Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Malapraktik dan Pemalsuan Rekam Medis ke MKEK dan MDP, IUD Dipasang Tanpa Persetujuan Saat Operasi Caesar

- Jurnalis

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALANGKA RAYA — Kuasa hukum seorang ibu muda berinisial RY resmi melaporkan dugaan malapraktik medis dan pemalsuan rekam medis terkait pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim (IUD) tanpa persetujuan saat operasi caesar ke Majelis Kehormatan Etik Kedokteran pusat di Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Laporan tersebut diajukan oleh Lembaga Bantuan Hukum Penegak Hukum Rakyat Indonesia (LBH PHRI). Selain ke MKEK, laporan juga dilayangkan kepada Ketua Majelis Disiplin Profesi (MDP) Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Kuasa hukum RY, Suriansyah Halim, menegaskan tindakan pemasangan IUD tanpa persetujuan pasien merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip informed consent serta etika profesi kedokteran.

“Klien kami tidak pernah diberi penjelasan, apalagi dimintai persetujuan, terkait pemasangan IUD saat operasi caesar. Ini jelas melanggar hak dasar pasien,” ujar Suriansyah dalam keterangannya.

Baca Juga :  Polsek Pahandut Bersama TSAK Menteng Edukasi Warga Cegah Karhutla

Berujung Operasi Besar

Peristiwa itu bermula saat RY menjalani operasi caesar pada November 2025. Namun alih-alih pulih, RY justru mengalami nyeri perut hebat yang berlangsung berbulan-bulan.

Setelah menjalani pemeriksaan lanjutan, ditemukan dugaan bahwa IUD yang dipasang telah menembus dinding rahim dan melekat pada usus, sehingga memicu peradangan serius di rongga perut.

Kondisi tersebut memaksa RY menjalani operasi besar lanjutan. Dalam tindakan medis itu, sebagian usus pasien harus diangkat akibat komplikasi yang terjadi.

Dugaan Dua Resume Medis Berbeda

Tak hanya dugaan malapraktik, LBH PHRI juga menyoroti adanya dugaan pemalsuan resume rekam medis. Kuasa hukum menyebut terdapat dua dokumen resume medis dengan tanggal dan jam yang sama, namun isi yang berbeda.

Baca Juga :  Karhutla Kepung Kalteng, Tani Merdeka dan APPSI Turun Tangan Bantu Warga

“Ini menjadi perhatian serius kami karena menyangkut integritas dokumen medis dan akuntabilitas tenaga kesehatan,” tegas Suriansyah.

Desak Penindakan Tegas

LBH PHRI mendesak IDI melalui MKEK dan MDP untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh serta menjatuhkan sanksi tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran etik maupun disiplin profesi.

Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut keselamatan pasien, kepatuhan terhadap standar etik kedokteran, serta dugaan manipulasi dokumen medis yang dapat berdampak luas terhadap kepercayaan publik pada layanan kesehatan. (*/rls/red).

Berita Terkait

Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir
Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan
Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau
Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah
Maksimalkan Pengerjaan Drainase Sasaran TMMD, Alat Berat Dikerahkan
Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel
Sugie: Karhutla Tanggung Jawab Bersama, HKT Ajak Semua Pihak Bergerak 
Aliansi Dayak Bersatu Desak Penanganan Karhutla Kalteng Lebih Serius, Soroti Transparansi Anggaran

Berita Terbaru

LINTAS TNI

Agar Bermanfaat bagi Masyarakat, Satgas TMMD Kebut Pembangunan MCK Palangka Raya – Dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1016/Plk terus mempercepat pengerjaan pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) pada Jumat (23/10/2026) di jalan Victoria Kelurahan Bukit Tunggal Kecamatan Jekan Raya,Palangka Raya. Pembangunan MCK tersebut merupakan salah satu sasaran fisik program TMMD yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sanitasi yang layak dan menjaga kebersihan lingkungan. Dengan penuh semangat dan mengutamakan kerja sama, anggota Satgas TMMD Kodim 1016/Plk terus berupaya menyelesaikan pembangunan sesuai dengan target yang telah ditentukan. Pengerjaan dilakukan secara maksimal agar fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, saat meninjau di lokasi, Kasdim 1016/Plk Kolonel Arm Khazanatul Israr, S.Pd., M.M.menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak lepas dari semua pihak di lapangan yang saling membantu. “Semoga pembangunan MCK ini bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan fasilitas yang bermanfaat bagi warga sekitar. Selain itu, ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya. Program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah sasaran.

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Maksimalkan Pengerjaan Drainase Sasaran TMMD, Alat Berat Dikerahkan

Berita Terbaru

LINTAS TNI

Agar Bermanfaat bagi Masyarakat, Satgas TMMD Kebut Pembangunan MCK Palangka Raya – Dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1016/Plk terus mempercepat pengerjaan pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) pada Jumat (23/10/2026) di jalan Victoria Kelurahan Bukit Tunggal Kecamatan Jekan Raya,Palangka Raya. Pembangunan MCK tersebut merupakan salah satu sasaran fisik program TMMD yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sanitasi yang layak dan menjaga kebersihan lingkungan. Dengan penuh semangat dan mengutamakan kerja sama, anggota Satgas TMMD Kodim 1016/Plk terus berupaya menyelesaikan pembangunan sesuai dengan target yang telah ditentukan. Pengerjaan dilakukan secara maksimal agar fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, saat meninjau di lokasi, Kasdim 1016/Plk Kolonel Arm Khazanatul Israr, S.Pd., M.M.menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak lepas dari semua pihak di lapangan yang saling membantu. “Semoga pembangunan MCK ini bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan fasilitas yang bermanfaat bagi warga sekitar. Selain itu, ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya. Program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah sasaran.

Sabtu, 24 Okt 2026 - 16:09 WIB

You cannot copy content of this page