Hari Malaria Sedunia 2026, Plt Dirut RSUD dr. Doris Sylvanus Sayuti Samsul Tegaskan Komitmen Bersama Akhiri Malaria

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Peringatan Hari Malaria Sedunia yang jatuh setiap tanggal 25 April kembali menjadi momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat dan tenaga kesehatan untuk memperkuat komitmen dalam upaya memerangi penyakit malaria.

Tahun ini, peringatan global tersebut mengusung tema “Bertekad Mengakhiri Malaria: Sekarang Kita Bisa. Sekarang Kita Harus”, sebuah seruan yang menegaskan bahwa penghapusan malaria bukan lagi sekadar cita-cita, tetapi sebuah langkah nyata yang harus diwujudkan bersama.

Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus, Sayuti Samsul, menegaskan bahwa peringatan Hari Malaria Sedunia harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat akan pentingnya kewaspadaan, pencegahan, dan pengendalian penyakit yang masih menjadi tantangan kesehatan di sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan Tengah.

Menurut Sayuti, malaria merupakan penyakit menular yang dapat dicegah apabila seluruh pihak memiliki kesadaran yang sama dalam menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan langkah-langkah perlindungan diri.

Baca Juga :  Diduga Pasang IUD Tanpa Persetujuan Saat Operasi Caesar, Dokter Dilaporkan ke MKEK Pusat

“Momentum Hari Malaria Sedunia ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa perang melawan malaria belum selesai. Namun dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kita optimistis malaria dapat diakhiri,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).

Ia menambahkan, RSUD dr. Doris Sylvanus terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik, termasuk dalam upaya penanganan dan edukasi terkait malaria kepada masyarakat.

Sebagai rumah sakit rujukan di Kalimantan Tengah, pihaknya terus memperkuat layanan diagnosis dini, pengobatan yang tepat, serta edukasi pencegahan guna menekan angka kasus malaria.

Sayuti menekankan bahwa langkah pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga. Penggunaan kelambu saat tidur, menjaga kebersihan lingkungan, menghindari genangan air, serta menggunakan obat anti nyamuk merupakan langkah sederhana namun sangat efektif.

“Lindungi diri, lindungi keluarga, dan lindungi generasi mendatang. Ini bukan hanya tugas tenaga medis, tetapi tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  LBH PHRI Telusuri Dugaan Pemasangan IUD Tanpa Persetujuan di RSUD Doris Sylvanus

Lebih lanjut, ia juga mengajak masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam tinggi, menggigil, sakit kepala, dan tubuh lemas, terutama bagi warga yang tinggal atau beraktivitas di daerah rawan malaria.

Menurutnya, deteksi dini sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.

RSUD dr. Doris Sylvanus, kata Sayuti, akan terus hadir dengan pelayanan yang maksimal dan penuh dedikasi sesuai komitmen rumah sakit, yakni “Melayani dengan Sepenuh Hati.”

Peringatan Hari Malaria Sedunia tahun ini diharapkan menjadi penggerak semangat bersama untuk membangun kesadaran kolektif dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas malaria.

Dengan sinergi yang kuat, harapan menuju Indonesia bebas malaria diyakini bukan hal yang mustahil untuk diwujudkan. (*/rls/sgn/red)

 

Berita Terkait

Rumkit Bhayangkara Palangka Raya Gelar Anev Triwulan I 2026, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan Profesional dan Modern
Rumkit Bhayangkara Palangka Raya Matangkan Persiapan Reakreditasi 2026, Fokus pada Mutu Layanan
Audit BLU 2025–2026, Rumkit Bhayangkara Palangka Raya Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas
RS Tegaskan Buka Fakta Dugaan Malapraktik, Plt Direktur: Kronologi Penting Tidak Disampaikan ke Publik
Rumkit Bhayangkara Palangka Raya Pastikan Kesehatan Personel Pos Ketupat Jelang Mudik Lebaran
Dewan Pengawas Evaluasi Kinerja Rumkit Bhayangkara Palangka Raya, Bahas Peningkatan Layanan Kesehatan
Jelang Libur Lebaran, Rumkit Bhayangkara Polda Kalteng Matangkan Kesiapan Layanan Kesehatan
Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Malapraktik dan Pemalsuan Rekam Medis ke MKEK dan MDP, IUD Dipasang Tanpa Persetujuan Saat Operasi Caesar
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:39 WIB

Hari Malaria Sedunia 2026, Plt Dirut RSUD dr. Doris Sylvanus Sayuti Samsul Tegaskan Komitmen Bersama Akhiri Malaria

Kamis, 9 April 2026 - 15:52 WIB

Rumkit Bhayangkara Palangka Raya Gelar Anev Triwulan I 2026, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan Profesional dan Modern

Selasa, 7 April 2026 - 13:42 WIB

Rumkit Bhayangkara Palangka Raya Matangkan Persiapan Reakreditasi 2026, Fokus pada Mutu Layanan

Kamis, 2 April 2026 - 16:15 WIB

Audit BLU 2025–2026, Rumkit Bhayangkara Palangka Raya Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas

Selasa, 24 Maret 2026 - 10:37 WIB

RS Tegaskan Buka Fakta Dugaan Malapraktik, Plt Direktur: Kronologi Penting Tidak Disampaikan ke Publik

Berita Terbaru

Uncategorized

Besi Jembatan Garuda Telah Tiba, Pembangunan Semakin Dipercepat

Sabtu, 25 Apr 2026 - 18:16 WIB

You cannot copy content of this page