LINTAS KALIMANTAN | Kuala Kurun – Polres Gunung Mas menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Telabang Tahun 2026 di Lapangan Tantya Sudhirajati Polres Gunung Mas, Jalan Bhayangkara Nomor 01, Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Kegiatan ini menjadi tanda dimulainya pelaksanaan operasi lalu lintas yang bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, Senin (26/10/2026) pukul 08.00 WIB.
Apel dipimpin oleh Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, S.H., S.I.K., M.A., dan dihadiri Wakapolres Gunung Mas Kompol Indras Purwoko, S.H., Sekretaris Satpol PP Kabupaten Gunung Mas Hevy Simpai, S.E., M.Si., Bati Ops Kodim 1018-GMS Pelda R. Hadi, perwakilan UPBU Kelas III Kuala Kurun Jhonny Simbolon, S.E., serta Kepala Bidang Perhubungan DLHKP Kabupaten Gunung Mas Leonardo Umar, S.T. Kegiatan turut diikuti pejabat utama dan personel Polres Gunung Mas, personel Kodim 1018-GMS, Satpol PP, serta DLHKP Kabupaten Gunung Mas.
Dalam apel tersebut, Kapolres Gunung Mas membacakan amanat Kapolda Kalimantan Tengah mengenai pelaksanaan Operasi Patuh Telabang Tahun 2026. Operasi berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, dengan melibatkan 573 personel di wilayah Polda Kalimantan Tengah, terdiri atas 108 personel Polda Kalteng, 415 personel Polresta dan Polres jajaran, serta 50 personel dari instansi terkait.
Operasi Patuh Telabang 2026 menyasar berbagai potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata yang dapat menyebabkan kemacetan, pelanggaran, serta kecelakaan lalu lintas. Pelaksanaannya diarahkan untuk menurunkan angka pelanggaran, mengurangi kecelakaan dan fatalitas korban, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Tengah untuk periode Januari hingga September 2026 menjadi salah satu indikator yang perlu mendapat perhatian dalam upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas. Permasalahan yang disoroti antara lain masih perlunya peningkatan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat, termasuk terkait balap liar dan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi.
Kapolres Gunung Mas menegaskan pentingnya pelaksanaan operasi secara profesional dengan mengutamakan keselamatan masyarakat. “Operasi Patuh Telabang Tahun 2026 harus dilaksanakan secara profesional, tegas, dan humanis. Kami mengedepankan upaya edukasi serta penegakan hukum yang sesuai ketentuan untuk meningkatkan disiplin masyarakat dan mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas,” ujar Kapolres usai kegiatan.
Amanat Kapolda Kalteng juga menekankan perlunya deteksi dini, penyelidikan, serta pemetaan terhadap lokasi-lokasi yang rawan kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan lalu lintas. Langkah tersebut diperlukan agar pelaksanaan operasi dapat dilakukan secara terarah dengan mempertimbangkan kondisi serta potensi kerawanan di lapangan.
Selain penegakan hukum, pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat serta pelajar menjadi bagian penting dari operasi. Edukasi keselamatan berkendara atau safety riding diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pengguna jalan mengenai pentingnya mematuhi rambu, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan menghindari perilaku berkendara yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Dalam mendukung penegakan hukum, Korlantas Polri juga mengoptimalkan pemanfaatan teknologi penindakan elektronik, termasuk Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile dan Drone ETLE. Pemanfaatan teknologi tersebut diarahkan untuk memperkuat pengawasan terhadap pelanggaran lalu lintas, termasuk upaya menghindari penindakan melalui pencopotan pelat nomor atau penggunaan pelat nomor palsu.
Pelaksanaan Operasi Patuh Telabang 2026 turut menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dinas perhubungan, Jasa Raharja, dan pemangku kepentingan lainnya. Seluruh personel diharapkan menjalankan tugas secara profesional, mengedepankan pendekatan humanis, serta memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat tanpa menimbulkan keluhan akibat pelaksanaan tugas yang tidak sesuai prosedur.
Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Telabang Tahun 2026 Polres Gunung Mas berakhir sekitar pukul 08.40 WIB dalam keadaan tertib. Melalui operasi yang berlangsung hingga 8 November 2026 ini, Polres Gunung Mas mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, menghindari pelanggaran, serta menjadikan keselamatan sebagai prioritas dalam berkendara demi terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di Kabupaten Gunung Mas. (sp)







