Agrinas Setujui Plotting 855 Hektare Lahan Koperasi di Kerabu

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | Sengketa lahan antara PT Agrinas Palma Nusantara (APN) dan Koperasi Anugerah Alam Permai (AAP) di Desa Kerabu, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, akhirnya menemui titik terang.

Setelah melalui diskusi dan perdebatan cukup panjang, pihak perusahaan menyetujui plotting atau penetapan tapal batas area seluas 855 hektare milik koperasi, Selasa (24/2/2026).

Penentuan titik koordinat sementara dilakukan oleh Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) bersama kedua belah pihak. Proses tersebut disaksikan langsung oleh perwakilan perusahaan, koperasi, pemerintah desa serta aparat pendamping.

Ketua Koperasi AAP, Reban Nurjaman, menegaskan plotting yang dilakukan KPHP menjadi bukti hadirnya negara dalam menyelesaikan persoalan sengketa lahan di daerah.

“Kami mengedepankan aturan perundang-undangan yang berlaku. Koperasi AAP ini milik warga dan memiliki perizinan sah dari pemerintah. Plotting ini menjadi penentu akhir,” ujarnya.

Baca Juga :  Wisata Susur Sungai Kahayan Jadi Primadona Libur Awal 2026 di Pelabuhan Rambang Kota Palangka Raya

Ia menambahkan, setelah pemasangan patok tapal batas dan penandaan cat merah di belasan titik koordinat, seluruh pihak diminta berkomitmen menghormati hasil yang telah disepakati.

“Pihak Agrinas dan koperasi sama-sama mendampingi pemasangan tapal batas. Untuk sementara kami pasang patok seadanya dulu, nanti akan diganti dengan yang permanen,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Kerabu, Sulaeman. Ia mengaku tidak menginginkan konflik yang telah berlangsung cukup lama itu terus berlarut-larut dan memicu ketegangan di tengah masyarakat.

“Konflik ini sudah cukup lama, sehingga emosi warga sempat di ambang batas. Sebagai pemangku wilayah, kami berupaya agar suasana tetap terkendali dan kondusif,” tuturnya.

Sebelumnya, suasana sempat memanas saat pertemuan digelar di halaman salah satu camp yang berada di area koperasi. Pertemuan awalnya berjalan kondusif dengan agenda plotting tapal batas oleh KPHP serta institusi terkait sebagai pendamping dan pengamanan.

Baca Juga :  "Dulu Gemerlap, Kini Gelap — Nasib Lampu Hias Jembatan Kahayan yang Dirindukan Warga Palangka Raya"

Namun situasi berubah ketika seorang yang mengaku sebagai kuasa hukum dari PT Aji Jaya Plantation (AJP) mempertanyakan legalitas petugas KPHP dan meminta surat tugas di lokasi.

Warga menilai keberadaan AJP tidak berkaitan langsung dengan sengketa yang terjadi antara koperasi dan APN. Adu argumen pun tak terhindarkan hingga memicu emosi warga yang hadir di bawah terik matahari.

Melihat kondisi tersebut, General Manager PT Agrinas, Agus Erwan, akhirnya menyatakan persetujuan atas pelaksanaan plotting dengan sepengetahuan kedua belah pihak. Hasilnya akan ditindaklanjuti melalui dinas terkait di bawah naungan pemerintah.

Dengan disepakatinya plotting tersebut, masyarakat Desa Kerabu berharap persoalan tapal batas yang selama ini memicu ketegangan dapat benar-benar berakhir dan tidak lagi menimbulkan konflik di kemudian hari. (*)

Berita Terkait

Gudang PT Intiboga Mandiri di Palangka Raya Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Campuran Tepung dan Minyak
HKT Perkuat Kekompakan Relawan, Sugie: Konsistensi Jadi Kunci Gerakan Sosial
WALHI Kalteng Desak Kunjungan Wapres Gibran Tak Sekadar Seremoni, Minta Kebijakan Nyata Atasi Karhutla
Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Kalteng Besok, Pantau Penanganan Karhutla
Massa Desak ATR/BPN Kalteng Audit Izin Sawit, BPN: Akan Kami Sampaikan ke Kementerian
Ketua HKT Dwi Sugiarto Dorong Forum Kebangsaan Kalteng Perkuat Persatuan
Sugie: Bangun Usaha Tak Cukup dengan Modal, Soliditas Tim Jadi Kunci
Karhutla Kalteng Mengganas, 325 Perusahaan Diminta Perkuat Pengendalian

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 10:31 WIB

Gudang PT Intiboga Mandiri di Palangka Raya Terbakar, Api Sulit Dipadamkan karena Campuran Tepung dan Minyak

Kamis, 10 September 2026 - 22:05 WIB

HKT Perkuat Kekompakan Relawan, Sugie: Konsistensi Jadi Kunci Gerakan Sosial

Kamis, 10 September 2026 - 20:59 WIB

WALHI Kalteng Desak Kunjungan Wapres Gibran Tak Sekadar Seremoni, Minta Kebijakan Nyata Atasi Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 21:01 WIB

Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Kalteng Besok, Pantau Penanganan Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 19:51 WIB

Massa Desak ATR/BPN Kalteng Audit Izin Sawit, BPN: Akan Kami Sampaikan ke Kementerian

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page