Pangdam XXII/Tambun Bungai Imbau Warga Tak Panic Buying, Pastikan Forkopimda Kawal Distribusi BBM di Kalteng

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai, Zainul Arifin, menegaskan pentingnya menjaga ketenangan masyarakat di tengah munculnya isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.

Penegasan tersebut disampaikan Pangdam saat menghadiri kegiatan press release bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Tengah dan PT Pertamina Patra Niaga di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Jumat (8/5/2026).

Dalam keterangannya, Pangdam XXII/TB meminta masyarakat tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying yang justru dapat memperburuk kondisi distribusi di lapangan. Menurutnya, pemerintah bersama unsur TNI-Polri dan pihak Pertamina telah mengambil langkah cepat guna memastikan distribusi energi tetap berjalan normal.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Pemerintah daerah bersama Forkopimda dan Pertamina terus bekerja agar distribusi BBM berjalan lancar,” ujar Pangdam.

Mayjen TNI Zainul Arifin menilai stabilitas situasi di tengah masyarakat menjadi faktor penting agar penanganan distribusi BBM dapat dilakukan secara efektif. Karena itu, ia meminta seluruh elemen masyarakat turut menjaga kondusivitas daerah serta tidak mudah terpancing isu-isu yang belum terverifikasi.

Baca Juga :  Kapolsek Timpah Pimpin Apel Gabungan TNI–Polri, Perkuat Pengamanan Malam Tahun Baru 2026

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga memberikan perhatian khusus terhadap peran media massa dan insan pers di Kalimantan Tengah. Ia menilai media memiliki posisi strategis dalam membangun ketenangan publik melalui penyampaian informasi yang akurat dan berimbang.

“Media memiliki peran penting dalam memberikan informasi kepada publik. Mari bersama-sama kita sampaikan bahwa stok BBM cukup, pemerintah telah mengambil langkah, dan masyarakat tidak perlu panik,” tegasnya.

Kehadiran Pangdam XXII/TB dalam forum bersama Forkopimda itu menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung pemerintah daerah menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah dinamika distribusi BBM yang sempat memicu antrean panjang di sejumlah SPBU di Kalimantan Tengah dalam beberapa hari terakhir.

Selain Pangdam, kegiatan tersebut juga dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Kapolda Kalteng Iwan Kurniawan, Kajati Kalteng Nurcahyo J.M., Kabinda Kalteng Muhammad Nur, Asintel Kasdam XXII/TB Eka Ganta Chandra, serta jajaran PT Pertamina Patra Niaga.

Gubernur Kalimantan Tengah dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pemerintah provinsi telah berkoordinasi intensif dengan Pertamina untuk mengatasi antrean BBM yang terjadi di beberapa daerah. Pemerintah juga disebut telah mengambil langkah antisipasi melalui penambahan pasokan distribusi dan penyesuaian jam operasional SPBU.

Baca Juga :  Sinergi DPRD dan Pemkab Pulang Pisau Dinilai Harmonis Dukung Visi “Pulang Pisau JAYA”

Sementara itu, Kapolda Kalteng memastikan pihak kepolisian akan memperketat pengawasan distribusi BBM di lapangan. Polisi juga menegaskan akan menindak tegas apabila ditemukan praktik penimbunan ataupun penyalahgunaan distribusi BBM.

“Kami pastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi ini. Apabila ditemukan adanya penimbunan BBM, akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Kapolda.

Dari pihak PT Pertamina Patra Niaga, disampaikan bahwa stok BBM untuk wilayah Kalimantan Tengah dalam kondisi aman. Pertamina juga memastikan distribusi terus berjalan dan dilakukan penambahan suplai pada sejumlah SPBU yang mengalami peningkatan permintaan.

Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap ketersediaan BBM, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan Pertamina dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas pasokan energi sekaligus meredam keresahan masyarakat.

Pangdam XXII/Tambun Bungai pun kembali menekankan bahwa situasi di Kalimantan Tengah masih terkendali dan masyarakat diharapkan tetap bijak dalam membeli BBM sesuai kebutuhan. Menurutnya, ketenangan dan kerja sama seluruh pihak menjadi kunci agar distribusi energi di Bumi Tambun Bungai tetap berjalan aman dan lancar. (*/rls/pen/red)

Berita Terkait

Legalitas Penggunaan Pelabuhan Jelapat untuk CPO Dipertanyakan, PT BKI dan Dishub Barsel Kompak Bungkam
Musim Kemarau Picu Karhutla dan Kebakaran Permukiman di Palangka Raya, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
BREAKING NEWS Kebakaran Hebat Hanguskan Kawasan Pasar Besar Jalan Seram,Jalan Jawa Palangka Raya
Bias Layar Ajak Masyarakat Palangka Raya Amalkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Gubernur Kalteng Tinjau Karhutla, Ikut Padamkan Titik Api
Gubernur Agustiar Minta Tambahan Armada, Penanganan Karhutla Kalteng Diperkuat Pemerintah Pusat
Sambut HUT ke-25 DPC Partai Demokrat Pulang Pisau Gelar Aksi ‘Gerakan Langit Biru’ di Masjid Noor Hidayah
Pengusaha Bengkel Las Kalteng Siap Tempuh Aksi Damai jika Pemadaman Listrik Tak Kunjung Teratasi

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Legalitas Penggunaan Pelabuhan Jelapat untuk CPO Dipertanyakan, PT BKI dan Dishub Barsel Kompak Bungkam

Minggu, 2 Agustus 2026 - 05:19 WIB

Musim Kemarau Picu Karhutla dan Kebakaran Permukiman di Palangka Raya, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:16 WIB

BREAKING NEWS Kebakaran Hebat Hanguskan Kawasan Pasar Besar Jalan Seram,Jalan Jawa Palangka Raya

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:47 WIB

Bias Layar Ajak Masyarakat Palangka Raya Amalkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:36 WIB

Gubernur Kalteng Tinjau Karhutla, Ikut Padamkan Titik Api

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page