LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya — Panglima Kodam XXII/Tanjungpura Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc., menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi faktor utama dalam mendukung percepatan pembangunan dan pertumbuhan investasi di Kalimantan Tengah.
Hal tersebut disampaikan Pangdam XXII/TB saat menghadiri kegiatan talk show bersama Gubernur Kalimantan Tengah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar di Koperasi Merah Putih Kelurahan Panarung, Jalan Setaji Ujung, Kota Palangka Raya, Minggu (24/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, S.Ikom., Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., Kabinda Kalteng Marsma TNI Muhammad Nur, S.Sos., Plt. Sekda Kalteng dr. Linae Victoria Aden, M.M.Kes., unsur Forkopimda, pejabat utama Kodam XXII/TB dan Polda Kalteng, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam forum diskusi itu, Mayjen TNI Zainul Arifin menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen, baik pemerintah daerah, TNI, Polri maupun masyarakat dalam menjaga situasi keamanan yang kondusif di tengah percepatan pembangunan di Kalimantan Tengah.
Menurut Pangdam, keamanan wilayah merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Stabilitas keamanan harus terus dijaga bersama. Kondisi wilayah yang aman dan kondusif akan memberikan kepastian bagi investasi, pembangunan infrastruktur, serta aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Mayjen TNI Zainul Arifin.
Ia menambahkan, Kodam XXII/TB berkomitmen mendukung penuh program pembangunan pemerintah daerah, khususnya dalam memperkuat konektivitas wilayah hingga daerah pedalaman yang selama ini menjadi perhatian pemerintah.
Dalam pembahasan talk show tersebut, percepatan pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan dan akses antarwilayah menjadi salah satu fokus utama. Infrastruktur dinilai memiliki peran strategis dalam membuka keterisolasian daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Selain mendukung pembangunan, Pangdam XXII/TB juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan bencana, termasuk konflik sosial maupun kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kerap menjadi tantangan di Kalimantan Tengah.
Mayjen TNI Zainul Arifin mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan menjaga keharmonisan sosial demi terciptanya stabilitas daerah yang berkelanjutan.
“Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga persatuan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Tengah. Kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat sangat penting untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat menghambat pembangunan,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran dalam kesempatan yang sama menegaskan pentingnya soliditas Forkopimda dalam mendukung berbagai program strategis daerah.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan dan masyarakat semakin erat sehingga mampu mewujudkan Kalimantan Tengah yang maju, aman dan berkelanjutan. (*/rls/pen/red)







