LINTAS KALIMANTAN | Palangka Raya — Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tambun Bungai menerima audiensi panitia Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Adventure Offroad Non Winch Seri 2 Tahun 2026 dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerjanya, Senin (4/5/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara unsur TNI, pemerintah daerah, dan komunitas otomotif dalam menyukseskan ajang berskala nasional tersebut.
Audiensi dihadiri oleh sejumlah tokoh dan perwakilan organisasi otomotif di Kalimantan Tengah, di antaranya Ketua Pengda IOF Kalteng Harry Toeweh, Ketua Pengprov IMI Kalteng Jufferi Simon, Ketua Pengcab IOF Kota Palangka Raya Sigit Widodo, serta Ketua Panitia Pelaksana Bobby Gandrung beserta jajaran pengurus lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, panitia menyampaikan secara komprehensif rencana pelaksanaan Kejurnas, mulai dari konsep kegiatan, kesiapan lintasan, hingga kebutuhan dukungan lintas sektor guna memastikan kelancaran dan keamanan event. Selain itu, audiensi juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi sekaligus koordinasi awal dalam membangun kolaborasi yang solid.
Pangdam XII/Tambun Bungai menyambut positif rencana penyelenggaraan Kejurnas Adventure Offroad tersebut. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga otomotif, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mempromosikan potensi daerah.
“Event seperti ini memiliki dampak luas, tidak hanya bagi pecinta olahraga otomotif, tetapi juga bagi pengembangan daerah, khususnya dalam mendorong sport tourism dan memperkenalkan Kalimantan Tengah di tingkat nasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pangdam menegaskan komitmen TNI untuk mendukung kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, selama tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban. Ia juga mengapresiasi langkah panitia yang sejak awal membangun koordinasi dengan berbagai pihak.
Menurutnya, sinergi antara penyelenggara, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan komunitas menjadi kunci utama keberhasilan sebuah event berskala nasional. Dengan perencanaan yang matang dan dukungan lintas sektor, ia optimistis Kejurnas Adventure Offroad Non Winch Seri 2 Tahun 2026 dapat berjalan sukses.
“Kami berharap seluruh pihak dapat bekerja sama secara optimal agar kegiatan ini berjalan aman, lancar, dan memberikan dampak positif, baik dari sisi ekonomi, pariwisata, maupun pembinaan olahraga otomotif,” tambahnya.
Sementara itu, pihak panitia menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan Pangdam XII/TB. Mereka optimistis, dengan dukungan TNI dan stakeholder terkait, pelaksanaan Kejurnas akan mampu menarik peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta meningkatkan daya tarik Kalimantan Tengah sebagai destinasi event otomotif nasional.
Kejurnas Adventure Offroad Non Winch sendiri merupakan salah satu cabang olahraga otomotif yang menguji keterampilan, ketahanan, serta navigasi para peserta di medan ekstrem tanpa menggunakan alat bantu winch. Ajang ini kerap menjadi magnet bagi komunitas offroad sekaligus penonton karena menawarkan tantangan dan atraksi yang unik.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Kejurnas ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana promosi daerah serta penggerak ekonomi lokal melalui peningkatan kunjungan wisatawan dan aktivitas usaha masyarakat. (*/rls/pen/red)







