“Panen Sawitnya, Bungkam Saat Kalteng Terbakar”, Pemuda Desak GAPKI Sikapi Hotspot di Konsesi Sawit

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LINTAS KALIMANTAN | PALANGKA RAYA – Gerakan Pemuda Melawan Korporasi mendatangi Kantor GAPKI Cabang Kalimantan Tengah, Senin (7/9/2026). Mereka menyuarakan keprihatinan terhadap masih terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalteng.

Aksi damai tersebut mengusung tema “Panen Sawitnya, Bungkam Saat Kalteng Terbakar”. Massa mempertanyakan sikap kelembagaan asosiasi pengusaha kelapa sawit terhadap temuan titik panas (hotspot) yang diduga berada di dalam area konsesi perkebunan kelapa sawit.

Juru Bicara Gerakan Pemuda Melawan Korporasi, Andri Mulianto, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk keprihatinan pemuda terhadap persoalan karhutla yang dinilai belum sepenuhnya teratasi.

“Fokus kami adalah data yang menunjukkan kebakaran hutan dan lahan di Kalteng masih terus terjadi. Ini bentuk keprihatinan kami sebagai pemuda,” ujar Andri.

Ia menyebut pihaknya membawa data mengenai lebih dari 10 titik api yang diduga berada di area perusahaan anggota GAPKI. Titik tersebut, kata dia, antara lain tersebar di Kabupaten Kotawaringin Timur dan Gunung Mas dalam periode Januari hingga Juni 2026.

Baca Juga :  KPHP Barito Hilir Belum Beri Klarifikasi soal Surat Pemanfaatan Kayu PT BPM, Transparansi Dipertanyakan

Menurut Andri, kedatangan mereka bukan sekadar menyampaikan kritik. Massa meminta GAPKI mengambil sikap secara kelembagaan, terutama apabila ditemukan titik panas di wilayah konsesi perusahaan anggotanya.

Jika nantinya ditemukan indikasi pelanggaran hukum, lanjut Andri, pihaknya akan menyerahkan data tersebut kepada aparat penegak hukum. Aliansi juga berencana membawa temuan itu ke sejumlah instansi, di antaranya ATR/BPN, Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan, DLH, hingga instansi terkait pelayanan perizinan.

“Kami tidak akan berhenti di sini. Karena secara kelembagaan belum ada sikap tegas, kami akan mengetuk pintu instansi lain,” tegasnya.

Baca Juga :  Kasatsamapta Polresta Palangka Raya Tekankan Disiplin Pelaporan dan Optimalisasi Program Beyond Trust

Selain meminta pertanggungjawaban korporasi apabila terbukti melakukan pelanggaran, massa juga mengingatkan agar masyarakat adat dan warga lokal tidak dijadikan pihak yang disalahkan dalam persoalan karhutla.

Sementara itu, Sekretaris Eksekutif GAPKI Kalteng, Rawing Rambang, yang menerima massa aksi mengatakan pihaknya menghargai aspirasi yang disampaikan. Namun, ia menegaskan GAPKI merupakan wadah organisasi pengusaha dan tidak memiliki kewenangan melakukan penindakan hukum terhadap perusahaan.

“Kami menerima aspirasi, tapi kami punya tupoksi. Data perusahaan yang terbakar kewenangan pemerintah. Kami ikut memadamkan, tidak diam saja,” kata Rawing.

Aksi tersebut berlangsung sebagai bentuk desakan agar persoalan karhutla tidak berhenti pada perdebatan mengenai sumber api, tetapi juga ditindaklanjuti melalui pemeriksaan data, pengawasan konsesi, dan penegakan hukum apabila ditemukan unsur pelanggaran.(*/rls/red)

 

Berita Terkait

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari
Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir
Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan
Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau
Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah
Maksimalkan Pengerjaan Drainase Sasaran TMMD, Alat Berat Dikerahkan
Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel
Sugie: Karhutla Tanggung Jawab Bersama, HKT Ajak Semua Pihak Bergerak 

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:25 WIB

Relawan HKT Rela Berjibaku Padamkan Karhutla di Palangka Raya hingga Malam Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Demo Karhutla di Kantor Gubernur Kalteng Ricuh, Massa Kecewa Gubernur Tak Hadir

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Nakhoda Baru Perempuan Bangsa PKB Pulang Pisau: Fitriliani Handayani Usung Misi Jadi ‘Rumah Nyaman’ Kaum Perempuan

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Barisan Strategis, Fitriliani Handayani Resmi Pimpin Perempuan Bangsa DPC PKB Pulang Pisau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page