LINTAS KALIMANTAN | Rombongan Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) Sesko TNI Angkatan LVI melaksanakan monitoring sekaligus penyuluhan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah teritorial Kodim 1014/Pbn, meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan Kabupaten Sukamara, Kamis (3/9/2026).
Rombongan yang dipimpin Kolonel Pnb Iwan Setiawan, bersama Kolonel Inf Ruly Eko Suryawan, Kolonel Laut (P) Agus Yunianto dan Kolonel Inf Muhammad Hanafi, tiba di Makodim 1014/Pbn, Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, sekitar pukul 08.24 WIB.
Setibanya di Makodim, rombongan langsung mengecek peralatan penanganan Karhutla serta Posko Karhutla Kodim 1014/Pbn. Kegiatan dilanjutkan dengan koordinasi bersama jajaran Kodim untuk mendapatkan gambaran terkait kondisi serta langkah penanganan Karhutla di Kobar dan Sukamara.
Ketua Rombongan Pasis Sesko TNI, Kolonel Pnb Iwan Setiawan, mengatakan monitoring tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan satuan dan pemerintah daerah dalam menghadapi ancaman Karhutla.
“Kami ingin melihat secara langsung bagaimana kesiapan satuan dan pemerintah daerah dalam menghadapi Karhutla. Kami juga melihat koordinasi antar instansi dalam melakukan pencegahan dan penanganan di lapangan,” ujar Iwan.
Dari Makodim 1014/Pbn, rombongan kemudian menuju Posko Induk Karhutla di Kantor BPBD Kobar. Di lokasi tersebut, rombongan mengecek kesiapan posko sekaligus menerima pemaparan mengenai kondisi dan langkah penanganan Karhutla di wilayah Kobar.
Monitoring dilanjutkan ke Desa Sungai Cabang Barat, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara. Sekitar pukul 12.30 WIB, rombongan tiba dan meninjau sejumlah titik yang terpantau hotspot.
Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Desa Pudu, Kecamatan Sukamara. Tiba sekitar pukul 13.05 WIB, rombongan kembali melakukan pemantauan terhadap titik hotspot sekaligus melihat kondisi lapangan secara langsung.
Iwan menegaskan, upaya pencegahan dan penanganan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari TNI, pemerintah daerah, masyarakat hingga instansi terkait.
“Pencegahan Karhutla tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama dan kepedulian bersama, terutama dalam melakukan pencegahan sejak dini,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan Pasis Sesko TNI didampingi jajaran Kodim 1014/Pbn, di antaranya Kasdim 1014/Pbn Mayor Inf Sumarna, Plh. Pasi Intel Kapten Inf Benny Wicaksono, Pjs. Pasiops Kapten Inf Suwaryo, Pjs. Pasiter Kapten Czi Yunus, serta sejumlah Danramil, Babinsa dan personel terkait.
Turut hadir Kepala Dinas Damkar Kobar Dwi Agus Suhartono, S.E., M.Acc., serta Plt. Kabid Darlog BPBD Kobar Andhan Santana, S.T., M.M.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda Pasis Dikreg Sesko TNI Angkatan LVI untuk melihat langsung kondisi serta kesiapan penanganan Karhutla di lapangan, sekaligus mempelajari pola koordinasi dan upaya pencegahan yang diterapkan di wilayah Kobar dan Sukamara. (*)







