LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mengikuti kegiatan korve atau kerja bakti dan video conference dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026, Jumat (6/6/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB tersebut menjadi bagian dari gerakan nasional yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. Rangkaian kegiatan meliputi kerja bakti pembersihan lingkungan, penimbangan sampah hasil korve, hingga teleconference yang menghubungkan pemerintah pusat dengan sejumlah pemerintah daerah sebagai wujud sinergi nasional dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Kehadiran Gubernur Agustiar Sabran dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung berbagai program nasional yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan.
Dari tingkat pusat, kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus, Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Duta Besar Slovakia, serta sejumlah wakil menteri dan pejabat pemerintah lainnya.
Video conference tersebut diikuti oleh tujuh provinsi yang terdiri atas enam gubernur dan satu Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Momentum ini menjadi wadah koordinasi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan, mulai dari pengelolaan sampah, pencemaran sungai, hingga peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong berbagai langkah strategis untuk memperkuat budaya hidup bersih dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan. Hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan keberlanjutan lingkungan sebagai salah satu fondasi penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan sambutan sekaligus laporan pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia ASRI di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam laporannya ditegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen penuh mendukung program prioritas nasional yang menjadi arah pembangunan pemerintah pusat.
“Kami Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk tegak lurus dan mendukung penuh Asta Cita Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden,” ujarnya.
Komitmen tersebut, lanjutnya, diwujudkan melalui berbagai program konkret yang akan terus diperkuat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah. Program-program tersebut meliputi gerakan bersama pembersihan sungai dan drainase, gerakan sadar kebersihan lingkungan yang dimulai dari tingkat desa dan kelurahan hingga rukun tetangga (RT), serta optimalisasi regulasi dan penegakan aturan terkait kebersihan lingkungan.
Langkah-langkah tersebut dinilai sejalan dengan arahan Gubernur Agustiar Sabran yang menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Menurutnya, keberhasilan program lingkungan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat, dunia usaha, komunitas, hingga generasi muda.
Sebagai provinsi yang memiliki kawasan hutan tropis luas dan sumber daya alam yang melimpah, Kalimantan Tengah memiliki peran strategis dalam mendukung agenda pembangunan hijau nasional. Oleh karena itu, berbagai upaya pelestarian lingkungan terus menjadi perhatian pemerintah daerah agar keseimbangan antara pembangunan dan keberlanjutan alam dapat terus terjaga.
Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 ini, Gubernur Agustiar Sabran mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan kebersihan dan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari budaya sehari-hari. Kesadaran kolektif tersebut diyakini akan menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, nyaman, dan berkelanjutan bagi generasi masa kini maupun mendatang.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bahwa tanggung jawab menjaga bumi merupakan tugas bersama. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, Kalimantan Tengah diharapkan mampu menjadi salah satu daerah terdepan dalam mewujudkan lingkungan yang lestari sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Judul alternatif:
Agustiar Sabran Pimpin Aksi Hari Lingkungan Hidup 2026, Perkuat Gerakan Kalteng Bersih dan Berkelanjutan
Hari Lingkungan Hidup 2026, Agustiar Sabran Tegaskan Komitmen Kalteng Dukung Program Nasional Pelestarian Lingkungan
Dipimpin Agustiar Sabran, Kalteng Perkuat Gerakan Bersih Sungai dan Lingkungan hingga Tingkat RT
Agustiar Sabran Dorong Kolaborasi Masyarakat Jaga Lingkungan dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026
Gubernur Agustiar Sabran: Kebersihan dan Kelestarian Lingkungan Harus Menjadi Budaya Masyarakat Kalteng. (*/rls/sgn/red)







