai, dan udara. Ia juga menginstruksikan seluruh kepala daerah agar bergerak cepat dalam menangani setiap kejadian karhutla.

Baca Juga :  Karhutla Belum Usai, Pangdam XXII/TB Perkuat Sinergi Penanganan di Kalteng

 

Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto menegaskan bahwa penanganan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Kepala BNPB menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur dalam menghadapi ancaman karhutla, terutama memasuki puncak musim kemarau yang diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September 2026. BNPB juga menyatakan kesiapan memberikan dukungan berupa logistik, peralatan, maupun bantuan lain sesuai kebutuhan daerah.

 

Kehadiran Kasdam XXII/Tambun Bungai dalam rapat koordinasi tersebut merupakan bentuk komitmen Kodam XXII/Tambun Bungai dalam mendukung langkah-langkah pemerintah untuk mencegah dan menanggulangi bencana karhutla di Kalimantan Tengah.(*/rls/pen/red)

Berita Terkait

Dandim 1016 Palangka Raya Turun Langsung Tangani Karhutla di Tanjung Taruna
Kodam XXII/Tambun Bungai Gelar Doa Bersama dalam rangka HUT Ke-81 TNI
PANGDAM XXII/TB BERIKAN ARAHAN KEPADA PJU KODAM, TEKANKAN OPTIMALISASI KINERJA DAN KESIAPAN ORGANISASI TAHUN 2027.
Karhutla Belum Usai, Pangdam XXII/TB Perkuat Sinergi Penanganan di Kalteng
Pangdam XXII/TB Hadiri Kegiatan Penataan Pemanfaatan BMN Satker dan Jajaran
Pangdam XXII/TB Tinjau Langsung Karhutla Tumbang Nusa, Pastikan Penanganan Berjalan Optimal
Pangdam XXII/TB Tekankan Pengelolaan BMN Harus Tertib, Transparan dan Akuntabel
Pangdam XXII/Tambun Bungai Tinjau Langsung Penanganan Karhutla di Tumbang Nusa

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Dandim 1016 Palangka Raya Turun Langsung Tangani Karhutla di Tanjung Taruna

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Kodam XXII/Tambun Bungai Gelar Doa Bersama dalam rangka HUT Ke-81 TNI

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:40 WIB

PANGDAM XXII/TB BERIKAN ARAHAN KEPADA PJU KODAM, TEKANKAN OPTIMALISASI KINERJA DAN KESIAPAN ORGANISASI TAHUN 2027.

Sabtu, 26 September 2026 - 21:18 WIB

Karhutla Belum Usai, Pangdam XXII/TB Perkuat Sinergi Penanganan di Kalteng

Jumat, 25 September 2026 - 10:23 WIB

Pangdam XXII/TB Hadiri Kegiatan Penataan Pemanfaatan BMN Satker dan Jajaran

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page